STRATEGI GERAKAN CEGAH STUNTING MENGGUNAKAN METODE PENYULUHAN DI DESA LUBUK BELIMBING 1 BENGKULU
DOI:
https://doi.org/10.35194/je.v3i1.2095Keywords:
Gizi, Kesehatan, Penyuluhan, Riset, Stunting, Nutrition, Health, Counseling, Research.Abstract
ABSTRAK
Stunting menjadi masalah dunia karena implikasinya menentukan masa depan bangsa. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki tingat prevalensi stunting tinggi. Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 angka prevalensi stunting tercatat 8,7 juta (30,7%) bayi berumur bawah lima tahun (balita) stunting. Angka ini masih jauh dari angka target yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), seharusnya angka stunting tidak lebih dari 20%. Kendala pelaksanaan pencapaian target penurunan stunting antara lain belum tersedianya strategi komprehensif untuk dijabarkan dalam pelaksanaan program intervensi mendukung pencegahan stunting, mulai perbaikan gizi dan kesehatan ibu dan anak balita pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK). Metoda ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik Ceramah Penyuluhan, Analytical Hierarchy Process (AHP) dan SWOT penentuan alternatif program intervensi dan strategi yang efektif untuk percepatan penurunan stunting. Hasil menunjukkan program intervensi sasaran utama peningkatan pola asuh anak balita/bawah dua tahun (baduta) melalui program intervensi peningkatan status gizi.
ABSTRACT
Stunting is a global problem because of its implications for determining the nation's future. Indonesia as a developing country has a high prevalence of stunting. According to Basic Health Research (Riskesdas) data in 2018, the prevalence of stunting was recorded at 8.7 million (30.7%) infants under five years of age (toddlers) experiencing stunting. This figure is still far from the target figure set by the WHO, the stunting rate should not be more than 20%. Obstacles in achieving the stunting reduction target include the unavailability of a comprehensive strategy to be described in the implementation of intervention programs to support stunting prevention, starting with improving nutrition and health of mothers and children under five in the first 1,000 days of life (1,000 HPK). This method uses a descriptive qualitative approach with the technique of Counseling Lectures, Analytical Hierarchy Process (AHP) and SWOT to determine alternative intervention programs and effective strategies to accelerate stunting reduction. The results show that the main target of the intervention program is to improve the parenting pattern of children under two years old (baduta) through an intervention program to improve nutritional status.
References
Aridiyah1, F. O., Rohmawati1, N., & Mury Ririanty. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. E-Jurnal Pustaka Kesehatan, 3(1), 163–170.
Ayuningtyas, A., Simbolon, D., & Rizal, A. (2018). Asupan Zat Gizi Makro dan Mikro terhadap Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Kesehatan, 9(3), 445. https://doi.org/10.26630/jk.v9i3.960
Dewi, I., Suhartatik., S. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita 24-60 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Available at.
Dewi, I. C., Rahanta, N., & Auliyyah, N. (2020). Penyuluhan Stunting sebagai Sarana untuk Meminimalisir Tingginya Angka Stunting di Desa Gambiran Kecamatan Kalisat. Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(2), 25–29.
Hitman, R., Samsuddin, Hidayatullah, R., Jumaidil, A, A. N., Salmia, Fitri, A., Masita, S. M., Amanda, E. P., Reskiah, N., & Maming, K. (2021). Penyuluhan Pencegahan Stunting pada Anak (Stunting Prevention Expansion in Children). Communnity Development Journal, 2(3), 624–628. https://journal.upy.ac.id/index.php/lppm/article/view/642
Kemendesa. (2017). Buku Saku Desa dalam Penangan Stunting.
Kemenkes RI. (2018). Buletin Stunting (301(5),). . Kementerian Kesehatan RI.
Mitra. (2015). Permasalahan Anak Pendek (Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan). Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), 254–261.
Oktarina, Z., & Sudiarti, T. (2013). Faktor Risiko Stunting Pada Balita (24—59 Bulan) Di Sumatera. Jurnal Gizi Dan Pangan, 8(3), 177. https://doi.org/10.25182/jgp.2013.8.3.177-180
Putri, A. D., & Ayudia, F. (2020). Hubungan Pemberianasi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6-59 Bulan di Kota Padang. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11, 91–96.
Ramadhanty. (2021). Pengaruh Edukasi Kesehatan Dengan Media Audiovisual Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Balita Di Posyandu.
Ruswati1, Leksono1, A. W., Prameswary1, D. K., Pembajeng1, G. S., Inayah1, Felix1, J., Dini1, M. S. A., Rahmadina1, N., Hadayna1, S., Roroputri, T., Aprilia1, Hermawati2, E., & Ashanty3. (2021). Risiko Penyebab Kejadian Stunting pada Anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat: Pengmaskesmas, 1(2), 34–38.
Wahdah, S., Juffrie, M., & Huriyati, E. (2016). Faktor risiko kejadian stunting pada anak umur 6-36 bulan di Wilayah Pedalaman Kecamatan Silat Hulu, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 3(2), 119. https://doi.org/10.21927/ijnd.2015.3(2).119-130
Yuwanti, Y., Mulyaningrum, F. M., & Susanti, M. M. (2021). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita Di Kabupaten Grobogan. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(1), 74. https://doi.org/10.31596/jcu.v10i1.704
Downloads
Published
Issue
Section
License
With the receipt of the article by the JE (Journal of Empowerment) Editorial Board and the decision to publish it, the copyright regarding the article will be diverted to JE (Journal of Empowerment).
The Institute of Research and Community Service of Suryakancana University (LPPM UNSUR), as the publisher of JE (Journal of Empowerment), holds the copyright to all the published articles in this journal.
The Institute of Research and Community Service of Suryakancana University (LPPM UNSUR) has the right to multiply and distribute the article, and every author is not allowed to publish the same article that was published in this journal. Thanks to Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Suryakancana (LPPM UNSUR), which funded this journal on sustainability.
Dr. Aji Mulyana, S.H., M.H
Editorial-in-Chief of JE (Journal of Empowerment)
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Suryakancana (LPPM UNSUR).
Gedung Rektorat Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. 0263-270106, Fax. 0263-261383, Email: je@unsur.ac.id

Copyright: JE (Journal of Empowerment) is licensed under a
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.