Penggunaan Kata “Berapa” dalam Implikatur Berskala pada Percakapan Masyarakat di Tempat Wisata Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.35194/jd.v7i2.4507Kata Kunci:
how much, auxiliary word, question, tourismAbstrak
This article will describe the use of the interrogative verb "how much" which is included in the scale implicature in the conversation of people in tourist attractions in Surabaya City. The method used in the study is a qualitative descriptive method. The data collection technique used is observation. The data source obtained in the study was the speech of people in tourist attractions in Surabaya City. The research data was obtained by recording conversations of people in five tourist attractions in Surabaya City with a cellphone. The theory used in the study is from George Yule. The results of the data analysis found seven uses of the interrogative verb "how much" to ask for the amount, three to ask for the price, and two data to ask for time.
Keywords: how much; auxiliary word; question; tourism
ABSTRAK
Artikel ini akan mendeskripsikan penggunaan kata bantu tanya “berapa” yang termasuk dalam implikatur berskala pada percakapan masyarakat di tempat wisata Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi. Sumber data diperoleh dalam penelitian yakni tuturan masyarakat di tempat wisata Kota Surabaya. Data penelitian diperoleh dengan merekam percakapan masyarakat di lima tempat wisata Kota Surabaya dengan handphone. Teori yang digunakan dalam penelitian yakni dari George Yule. Hasil analisis data ditemukan tujuh penggunaan kata bantu tanya “berapa” untuk menanyakan jumlah, tiga untuk menanyakan harga, dan dua data untuk menanyakan waktu.
Kata kunci: berapa; kata bantu; tanya; wisata
Referensi
Fadila Rizky, dkk (2020). “Analisis Implikatur Percakapan pada Masyarakat Desa Serba Jadi, Sumatera Utara.” https://ejurnalunsam.id/index.php/JSB/article/view/4194
Faizal Yudha Pratama, Faizal, and Hayatun Nufus. “Implikatur Pada Percakapan Penjual Dan Pembeli Di Pasar Selasa Desa Cintamanis Baru, Kecamatan Air Kumbang, Banyuasin (Kajian Pragmatik).” Bahtera?: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, vol. 21, no. 2, 2022, pp. 173–88, https://doi.org/10.21009/bahtera.212.04.
Hidayati, et al. “Implikatur Dalam Novel Cahaya Di Atas Cahaya Karya Oki Setiana Dewi.” Tuah, vol. 2, no. 2, 2020, pp. 157–66.
Mailani, Okarisma, et al. “Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia.” Kampret Journal, vol. 1, no. 1, 2022, pp. 1–10, https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8.
Nadar. 2009. Pragmatik dan Penelitian Pragmatik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Risnita. Implikatur Dalam Humor Studio 42. no. 2, 2023, pp. 40–58.
Rukajat, Ajat. 2018. Pendekatan Penelitian Kuntitatif Quantitative Research Approach. Yogyakarta: Deepublish.
Sari, Deby Prana, and M. Syahrun Effendi. “Implikatur Percakapan Dalam Film Sweet 20 Karya Ody C. Harahap.” Diksa?: Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, vol. 6, no. 1, 2020, pp. 12–20, https://doi.org/10.33369/diksa.v6i1.10929.
Septiani, Dwi, et al. “Implikatur Percakapan Dalam Grup Whatsapp Banten Sinergi.” Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, vol. 11, no. 3, 2022, p. 111, https://doi.org/10.31000/lgrm.v11i3.7275.
Sugiyono.2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.
Suryanti. 2020. Pragmatik. Jawa Tengah: Lakeisha.
Yendra. 2018. Mengenal Ilmu Bahasa. Yogyakarta: Deepublish.
Yule, George. 2014. Pragmatik. Yogyakarta.PustakaPelajar.
Yulianti, Yessinta, and Asep Purwo Yudi Utomo. “Analisis Implikatur Percakapan Dalam Tuturan Film ‘Laskar Pelangi.’” Matapena: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, vol. 3, no. 1, 2020, pp. 1–14,http://ejurnal.unim.ac.id/index.php/matapena/article/view/693.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.