Humor sebagai Kritik Sosial dalam Acara Komedi TV Trans 7 Lapor Pak!

Authors

  • Juanda Juanda Universitas Negeri Makassar
  • Zaskia Rahmadhani Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Alfian Tuflih Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.35194/jd.v8i2.5617

Keywords:

Maxims of politeness, humor, social criticism, pragmatic analysis, Lapor Pak!

Abstract

This study aims to analyze the deviation of Leech's politeness principles in the comedy dialogue Lapor Pak! and to reveal the strategies of humor and social criticism through these violations. The method used is qualitative pragmatic analysis by examining selected dialogues that contain maxim violations. The results of the study indicate that all six of Leech's politeness maxims (wisdom, generosity, praise, humility, agreement, and sympathy) are systematically violated to create humor. These violations also serve as a means of social criticism. The study's conclusion confirms that humor in Lapor Pak! not only serves as entertainment but also as an effective social control tool to encourage viewers to critique Indonesian social reality. The study's contribution enriches pragmatic research by showing that violations of politeness principles are not always negative but can serve as a creative communication tool for social criticism and inspire society to be more critical of social reality through a humorous approach. Future research should analyze how viewers interpret humor and social criticism in the TV comedy show Lapor Pak! and its impact on critical awareness Keywords: humor; Lapor Pak!; maxims of politeness; pragmatic; social criticism ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis penyimpangan prinsip kesopanan Leech dalam dialog komedi Lapor Pak! serta mengungkap strategi pembentukan humor dan kritik sosial melalui pelanggaran tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis pragmatik kualitatif dengan mengkaji dialog-dialog terpilih yang mengandung pelanggaran maksim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam maksim kesopanan Leech (kebijaksanaan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, persetujuan, dan simpati) secara sistematis dilanggar untuk menciptakan humor. Pelanggaran ini sekaligus berfungsi sebagai sarana kritik sosial. Simpulan penelitian mengonfirmasi bahwa humor dalam Lapor Pak! tidak hanya berperan sebagai hiburan tetapi juga menjadi alat kontrol sosial yang efektif untuk mendorong penonton mengkritisi realitas sosial Indonesia. Kontribusi penelitian memperkaya kajian pragmatik dengan menunjukkan pelanggaran prinsip kesopanan tidak selalu negatif, tetapi bisa menjadi sarana komunikasi kreatif untuk kritik sosial dan menginspirasi masyarakat untuk lebih kritis terhadap realitas sosial melalui pendekatan humor. Penelitian mendatang adalah dengan menganalisis bagaimana penonton memaknai humor dan kritik sosial dalam acara komedi TV Lapor Pak! serta dampaknya terhadap kesadaran kritis. Kata kunci: humor; Lapor Pak!; maksim kesopanan; pragmatik; kritik sosial

Author Biography

Zaskia Rahmadhani, Universitas Negeri Makassar

Bahasa dan sastra Indonesia

References

Adilayasmin, A., & Juanda. (2023). UNDERSTANDING SPEECH ACTS ACCORDING TO BETTY J. BIRNER THROUGH CORPSE BRIDE MOVIE EMILY’S DIALOGUE. Mahadaya, 6.
Akbar Zaini Akhmad. (1997). Kritik Sosial, Pers dan Politik Indonesia. UNISIA, 32, 44–51.
Attardo, S. (1994). Linguistic Theories of Humor. In Linguistic Theories of Humor. Mouton de Gruyter. https://doi.org/10.1515/9783110219029
Aziz, A., & Gintings, M. F. M. (2022). Penyimpangan Prinsip Kerja Sama dan Prinsip Kesopanan dalam Wacana Humor Cangehgar Radio Rama FM Bandung. JJIPIS, 31(1). https://doi.org/https://doi.org/10.33592/jipis.v31i1.1924
Basli Yassar Muhammad, A. A. Z. (2024). Studi Etnografi Virtual Kritik Sosial dalam Konten Kanal YouTube Tekotok Terkait Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(1), 466–478. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i1.5216
Gani, R. H. A., Ernawati, T., & Wijaya, H. (2024). Pelanggaran Maksim dan Implikatur Dalam Percakapan Gojek Online Dengan Pelanggan Melalui Whatsapp ( Kajian Pragmatik ). Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pengajaran, 4(2), 244–258.
Hasin, K. I., Amir, J., & Juanda. (2020). IMPLIKATUR PERCAKAPAN TERHADAP SISWA PELANGGAR ATURAN SEKOLAH (KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK INTEROGASI). INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1–7.
Juanda, J., & Azis, A. (2019). Aplikasi Kaidah Kebahasaan Bahasa Indonesia Dalam Tajuk Berita Surat Kabar Sebagai Konsumsi Informasi Publik Di Kota Makassar. Jurnal Ilmu Budaya, 16(1), 9–28. https://doi.org/10.31849/jib.v16i1.3170
Labibah, J., Herowati, K. S., Santosa, F. S. I., & Mintowati, M. (2025). Implikatur Percakapan dalam Program YouTube Komedi Lapor Pak?! Kajian Pragmatik. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia EUNOIA, 5(1), 16–30.
Leech Geoffrey. (1993). Prinsip-Prinsip Pragmatik. Penerbit Universitas Iindonesia (UI- PRESS).
Mayasari, I. mayasari. (2022). Prinsip Daya Tarik dan Kritik Sosial dalam Video Humor “Gak Sengaja” Karya Komika Bintang Emon. Wacana?: Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 4(1), 63–72. https://doi.org/10.29407/jbsp.v4i1.14573
Mey, J. L. (2001). Pragmatics: An Introduction. Blackwell Publishing.
Mitang, M. P. (2020). Wacana Humor Kritik Sosial dalam Stand Up Comedy Indonesia Season 4 di Kompas TV: Tinjauan Pragmatik. Sintesis, 14(1), 78–93. https://doi.org/10.24071/sin.v14i1.2283
Moleong J. Lexy. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Mustika, S., & Ardana, R. N. (2025). GAYA BAHASA SINDIRAN PADA EPISODE ZULKIFLI HASAN. Bahasa Dan Sastra, 12(1), 64–70.
Naufalia, A., Widyadari, N. G. A. D., & Ardiati, R. L. (2023). Implikatur Kritik Sosial pada Tuturan Pejabat Negara dalam Acara “ Lapor Pak?!” Trans 7. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajarannya, 10(1), 206–219. https://doi.org/https://doi.org/10.30738/caraka.v10i1.14006
Nurfahmi, A. P., & Sutrisno, A. (2024). Translation Techniques and Pragmatic Functions of Swear Words Found in The Movie Don’t Look Up. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 7(2).
Omer, H. K., & Al-Azzawi, Q. O. (2021). A Pragmatic Analysis of Humour in American TV Talk Shows A Pragmatic Analysis of Humour in American TV Talk Shows. Journal of Language Studies, 4.
Pratiwi, D. R. E., Indrayanti, T., & Budiyono, S. C. (2024). Penggunaan Kata “Berapa” dalam Implikatur Berskala pada Percakapan Masyarakat di Tempat Wisata Kota Surabaya. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 7(2).
Putra, M. V. A., & Pribadi, F. (2025). Diskursus Etnis Madura Dalam Materi Stand Up Comedy. Paradigma, 14(1), 121–130.
Rahmawati, M., Wijayanti, A., & Diani, W. R. (2022). Implikatur Percakapan Bintang Emon dalam Video Dewan Perwakilan Omel-Omel di Twitter. Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 83–95. https://doi.org/https://doi.org/10.31002/repetisi.v5i2.2826
Searle, J. R. (1980). Speech Act Theory and pragmatics. Holland: D. Reidel Publishing Company.
Sunarti, Nensilianti, & Juanda. (2023). Bentuk dan Fungsi Deiksis Channel YouTube Najwa Shihab “ Susahnya Jadi Perempuan ” Tayangan November 2021 (Kajian Pragmatik). Jurnal Sinestesia, 13(2), 792–803.
Susanti, W., & Nurmayani, E. (2020). Kritik Sosial dan Kemanusiaan Dalam Lirik Lagu Karya Iwan Fals. SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3, 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.29408/sbs.v3i1.2172
Susetya, H. H. H., & Hamdala, S. (2024). Pematuhan dan Flouting Kesopanan Berbahasa pada Serial LAPORPAK?! TRANS7 Edisi Interogasi dan Roasting Anies Baswedan. KODE: Jurnal Bahasa, 13, 181–195.
Umaroh, D., & Bahri, S. (2021). Body Shaming dalam Perspektif Hadis?: Kajian atas Fenomena Tayangan Komedi di Layar Televisi. Mashdar?: Jurnal Studi Al-Quran Dan Hadis, 3(1), 125–144. https://doi.org/DOI: 10.15548/mashdar.v3i1.2381 (https://doi.org/10.15548/mashdar.v3i1.2381)
Wulandari, S. R., & Hayati, Y. (2023). Kritik Sosial dalam Novel Komsi Komsa karya E.S ITO?: Kajian sosiologi sastra. Kajian Sosiologi Sastra. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, Dan Kajiannya), 5(1), 1–13.
Wuryaningrum, R. (2020). Wacana Humor dalam Bajigur TV. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pengajaran, 9(2), 99–117. https://doi.org/DOI: 10.35194/alinea.v9i2.1001

Downloads

Published

2025-08-01