Struktur dan Nilai Pendidikan Karakter Novel "Si Jamin dan Si Johan" Karya Merari Siregar serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Apresiasi Sastra SMP Kelas VII

Penulis

  • Zuber - Zuber Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.35194/jd.v7i2.4248

Kata Kunci:

character, education, structural

Abstrak

This article will describe the structure and value of character education in the novel "Si Jamin dan Si Johan" by Merari Siregar and its use as a teaching material for literary appreciation for grade VII of junior high school. The research method used is descriptive with instrument techniques. The results of the study are intrinsically themed with misery, with protagonist and antagonist characters, with a forward plot, with a setting: Jakarta, time: afternoon, evening and night. The atmosphere created is sad and touching. The author uses a third person point of view, Betawi language style and various figures of speech. The message to be conveyed is, helping each other and a sense of caring. Character education values: religious, strong religious teachings are given since childhood, social for helping each other, honesty is the main key for someone, responsibility based on their roles and duties and hard work. As teaching materials, the elements of novel development, namely appreciating life, strengthening religion, strengthening brotherhood and honesty are relevant to be used as teaching materials in the seventh grade of junior high school.

Keywords: character; education; structural.

ABSTRAK

Artikel ini akan mendeskripsikan  struktur dan nilai  pendidikan karakter  novel” Si Jamin dan Si Johan” karya Merari  Siregar serta pemanfaatannya sebagai bahan ajar apresiasi sastra kelas VII SMP. Metode penelitian digunakan  deskriptif dengan teknik instrumen. Hasil penelitian secara intrinsik bertema kesengsaraan, dengan tokoh protagonis dan antagonis, beralur maju, dengan latar tempat: Jakarta, waktu: siang, sore dan malam. Suasana yang dibangun sedih dan mengharukan. Pengarang menggunakan sudut pandang persona ketiga, gaya bahasa Betawi dan beragam majas. Amanat yang ingin disampaikan yakni, tolong menolong dan rasa kepedulian. Nilai pendidikan karakter: religius kuatnya ajaran agama diberikan sejak kecil, sosial untuk tolong menolong, kejujuran kunci utama bagi seseorang, tanggungjawab berdasarkan peran dan tugasnya serta kerjakeras.  Sebagai bahan ajar unsur pembangunan novel yakni menghargai hidup, menguatkan agama, merekatkan persaudaraan dan kejujuran relevan dijadikan bahan ajar di krlad tujun SMP.

Kata Kunci: karakter; pendidikan; struktural

Biografi Penulis

Zuber - Zuber, Universitas Suryakancana

-

Referensi

Aminudin. Pengantar Apresiasi Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.2011.
Amral, Sainil dan Azlin, Nur. Amanat pada Kumpulan Cerita Rakyat Kerinci Sakunung-Sakunung Ninau di Desa Pulau Tengah Kabupaten Kerinci. Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 4. 2 (September 2020): 213-222.
Barnawi. Strategi dan Kebijakan Pembelajaran Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Ar Ruzz Media. 2015.
Bujangga. Hendriyanto. Nilai Pendidikan Akhlak dalam Tradisi Lisan Kekeberen (Suatu Penelitian Etnografi pada Masyarakat Gayo Aceh Tengah). Tesis. Pascasarjana. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Banda Aceh. 2024.
Eroswati, Rosida dan Bahtiar, Ahmad. Sejarah Sastra Indonesia. Jakarta : Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2011.
Giawa, Maria Intan Purnama et al. Analisis Perwatakan Tokoh dalam Novel Pertemuan Dua Hati Karya NH. Dini. KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. 2.2 (Maret 2022): 1-13.
Gunawan, Gun Gun. Kajian Gaya Visual Storytelling Tatang Suhenra. Jurnal Demandia. 01. 01(Maret 2016): 62-81.
Ibrahim, Teguh et al. Profil Karakter Guru Pembelajaran: Sebuah Kajian Integratif dan Kerangka Konseptual. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian dan Pembelajaran. 2.1 (Oktober 2017): 8-22.
Kartika, Elsa Widia dan Firmansyah, Dodi. Kajian Ekranisasi: Analisis Novel Serendipity Karya Erisca Febriani ke Film Serendipity Karya Indra Gunawan. Jurnal Literasi. 7. 2 (Oktober 2023): 265-273.
Maesaroh, Anisa et al. Perbandingan Penokohan Tokoh Perempuan dalam Novel Layar Terkembang Karya S.T.Alisyahbana, Pertemuan Dua Hati Karya N.H. Dini dan Rumah Tanpa Jendela Karya Asmanadia. Jurnal Edukasi Sebelas April (JESA). 6.2. (Juli 2022): 1-10.
Magdalena, Ina et al. Analisis Bahan Ajar. Nusantara : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial. 2. 2 (Juli 2020): 311-326.
Megawangi, Ratna. Pendidikan Karakter: Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa (5 ed.). Depok: Indonesia Heritage Foundation. 2016.
Rahmanto, B. Metode Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Kanisius. 1988.
Rizkian, Selvi dan Fawzi, Ary. Representasi Nilai-Nilai Karakter dalam Novel Si Jamin dan Si Johan Karya Merari Siregar serta Relevansinya dengan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Atas. JoLLA: Journal of Languange, Liteartr and Arts. 2.10 (2022):1351-1368.
Shoimah, Lailatus et al. Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Sekolah Dasar. JKTP: Jurnal Kajian Teknologi dan Pendidikan. 1.2 (Juni 2018): 169-175.
Sukirman. Karya Sastra Media Pendidikan Karakter bagi Peserta Didik. Jurnal Konsepsi. 10. 1 (Mei 2021): 17-27.
Sukriyani. (2022). Analisis Tokoh pada Novel “Kutinggalkan Dia Karena Dia” Karya Dunia Jilbab dan Ummu Rumaisha. PUSTAKA: Jurnal Bahasa dan Pendidikan. 2. 3 (Juli 2022): 52-27.
Syahrijal, Mohammad dan Bukhari, Muh. Relations Of Philosophy, Religion, And Science. Philosophy And Paradigm Review. 1.1 (Juni 2022): 11-15.
Wirawati. Denik. Kajian Novel Berkisar Merah Karya Ahmad Tohari dan Waspirin dan Satinah Karya Kuntowijoyo (Pendekatan Intertektual dan Nilai Pendidikan). Tesis. Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Program Pascasarjana. Universitas Sebelas Maret. Surakarta. 2010.

Diterbitkan

2024-08-31