Kesantunan Imperatif dalam Kumpulan Cerita Pendek "Corat-Coret di Toilet" Karya Eka Kurniawan
DOI:
https://doi.org/10.35194/jd.v4i2.1475Kata Kunci:
tindak tutur, imperatif, cerita pendekAbstrak
Artikel ini akan mendeskripsikan kesantunan imperatif dalam kumpulan cerita pendek karya Eka Kurniawan. Pengambaran tokoh dalam sebuah karya sastra dapat dimuat dalam bentuk dialog antar tokoh, setiap tokoh memiliki tindak tutur masing-masing dari penutur dengan mitra tutur. Cerita pendek yang dimuat oleh Eka Kurniawan ini adalah cerita pendek yang membahas tentang berbagai permasalahan kehidupan manusia dalam bercinta, pendidikan, keluarga, pemerintahan, dan sebagainya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriftif untuk mendeskripsikan dan menjawab persoalan-persoalan suatu fenomena atau peristiwa yang terjadi saat ini. Dalam penelitian deskriptif ini berusaha mendeskripsikan suatu peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukan di dalam kumpulan cerpen yang berjudul Corat-Coret di Toilet karya Eka Kurniawan sangat sedikit percakapan yang memiliki tindak tuturan kesantunan imperatif, hanya ditemukan tindak tutur deklaratif imperatif dan interogatif imperatif .
Kata kunci: tindak tutur, imperatif, cerita pendek
Abstract
This article will describe the imperative politeness in a collection of short stories by Eka Kurniawan. The depiction of characters in a literary work can be contained in the form of a dialogue between characters, each character has their own speech acts from the speaker and the speech partner. This short story published by Eka Kurniawan is a short story that discusses various problems of human life in love, education, family, government, and so on. The method used in this study is a descriptive qualitative method to describe and answer the problems of a phenomenon or event that is currently happening. In this descriptive study trying to describe an event and events that became the center of attention. Based on the results of the research, it can be found in the collection of short stories entitled Scribbles on the Toilet by Eka Kurniawan very few conversations have imperative politeness speech acts, only imperative declarative and imperative interrogative speech acts are found.
Keywords: speech act, imperative, short story
Referensi
Arifin, Z. 2012. Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kurniawan, Eka. 2014. Corat-Coret di Toilet. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Mulyana, Deddy. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Meirisa, Yumna Rasyid. 2017. Tindak Tutur Ilokusi Dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia (Kajian Etnografi Komunikasi Di SMA Ehipassiko School Bsd). Vol 16. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. https://ejournal.upi.edu
Oky F Gafari, M. 2016. Pragmatik. Medan: Unimed Press.
Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga
Soleh, dkk. 2015. Penggunaan Tindak Tutur Kesopanan Pada Siswa Kelas VIII Mtsn Takeran Tahun Pelajaran 2014/2015. Volume 03, Nomor 1, Juni 2015. Diakses (21 September 2020) dalam http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/widyabastra
Tri, Edy. 2013. Pragmatik Suatu Kajian Awal. Surakarta: UNS Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.