Prinsip Kognitif dalam Pengajaran Bahasa
DOI:
https://doi.org/10.35194/jd.v4i2.1579Abstract
Artikel ini akan mengkaji teks,buku, ataupun berbagai naskah publikasi tentang prinsip kognitif dalam pengajaran bahasa. Sumber data diperoleh dari data hasil penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan metode library research. Adapun langkah-langkahnya ialah mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat, membandingkan berbagai referensi yang kemudian diolah untuk mendapatkan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang berasal dari berbagai artikel, jurnal yang berkaitan dengan materi yang sedang dibahas. Prinsip kognitif merupakan prinsip pertama dalam pengajaran bahasa. Dikatakan sebagai prinsip pertama karena cakupan prinsip ini berhubungan dengan mental intelektual (otak). Dengan demikian, hal-hal yang berkaitan dengan berbagai aktivitas otak termasuk ke dalam prinsip kognitif. Terdapat lima bagian dari prinsip kognitif ini, di antaranya otomatisitas, pembelajaran bermakna, antisipasi penghargaan, motivasi instrinsik, dan strategi investasi
Kata kunci: kognitif, pengajaran, bahasa, otomasi, investasi
Abstract
This article will examine texts, books, or various published manuscripts on cognitive principles in language teaching. Sources of data obtained from data from previous research. This research uses library research method. The steps are collecting library data, reading, taking notes, comparing various references which are then processed to get conclusions. This study uses secondary data from various articles and journals related to the material being discussed. The cognitive principle is the first principle in language teaching. It is said to be the first principle because the scope of this principle is related to the intellectual mental (brain). Thus, matters relating to various brain activities are included in the cognitive principle. There are five parts of this cognitive principle, including automaticity, meaningful learning, reward anticipation, intrinsic motivation, and investment strategy.
Keywords: cognitive, teaching, language, automation, investment
References
Andri Wicaksono, Mohammad Syaefuddin, dkk. (2015). Teori Pembelajaran Bahasa (Suatu Catatan Singkat). Yogyakarta: Garudhawaca.
Gunawan, I., & Palupi, A. R. (2016). “Taksonomi Bloom–revisi ranah kognitif: kerangka landasan untuk pembelajaran, pengajaran, dan penilaian.” Premiere educandum: jurnal pendidikan dasar dan pembelajaran, 2(02).
Ninawati, M. (2012). “Kajian dampak bilingual terhadap perkembangan kognitif anak sekolah dasar.” Majalah Ilmiah Widya.
Nursalim. (2019). Bahasa dan Sastra Indonesia. Pekanbaru: CV. Cahaya Firdaus.
Nursalim. (2019). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Pekanbaru: CV. Cahaya Firdaus.
Puteh, S. N., & Ali, A. (2016). “Pendekatan bermain dalam pengajaran bahasa dan literasi bagi pendidikan prasekolah.” Jurnal Pendidikan Bahasa Melayu, 1(2), 1-16.
Rifa'i, A. M. M. (2021). “Prinsip-Prinsip Pengajaran Bahasa Pada Gaya Kognitif Field Dependent Dalam Belajar Keterampilan Berbicara Bahasa Inggris.” Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 15(1), 61-74.
Saepudin, S. (2018). “Teori Linguistik dan Psikologi dalam Pembelajaran Bahasa.” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 100-118.
Yulis, A. (2019) “Prinsip-Prinsip Pengajaran Bahasa.”. Pentas: Jurnal Ilmiah Pendidkan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol. 5 No. 1
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.