ANALISIS CEMARAN LOGAM (Cu dan Zn) PADA KOPI BUBUK
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v10i1.972Kata Kunci:
Kopi Bubuk, SNI Kopi, Logam Cu, SSAAbstrak
Pada makanan dan minuman sering terdapat unsur-unsur yang tidak mempunyai nilai nutrisi. Adanya unsur-unsur tersebut selalu dihubungkan dengan sifat-sifat yang tidak diinginkan dan kadang-kadang beracun sehingga membahayakan kesehatan konsumen. Oleh karena itu, diperlukan syarat-syarat untuk industri makanan dan minuman agar produksinya tidak membahayakan bagi konsumen, sehingga dilakukan pengujian cemaran logam sesuai dengan SNI. Analisis yang dilakukan yaitu penentuan kadar cemaran logam Cu dan Zn yang kemungkinan terkandung dalam kopi bubuk dengan menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukan kadar logam Cu dan Zn dari dua belas sampel kopi bubuk berkisar antara 0,851 mg/kg sampai 1,259 mg/kg dan untuk kadar Zn berkisar antara 1,242 mg/kg sampai 1,826 mg/kg sehingga tidak melebihi syarat maksimum kadar Cu menurut SNI 01-2983-1994, yaitu sebesar 30 mg/kg.Referensi
Badan Standarisasi Nasional. 1992. SNI 19-1896-1992 Cara Uji Cemaran Logam dalam Makanan. Jakarta : BSN.
Badan Standarisasi Nasional. 1994. SNI 01-3542-1994 Standar Mutu Pada Kopi Bubuk. Jakarta: BSN.
Boes. 1991. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, Volume 1 No.1 . Jakarta.
Darmono. 1995. Logam dalam Sistem Biologi Makhluk Hidup. Jakarta:
UI Press. Direktorat Jendral Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. 2004. Profil Pengolahan dan Pemasaran Kopi. Jakarta: Direktorat Jendral Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. 65 p.
Direktorat Jendral Bina Produksi Perkebunan. 2004. Statistik Perkebunan Indonesia, Kopi 2001-2003. Jakarta: Direktorat Jendral Bina Produksi Perkebunan. 87.
Hastuti. 2014. “Optimalisasi Minuman Kopi Non Kafein”. Surakarta : FKIP Universitas Muhammmadiyah Surakarta.
Heryando, Palar. 1994. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Jakarta: Rineka Cipta.
Khopkar, S.M. 1990. Konsep Dasar Kimia Analitik. Jakarta: UI Press.
Linder, Maria. C. 1992. Biokimia Nutrisi dan Metabolisme. Jakarta: UI
Noor. 1989. Spektroskopi Analitik. Laboratorium Kimia Analitik Jurusan Kimia FMIPA.Ujung Pandang : UNHAS.
Nurdiana dan Nelly, Samosir. 2013. Pengaruh Kafein Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Universitas Sumatra Utara. E Jurnal FK USU. Vol 1 (1) : 1-5.
Rahardjo.2012. Panduan Budidaya dan Pengelolaan Kopi Arabika dan Robusta. Penebar Swadaya. Jakarta.
Simanjutak, Ruth. E. V. 2011. Artikel Ilmu Bahan Makanan dan Bahan Penyegar Kopi. Universitas Diponegoro. Fakultas Kedokteran.
Siswoputranto, P.S. 1993. Kopi Internasional dan Domestik. Jakarta: Kanisius.
Sudarmaji, Slamet. 1989. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty.
Sunardi. 2006. Kimia Analisa Instrumen. Depok: UI.
Svehla, G. 1985. Vogel Bagian I, Buku Teks Analisis Anorganik
Kualitatif Makro dan Semi Mikro. Edisi Lima. Jakarta: PT. Kalman Media Pustaka.
Van Loon. 1980. “Analytical Atomic Absorbtion Spectroscopy. Departemen of Geologi and Chemistry, Universitas Toront. Canada. 161-173.”
Yoga, 2018. Secangkir Kopi Menyebabkan Kanker. Majalah Otten.
Badan Standarisasi Nasional. 1994. SNI 01-3542-1994 Standar Mutu Pada Kopi Bubuk. Jakarta: BSN.
Boes. 1991. Jurnal Kimia Terapan Indonesia, Volume 1 No.1 . Jakarta.
Darmono. 1995. Logam dalam Sistem Biologi Makhluk Hidup. Jakarta:
UI Press. Direktorat Jendral Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. 2004. Profil Pengolahan dan Pemasaran Kopi. Jakarta: Direktorat Jendral Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian. 65 p.
Direktorat Jendral Bina Produksi Perkebunan. 2004. Statistik Perkebunan Indonesia, Kopi 2001-2003. Jakarta: Direktorat Jendral Bina Produksi Perkebunan. 87.
Hastuti. 2014. “Optimalisasi Minuman Kopi Non Kafein”. Surakarta : FKIP Universitas Muhammmadiyah Surakarta.
Heryando, Palar. 1994. Pencemaran dan Toksikologi Logam Berat. Jakarta: Rineka Cipta.
Khopkar, S.M. 1990. Konsep Dasar Kimia Analitik. Jakarta: UI Press.
Linder, Maria. C. 1992. Biokimia Nutrisi dan Metabolisme. Jakarta: UI
Noor. 1989. Spektroskopi Analitik. Laboratorium Kimia Analitik Jurusan Kimia FMIPA.Ujung Pandang : UNHAS.
Nurdiana dan Nelly, Samosir. 2013. Pengaruh Kafein Terhadap Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Universitas Sumatra Utara. E Jurnal FK USU. Vol 1 (1) : 1-5.
Rahardjo.2012. Panduan Budidaya dan Pengelolaan Kopi Arabika dan Robusta. Penebar Swadaya. Jakarta.
Simanjutak, Ruth. E. V. 2011. Artikel Ilmu Bahan Makanan dan Bahan Penyegar Kopi. Universitas Diponegoro. Fakultas Kedokteran.
Siswoputranto, P.S. 1993. Kopi Internasional dan Domestik. Jakarta: Kanisius.
Sudarmaji, Slamet. 1989. Analisa Bahan Makanan dan Pertanian. Yogyakarta: Liberty.
Sunardi. 2006. Kimia Analisa Instrumen. Depok: UI.
Svehla, G. 1985. Vogel Bagian I, Buku Teks Analisis Anorganik
Kualitatif Makro dan Semi Mikro. Edisi Lima. Jakarta: PT. Kalman Media Pustaka.
Van Loon. 1980. “Analytical Atomic Absorbtion Spectroscopy. Departemen of Geologi and Chemistry, Universitas Toront. Canada. 161-173.”
Yoga, 2018. Secangkir Kopi Menyebabkan Kanker. Majalah Otten.
Unduhan
Diterbitkan
2020-06-22
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.