ANALISIS KARAKTERISTIK DAN TINGKAT PELAYANAN PEDESTRIAN DI KAWASAN PUSAT PERTOKOAN DI JALAN BRAGA BANDUNG DENGAN METODE GREENSHIELDS
DOI:
https://doi.org/10.35194/jmts.v7i2.4834Abstract
Pejalan kaki adalah orang yang melakukuan perpindahan tempat dari suatu tempat ke tempat lain dengan aktivitas berjalan atau berlari dengan menggunakan jalur perdestrian / trotoar yang telah disediakan oleh pemerintah setempat khusus pejalan kaki ataupun penyebrang jalan. Jalur pejalan kaki ini disediakan untuk memberikan pelayanan kepada pejalan kaki guna meningkatkan keamanan, kelancaran dan kenyamanan bagi pejalan kaki Penulis melakukan studi analisis di jalan Braga Bandung yang merupakan kawasan yang yang memiliki tingakat aktivitas yang cukup tinggi Metode yang digunakan penulis menggunakan metode kuantitatif dengan studi deskriptif. Sedangkan untuk metode analisis menggunaka metode Greenshields. Untuk pengambilan data menggunakan Teknik manual dengan setiap 15 menit sekali dilakukan pencatatan.Berdasarkan hasil dari analisis dapat disimpulkan berdasarkan tingkat pelayanan Highway Capacity Manual arus (flow) dan ruang (space) bervariasi antara B sampai C, sedangkan berdasarkan tingkat pelayanan kecepatan dari E sampai F . Sedangkan berdasarkan hubungan analisisis Greenshields terdapat hubungan antara kecepatan dan kepadatan sebesar 0,5726 untuk jalur kiri dan jalur kanan sebesar 0,6545 dimana harga r mengartikan bahwa Ketika kepadatan bertambah maka kecepatan akan menurn begitupun sebaliknya.
pejalan kaki, karakteristik, tingkat pelayanan
References
Analisa Tingkat Fasilitas Pedestrian di Pusat Perbelanjaan Kota Sukabumi.
[2] Polka Narodnogo Opolcheniya Sq, 4(3),
[3] Abdul, M. (2021). : Analisis Kinerja Tingkat Pelayanan Trotoar Pada Ruas Jalan Surabaya Selama Pandemi Covid-19 (Studi Kasus : Jalan Kapasan Surabaya). UMSurabaya, 123125.
[4] BPK, J. (t.thn.). 5. Permen PUPR No. 19/PRT/M/2011 Tahun 2011 tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan . 2020.
[5] Dwiarvista. (2022). Analisis Tingkat Pelayanan Fasilitas Pejalan Kaki(Studi Kasus : Jalan Veteran Denpasar. Pktj
[6] Fadliyudaprihadi.com). (2009). Pengertian Rumaja, Rumija, dan Ruwasja . Famiaratz. (2022). Evaluasi Fasilitas Pedestrian di Koridor Jalan SoekarnoHatta
[7] Kurniawan, A. (2022). Studi Kenyamanan Pejalan Kaki di Trotoar pada KawasanJalan Jendral Ahmad Yani Kota Pekanbaru Provinsi Riau.jice.sttp-yds.ac.id.
[8] Metode Penelitian Eksperimen: Pengertian, Langkah & Jenis. (t.thn.).serupa.id. Ngawi, D. P. (2022). Pengertian Rumaja, Rumija, dan Ruwasja.(ngawikab.go.id).
[9] Pane, M. A. (2022). Analisis Tingkat Karakteristik Dan Aktivitas Jalur Pedestrian Pada Jalan Baru Di Jalan Kapten Sumarsono DenganMenggunakan Metode Hcm 2010. umsu.ac.id.
[10] Permen PU 19-2014-Persyaratan & Kriteria Teknis Jalan. (2019).
[11] Persyaratan Dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan - Konsultan Teknik SipiL
(t.thn.). konsultan-teknik.biz.id.
[12] Persyaratan Dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan - Konsultan Teknik Sipil . (t.thn.). konsultan-biz.id.
[13] Pranata. (2023). Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Denpasar No 1 Tahun 2015 Tentang Ketertiban UmumTerhadap Fungsi Trotoar Sebagai Jalur Khusus Pejalan Kaki Di Wilayah Denpasar Timur. unmas.ac.id.
[14 ]Prasetyaningsih, Indah, 2010, Analisis Karakteristik dan Tingkat Pelayanan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Pasar Malam Ngarsopuro Surakarta, Skripsi, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.
[15] Pedoman Perencanaan Jalur Pejalan Kaki Pada Jalan Umum No.032/t/bm/1999, Departemen Pekerjaan Umum.
[16] Planologi,uir. 2011. Pengertian Pedestrian, Riau.
[17] Putra, Muhajirin Syah. 2013. Analisis Karakteristik Dan Aktifitas Pedestrian, Kota Medan. Tugas Akhir Jurusan Teknik sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara, Medan.
[18] Research gate.net. (t.thn.). Kriteria Jalur Pedestrian Di Indonesia. Rumaja, RUMIJA dan Ruwasja. (t.thn.). edisi.id.
[19] Rumaja, Rumija dan Ruwasja . (2022). Edisi.ID.
[20] Sari. (2019). Berita RI. Diambil kembali dari Ombudsman RI.
[21] Setiawan, D. (t.thn.). 6. (2) Permen PU No. 19 Tahun 2011 Tentang Kriteria Perencanaan Jalan . Academia.edu.
[22] Tamin, O, Z. 2000. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi, Edisi Kedua, Penertbit ITB, Bandung.
[23 ]Tanan, n. (2017). Pd 03 -2017 -B Pedoman Perencanaan teknis fasilitaspejalan kaki. academia.edu, 43.
[24] Teknomo, Kardi. 2002. Microscopic Pedestrian Flow Characteristics : Development of an Image Processing Data Clection and Simulatio
[25] Model. Departemen of Human Social Information Sciences Graduate Schoolof Information Sciences Tohoku University, Japan.
[26] Transportation Research Board. Highway Capacity Manual. Washington, D.C.: Transportation Research Board, National Research Council, 1985.
[27] Winaya, Putu Preantjaya. 2010. Analisis Fasilitas Pejalan Kaki Pada Ruas Jalan Gajah Muda, Denpasar, Bali. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Universitas Udayana, Denpasar.
[28] Yuhannisa. (2021). Analisis Kelayakan Trotoar Sebagai Jalur Evakuasi Pejalan Kaki di Universitas Negeri Padang. unp.ac.id