PERKEMBANGAN TRADISI DAN ADAT ISTIADAT TERHADAP PELESTARIAN BUDAYA DI KERATON KECIREBONAN

Penulis

  • Putri Siti Juenda Ningrum Universitas Suryakancana
  • Ardian syah
  • N Tiara Widiana

DOI:

https://doi.org/10.35194/jpphk.v15i1.5068

Abstrak

Artikel ini membahas mengenai penelitian yang dilakukan untuk mengetahui gambaran serta hasil yang didapatkan dari implementasi pelestarian budaya di keraton kecirebonan dengan nama program yaitu “ pelestarian budaya tradisi dan upacara adat.” Penelitian ini, mengunakan kualitatif dengan Observasi langsung. Dari hasil observasi, pengamatan yang dilakuan, peneliti menemukan bahwa program pelestarian budaya tradisi dapat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari di masyarakat. bahkan manfaatnya dapat tetap di rasakan oleh masyarakat hingga kini. Terdapat makna filosofis yang penting dalam tradisi di keraton kecirebonan yaitu Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon yang memiliki relevansi dengan masyarakat modern. Nilai-nilai tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap masyarakat modern yang menghadapi berbagai tantangan, seperti krisis identitas, kehilangan nilai-nilai spiritual, dan alienasi sosial. Tradisi ini lebih dari sekedar perayaan keagamaan, tradisi ini memperkuat identitas dan keberadaan komunitas, memberikan rasa kebanggaan dan makna keberadaan yang khas. Pada aspek epistemologis, tradisi ini menyediakan pengetahuan yang kaya tentang nilai-nilai dan sejarah budaya, membentuk fondasi kognitif yang kokoh bagi generasi muda dan secara etis, tradisi ini mengajarkan nilai-nilai moral dan sosial yang esensial untuk kehidupan bersama yang harmonis. Tradisi Panjang Jimat menawarkan solusi secara fungsional dalam memperkuat solidaritas sosial, essensial dalam memberikan identitas budaya yang mendalam dan instrumental dalam mendukung ekonomi lokal melalui pariwisata budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian dan pengembangan tradisi ini bukan sekadar upaya mempertahankan warisan leluhur, tetapi juga sarana penting untuk memperkuat ikatan sosial dan moral masyarakat. Melalui nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam tradisi Panjang Jimat, masyarakat Cirebon dapat menjaga dan menghargai warisan budaya mereka sambil merespons tantangan modernitas, menuju masa depan yang lebih harmonis dan bermakna.

Kata Kunci : Cirebon,Kasepuhan,Panjang Jimat, Nilai, modern.

 

 

Referensi

Rangga, S. (2019). Tradisi Intelektual Pesantren; Mempertahankan Tradisi ditengah Modernitas. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Universitas Negeri Padang, Indonesia, 177-178.
DOI : https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/turast/article/view/1301
Muhammad, R. & Alim, B. ( 2023). Nilai Kearifan Lokal dan Strata Sosial Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka. Jurnal Sosial Humaniora Universitas Bangka Belitung, Indonesia, 94-95.
DOI : https://ojs.unida.ac.id/JSH/article/view/6236
Sudirman, S. (2021). Pentingnya Ilmu Jiwa Agama dalam Kehidupan (Tinjauan: Teori dan Konsep Ilmu Jiwa). SCHOLASTICA. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Al Khoziny Buduran Sidoarjo, 10-12
DOI : http://jurnal.stitnualhikmah.ac.id/index.php/scholastica/article/view/918
Himyari, Y. (2016). URGENSI FILSAFAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT KONTEMPORER: Tinjauan Filsafat Islam terhadap Fungsi Moral dan Agama. Jurnal Theologia, 52-55.
DOI: https://journal.walisongo.ac.id/index.php/teologia/article/view/926
Supriatin, Y. M (2012). Tradisi Lisan dan Identitas Bangsa: Studi Kasus Kampung Adat Sinarresmi, Sukabumi. Pantala: Penelitan sejarah dan budaya, 407.
DOI : https://adoc.pub/download/xxii-sastra-kultur-dan-subkultur-konferensi-kontribusi-sastr.html#page=118
Palemon, B. (2019). Pandangan Kristen tentang Kebudayaan dan Adat Istiadat di dalamnya. SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama, 1-15.
DOI:https://scholar.archive.org/work/puikci7xpfgpfaavn4c4vfltqy/access/wayback/http://e-journal.sttpaulusmedan.ac.id/index.php/sotiria/article/download/2/1
Sumantri, M. (2016). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Universitas terbuka.
Koentjaraningrat. (2004). Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta : Djambatan.
Koentjaraningrat. (1974). Kebudayaan Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta : PT. Gramedia.
Iyus, R. (2002). Wayang Wong Priangan Kajian mengenai Pertunjukkan Dramatari Tradisional di Jawa Barat. Bandung: PT. Kiblat Buku Utama.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-17