ANALISIS SALURAN DAN EFISIENSI PEMASARAN JAGUNG DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.35194/jubis.v4i2.4906Kata Kunci:
Jagung, Mandalika, Pemasaran, Perubahan Iklim, Tanaman PanganAbstrak
Investigasi rantai pemasaran komoditas pertanian merupakan isu krusial bagi transparansi keuntungan yang diperoleh pelaku dalam sistem agribisnis, khususnya dalam sistem agribisnis jagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk; 1) Menganalisis saluran pemasaran jagung di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah; 2) Menganalisis efisiensi pemasaran jagung di Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah; Penelitian dilakukan di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dengan responden yang dipandu dengan kuesioner terhadap lembaga pemasaran. Responden petani jagung yang menjual hasil panen kepada lembaga pemasaran sebanyak 44 responden jagung yang ditentukan dengan pendekatan rumus dari Slovin. Sedangkan responden lembaga pemasaran ditentukan secara snow-ball sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis saluran pemasaran dan analisis efisiensi pemasaran menggunakan pendekatan marjin pemasaran, farmer share dan distribusi keuntungan. Hasil menunjukkan terdapat 4 saluran pemasaran. Saluran pemasaran I dinyatakan sebagai saluran yang paling efisien dibanding 3 saluran lainnya, baik dari segi marjin pemasaran, farmer's share, maupun distribusi keuntungan. Hal ini menunjukkan penjualan langsung dari petani ke pedagang antar daerah (PAD) merupakan saluran yang paling menguntungkan bagi petani jagung. Hanya saja akses informasi dan transportasi yang dimiliki petani relatif terbatas untuk menjalankan skema saluran I.
Referensi
Ardiana K, I. W., Widodo, Y., & Liman, D. (2015). Potensi Pakan Hasil Limbah Jagung (Zea mays L.) di Desa Braja Harjosari Kecamatan Braja Selebah Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu, 3(3), 170–174.
Ashari, U., & Syamsir, S. (2021). Analisis Efisiensi Pemasaran Jagung di Provinsi Gorontalo. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(1), 55–66. https://doi.org/10.29244/jai.2021.9.1.55-66
Bantacut, T., Akbar, M. T., & Firdaus, Y. R. (2015). Pengembangan Jagung untuk Ketahanan Pangan, Industri dan Ekonomi. Jurnal Pangan, 24(2), 135–148.
de Freitas, J. B., Revillion, J. P. P., Belarmino, L. C., & de Lucena, L. P. (2015). Competitiveness and efficiency of feed corn agribusiness in Brazil. Custos e Agronegocio, 11(2), 299–320.
Gu, F., & Yu, X. (2022). Profit distribution mechanism of agricultural supply chain based on fair entropy. PLOS ONE, 17(7), e0271693. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0271693
Katunze, M., Kuteesa, A., Mijumbi, T., & Mahebe, D. (2017). Uganda Warehousing Receipt System: Improving Market Performance and Productivity. African Development Review, 29(S2), 135–146. https://doi.org/10.1111/1467-8268.12268
Khomiuk, N., & Karlin, M. (2022). ????????????? ?? ?????????? ???????????? ??????? ???????? ????????? ??????. Economical, 1(25), 39–47. https://doi.org/10.31474/1680-0044-2022-1(25)-39-47
Kilmer, R. L., & Armbruster, W. J. (1984). Methods for Evaluating Economic Efficiency in Agricultural Marketing. Journal of Agricultural and Applied Economics, 16(1), 101–110. https://doi.org/10.1017/S0081305200016575
Lee, B., Liu, J., & Chang, H. (2020). The choice of marketing channel and farm profitability: Empirical evidence from small farmers. Agribusiness, 36(3), 402–421. https://doi.org/10.1002/agr.21640
Maribeth, A. (2017). Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani Tumpang Sari Jagung Di Desa Dangdeur Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut. IPB.
Mariyono, J., Waskito, J., Kuntariningsih, A., Gunistiyo, G., & Sumarno, S. (2019). Distribution channels of vegetable industry in Indonesia: impact on business performance. International Journal of Productivity and Performance Management, 69(5), 963–987. https://doi.org/10.1108/IJPPM-11-2018-0382
Moje, E. B. (2022). Remaking Research Tools: Toward Transforming Systems of Inequality through Social Science Research. Socius: Sociological Research for a Dynamic World, 8. https://doi.org/10.1177/23780231221081694
Munezero, E., Adewale, C. I., Okello, D. M., & Mugonola, B. (2023). Profit efficiency analysis of red onions production in Sironko district of Uganda. Cogent Food & Agriculture, 9(1). https://doi.org/10.1080/23311932.2023.2222516
N, V. P., M, K., L. M, J., & S, A. P. (2024). An Economic Analysis of Marketing Efficiency of Maize in Tamil Nadu, India. Journal of Basic and Applied Research International, 30(2), 36–42. https://doi.org/10.56557/jobari/2024/v30i28675
Rangkuti, K., Siregar, S., Thamrin, M., & Andriano, R. (2014). Pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap pendapatan petani jagung. Agrium, 9(1), 52–58. http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/1268/1127
Rohi, J. G., Winandi, R., & Fariyanti, A. (2018). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usahatani Jagung Serta Efisiensi Teknis Di Kabupaten Kupang. Forum Agribisnis, 8(2), 181–198. https://doi.org/10.29244/fagb.8.2.181-198
Septiadi, D., & Nursan, M. (2024). Saluran Dan Efisiensi Pemasaran Tembakau Virginia di Kabupaten Lombok Tengah. AGROTEKSOS, 34(1), 338. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v34i1.1118
Serote, B. (2023). Exploring the Barriers to the Adoption of Climate-Smart Irrigation Technologies for Sustainable Crop Productivity by Smallholder Farmers: Evidence from South Africa. Agriculture (Switzerland), 13(2). https://doi.org/10.3390/agriculture13020246
Smith, H., & Thanassoulis, J. (2015). Prices, profits, and pass-through of costs along a supermarket supply chain: bargaining and competition. Oxford Review of Economic Policy, 31(1), 64–89. https://doi.org/10.1093/oxrep/grv007
Sugiyowati, L., Karno, & Ekowati, T. (2015). Strategi pengembangan agroindustri gula aren di kabupaten kendal. Agromedia, 33(1), 1–12.
Sujarwo, Anindita, R., & Pratiwi, T. I. (2011). Analisis Efisiensi Pemasaran Jagung (Zea Mays l.) (Studi Kasus Di Desa Segunung, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto). Agrise, XI(1), 1412–1425.