Perbaikan Metode Kerja dengan Time and Motion Study Untuk Meningkatkan Produktifitas Produk Vessel Dump Truck HD785 Series
DOI:
https://doi.org/10.35194/jmtsi.v9i1.3546Keywords:
Time study, work improvement, positioner, standard timeAbstract
In the production process of one unit of Vessel dump truck HD785 series, there are 5 sub-components. The welding process is done manually and there is no standard time as a reference in the production process. The welding process relies heavily on lifting aids (crane) to position the sub-components to be welded due to the large size of the components. The limited number of cranes and their service to several workstations often cause waiting time. To improve productivity, one method used is time and motion study. The goal of improving work methods with time and motion study in the sub-assembly welding section is to determine the standard production time using quantitative methods with the help of a stopwatch. Knowing the standard process time allows for the selection of the best work method alternatives that provide optimal results. Policies related to productivity, such as production target achievement, can be easily made. This work method improvement is expected to increase productivity and minimize the possibility of defective products. Another improvement made is the addition of a positioner tool, which also reduces production time by 81.9 minutes by eliminating crane waiting time and increasing output from 28 side plates per month to 32 side plates per month.
Dalam proses produksi satu unit Vessel Dump Truck HD785 Series terdapat 5 sub komponen. Proses pengelasan dilakukan secara manual dan belum adanya waktu baku sebagai acuan dalam proses produksi. Proses pengelasan sangat bergantung pada bantu angkat (crane) untuk memosisikan sub-component yang akan dilakukan pengelasan karena ukuran komponen yang besar. Alat bantu angkat (crane) jumlahnya terbatas serta melayani beberapa stasiun kerja menyebabkan sering terjadi waiting time. Dalam meningkatkan produktivitas salah satunya dengan menggunakan time and motion study. Tujuan dari perbaikan metode kerja dengan time and motion study di bagian sub assembly welding ini adalah menentukan waktu baku produksi menggunakan metode kuantitatif dengan alat bantu stopwatch. Dengan diketahui waktu baku proses maka akan dapat dipilih alternatif metode kerja yang terbaik yang memberikan hasil optimal. Serta kebijakan yang berkaitan dengan produktivitas seperti target pencapaian produksi dapat diambil dengan mudah. Perbaikan metode kerja ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan meminimalkan kemungkinan terjadinya produk cacat. Perbaikan lain yang dilakukan adalah penambahan alat bantu positioner juga mengurangi waktu produksi sebesar 81.9 menit dengan menghilangkan waktu tunggu crane dan meningkatkan output dari 28 pcs side plate/bulan menjadi 32 side plate/bulan.
References
[2] R.A. Hadiguna dan H Setiawan, Tata Letak Pabrik, Penerbit Andi, Yogjakarta, 2008.
[3] Suyatno, Analisa Time study Produksi Bucket 320D, Universitas Suryadarma, Jakarta, 2012.
[4] S. Wignjosoebroto, Teknik Tata Cara Pengukuran Kerja, Institut Teknologi Surabaya, Surabaya. 1989.
[5] S. Wignjosoebroto, Tata Letak Pabrik dan Pemindahan Barang, Guna Widya, Surabaya, 2009.
[6] S. Wignjosoebroto, Ergonomi Study Gerak dan Waktu, Guna Widya, Surabaya, 2009.
[7] E. M. Sari dan Darmawan, “Pengukuran Waktu Baku Dan Analisis Beban Kerja Pada Proses Filling Dan Packing Produk Lulur.” 2020.
[8] R. Afiani dan D. Pujotomo, “Penentuan Waktu Baku Dengan Metode Stopwatch Time study Studi kasus CV. Mans Group”, 2015.
[9] Y. D. R. Montororing, “Usulan Penentuan Waktu Baku Pada Proses Racking Produk Amplimesh Dengan Menggunakan Metode Jam Henti Pada Departement Powder Coating,” Jurnal Teknik, vol. 7, no. 2, pp. 53–63, 2018.
[10] M. Metode, J. Henti, H. Damayanthi, dan S. Hidayat, “Pengukuran Waktu Baku Stasiun Kerja Pada Pipa Jenis Sio,” Nov. 2020.
[11] B. Ngaliman dan Y. Yanto, Ergonomi Dasar – Dasar Studi Waktu Dan Gerakan Untuk Analisis Dan Perbaikan Sistem Kerja, Penerbit Andi, Yogyakarta, 2017.
[12] N. Nurjanah dan N. R. Ba’tha, “Analisis Penentuan Waktu Satandar Pada Proses Outbond Bagasi di PT Angkasa Pura II,” Jurnal Logistik Bisnis, vol. 10, no. 1, p. 27, 2020. [Online]. Available: https://doi.org/10.46369/logistik.v10i1.693.
[13] A. A. Masruri, M. Hastarina, dan P. Lavender, “Analisis Produktivitas Pekerja Dengan Menggunakan Metode Time And Motion Study (PT. Astra Honda Motor Palembang),” 2017.
[14] Q. K. Ummah, “Implementasi Lean Service Dalam Menentukan Waktu Standar Proses Pengemasan Menggunakan Metode Motion And Time study Di Toko Radhwaa Beauty,” Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2021.
[15] Direktorat Jendral Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Direktorat Bina Standarisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja “Membuat Sambungan Las Fillet Sesuai Welding Procedure Specification (WPS) Untuk Pengelasan Pelat ke Pelat, Pipa ke Pipa, dan Pelat ke Pipa Sesuai dengan Proses Las yang Digunakan C.24LAS01.028.1”.