PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA BERBAHAN DASAR AKAR BAMBU
DOI:
https://doi.org/10.35194/je.v2i2.1641Keywords:
Akar bambu, Plant Growth Promoting RizobacteriaAbstract
Pupuk merupakan salah satu yang sangat dibutuhkan tanaman, oleh karena itu ketersediaan nya didalam masyarakat khususnya dipedesaan sangat diharapkan. Harga pupuk buatan (pabrikan) yang terlalu tinggi saat ini sangat sulit untuk mendapatkan sehingga untuk keperluan budidaya tanaman baik padi, palawija dan sayur-sayuran sangat terbatas. Terkait dengan kondisi tersebut maka masalah kekurangan pupuk dan hara tanaman menarik untuk ditelaah dan dikaji, guna dapat dicari solusi nya. Salah satu alternative untuk mengatasi kekurangan pupuk dan ketersediaan hara bagi kebutuhan dalam budidaya pertanian maka dapat diatasi dengan pemanfaatan sumber daya lokal yang ada di desa yaitu dengan membuat pupuk Organik Cair Plant Growth Promoting Rizobacteria (PGPR) yang berfungsi merangsang pertumbuhan dan mempercepat proses dekomposisi, pengurangan pestisida dan rotasi penanaman dapat mendorong pertumbuhan populasi dari bakteri yang menguntungkan.
References
Desmawati. (2012). Pemanfaatan Plant Gworth Promoting Rhizobacteria (PGPR),
Prospek dan Menjanjikan dalam Berusahatani Tanaman Hortikultura.
http://Diltin.Holtikultura.go.id/tulisan/desmawati.htm. Diakses Pada
Tanggal 4 September 2020.
Edi Husen et al, (2010). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati,
Garcia, J.L., A. Probanza, B. Ramos, and F.J.G. Manero. (2001). Ecology, genetic
diversity and screening strategies of plant growth promoting
rhizobacteria. Journal of Plant Nutrition and Soil Sciences, 164: 1–7.
Indranada.H, K, (1986), Pengelolaan Kesuburan Tanah. PT. Bina Aksara Jakarta.
Kuntara, (2014). Cara Sederhana Membuat PGPR,
Marcia do Vale BF, et al, (2010) Plant Growth Promoting Rhizobacteria : Fundamentals and Aplications by
Mader. P., F. Kaiser, A. Adholeya, R. Singh, H.S. Uppal, K. Anil. (2011).
Inoculation of root microorganisms for sustainable wheat-rice and wheat-black gram rotations in India. Soil Biol Biochem.43:609–1
Nico Labuschagne et al. (2010). Plant Growth Promoting Rhizobacteria as Biocontrol Agents Against Soil-Borne Plant Diseases,
Rosliani, (2004). Pupuk Hayati. Penelitian Hortikultura, Bandung.
Sutanto, (2002). Peranan bahan organik terhadap kesuburan tanah dan upaya pengelolaannya. Dalam Pidato Pengukuhan Guru Besar. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Stevenson,. F,. J., (1992). Humus Chemistry : Genesis, Composition, Reactoin. 2nd ed. John Willey and Sons, New York.
Sutarwi., Pujiasmanto, B., Supriyadi, (2013). Pengaruh Dosis Pupuk Fosfat terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea (L.) Merr) pada Sistem Agroforestri. J. El-Vivo, 1 (1): 42-48.
Sukamto, (2008). Membuat Pupuk Kompos Cair. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
With the receipt of the article by the JE (Journal of Empowerment) Editorial Board and the decision to publish it, the copyright regarding the article will be diverted to JE (Journal of Empowerment).
The Institute of Research and Community Service of Suryakancana University (LPPM UNSUR), as the publisher of JE (Journal of Empowerment), holds the copyright to all the published articles in this journal.
The Institute of Research and Community Service of Suryakancana University (LPPM UNSUR) has the right to multiply and distribute the article, and every author is not allowed to publish the same article that was published in this journal. Thanks to Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Suryakancana (LPPM UNSUR), which funded this journal on sustainability.
Dr. Aji Mulyana, S.H., M.H
Editorial-in-Chief of JE (Journal of Empowerment)
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Suryakancana (LPPM UNSUR).
Gedung Rektorat Universitas Suryakancana, Jl. Pasir Gede Raya-Cianjur, 43216, Telp. 0263-270106, Fax. 0263-261383, Email: je@unsur.ac.id

Copyright: JE (Journal of Empowerment) is licensed under a
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.