Penggunaan Model Bercerita Berpasangan dalam Meningkatkan Kemampuan Bercerita Siswa
DOI:
https://doi.org/10.35194/jd.v6i1.2816Abstrak
This article will discuss improving students' ability to tell stories by using pair storytelling techniques for junior high school students, with a focus on learning processes and outcomes. The research method used is classroom action research. The research sample was class IX E students of SMP Negeri 2 Sukaraja consisting of 36 students. In the pre-cycle, interviews were conducted to find out the causes of the condition of students who could not speak in front of the class. In cycle 1 learning is not maximized. In cycle 2 it can be seen that students' storytelling ability in learning Indonesian has increased. The application of pair storytelling learning techniques shows that students can eliminate psychological obstacles and can also optimize their mastery of storytelling competence by paying attention to the accuracy of intonation, quality of pronunciation, facial expressions, expressions of movement, and sequence of stories. Therefore, this pair storytelling technique can be used to improve students' storytelling skills.
Keywords: telling stories in pairs; process and learning outcomes
Abstrak
Artikel ini akan mendiskusikan peningkatan kemampuan siswa dalam bercerita dengan menggunakan teknik bercerita berpasangan pada siswa SMP, dengan fokus pada proses dan hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian adalah siswa kelas IX E SMP Negeri 2 Sukaraja yang terdiri dari 36 siswa. Pada prasiklus dilakukan wawancara untuk mengetahui penyebab kondisi siswa yang tidak bisa berbicara di depan kelas. Pada siklus 1 pembelajaran belum maksimal. Pada siklus 2 terlihat bahwa kemampuan bercerita siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia meningkat. Penerapan pembelajaran teknik bercerita bwrpasangan menunjukkan bahwa siswa dapat menghilangkan kendala psikologis dan juga dapat mengoptimalkan penguasaan kompetensi bercerita dengan memperhatikan ketepatan intonasi, kualitas pelafalan, ekspresi wajah, ekspresi gerak, dan keruntutan cerita. Oleh karena itu, dari itu teknik bercerita berpasangan ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan bercerita siswa.
Kata Kunci: bercerita berpasangan; proses dan hasil belajar
Referensi
Cahyani I, Hadianto D. 2018. Pemerolehan Dan Pembelajaran Bahasa Untuk Mengembangkan Kemampuan Berbahasa. 2(1):118–123.doi:DOI:10.22216/jk.v2i1.3065.
Faizah N, Kumala S, Arifa TR. 2020. Meningkatkan Kemampuan Bercerita Dan Hasil Belajar Menggunakan Metode Paired Story Telling Siswa Kelas IV Di Min 10 Hulu Sungai Selatan. Disertasi.:1–10.
Hadiyani VP, Susanto D, Yaqin ZN. 2022. Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Narasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Negeri Mojorejo 01 Batu. J. Pendidik. Guru Sekol. Dasar. 11(2):538–546.
Haryadi, Zamzami. 1996. Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta: Dirjen Dikti.
McNiff J. 1992. Action research: Principles and Practice. New York: Routledge.
Moleong LJ. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Noviani DP, Ali M, Yuniarni D. 2018. Penerapan Metode Bercerita Untuk Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun di TK Bhayangkari Mempawah Hilir. J. Pendidik. dan Pembelajaran Khatulistiwa. 8(9):1–7.doi:http://dx.doi.org/10.26418/jppk.v8i9.36094.
Rahmansyah H, Pricilia GM. 2018. Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa Kelas V SDN 106830 Beringin Melalui Story Telling. J. Educ. Dev. 6(2):114–117.
Saddhono K, Slamet suarsi Y. 2014. Pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia: teori dan aplikasi. Jakarta: Graha Ilmu.
Suarsih C. 2018. Upaya Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Dengan Menerapkan Metode Show And Tell Pada Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia. J. Penelit. Guru Fkip Univ. Subang. 1(1):1–15.
Sujarweni VW. 2014. Metodologi Penelitian: Lengkap, Praktis, dan Mudah Dipahami. Makassar: Pustaka Baru Press.
Supadmi. 2019. Peninngkatan Motivasi dan Kemampuan Bercerita dalam Bahasa Jawa dengan Teknik Berantai pada Siswa Kelas IX B SMPN 2 Warureja Tahun Pelajaran 2017/2018. Dialekt. FKIP. 3(2):318–327.
Suryamah A, Nasem A, Musyadad VF. 2021. Penerapan Metode Bercerita Berpasangan Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di Paud Nurul Aeni. J. Perkemb. Berbahasa Anak 5-6 Tahun. 1:1–12.
Tarigan D, Tarigan HG. 1990. Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan HG. 1981. Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Tarigan HG. 2008. Berbicara. Bandung: Angkasa.
Trisnowati S. 2015. Upaya Meningkatkan Kemampuan Bercerita dengan Teknik Tutur Bersambung pada Siswa Kelas IX D SMP Negeri 1 Patikraja Semester 1 Tahun 2014-2015. J. Pembelajaran dan Sastra. 1(2):172–183.doi:http://dx.doi.org/10.30595/mtf.v1i2.279.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.