PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KEMASAN BERAS PANDANWANGI BERLOGO SERTIFIKASI INDIKASI GEOGRAFIS
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v10i1.965Kata Kunci:
Kemasan Beras Pandanwangi, Logo SIG.Abstrak
Terdapat perilaku yang biasa dilakukan kebanyakan konsumen pada saat akan membeli sesuatu. Perilaku tersebut adalah membaca label dan logo kemasan produk. Kemasan dan logonya menjadi satu kesatuan yang berfungsi selain melindungi produknya, juga memberikan informasi kepada konsumen mengenai produk tersebut. Pada kenyataannya terdapat keragaman persepsi konsumen terhadap kemasan sekaligus logo yang terdapat pada kemasan tersebut. Hal ini terjadi juga pada kemasan dan logo beras Pandanwangi bersertifikasi Indikasi Geografis (SIG) Cianjur. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukanlah penelitian. Penelitian dilakukan dengan tujuan : 1) Untuk mengkaji pengaruh simultan faktor eksternal dan faktor internal kemasan berlogo SIG terhadap persepsi konsumen akan kemasan dan logo SIG; 2) Untuk mengkaji pengaruh parsial faktor eksternal dan faktor internal terhadap persepsi konsumen akan kemasan dan logo SIG. Untuk mendapatkan tanggapan konsumen, dihimpun data dari 125 responden yang merupakan konsumen beras Pandanwangi minimal dalam setahun terakhir ini. Responden berasal dari wilayah pemasaran kabupaten Cianjur. Karena jumlah populasi tidak diketahui dengan pasti, maka penentuan responden sebagai sampel dilakukan dengan metode non probability sampling dan teknik accidental quota sampling. Terdapat tiga variabel penelitian yaitu faktor eksternal (logo SIG, tulisan Pandanwangi, desain kemasan), faktor internal (pengetahuan, pengalaman, kesadaran) dan persepsi konsumen. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama dan ke dua, dilakukan analisis SEM dengan AMOS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Faktor eksternal dan faktor internal secara simultan mempengaruhi secara signifikan terhadap persepsi konsumen, dan 2) Secara parsial, hanya faktor internal yang mempengaruhi secara signifikan terhadap persepsi konsumen, sebaliknya tidak untuk faktor eksternalnya. Dari hasil penelitian ini diharapkan para pelaku usaha beras Pandanwangi murni dapat lebih mensosialisasikan pentingnya arti kemasan dengan logo SIG.
Referensi
Bagram, Mohammad and Khan, S. 2012. “Attaining Customer Loyalty! The Role of Consummer Attitude and Consummer Behaviour”. Journal of International Review of Management and Business Research. Vol. 1. Issue 1. Damayanti, Widoretno. 2010. Persepsi Petani terhadap Budidaya Wijen di Kabupaten Sukoharjo. Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Eleazar, Edgar dan Ondi, Felicia. 2017. Analisa Persepsi Konsumen terhadap Komunikasi Nonverbal Resepsionis Hotel Bintang lima di Surabaya. Surabaya: Universitas Kristen Petra.
Gandhi, Prima. 2008. Analisis Usahatani dan Tataniaga Padi VarietasUnggul (Studi Kasus Padi Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur). Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Ghozali, Imam. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Edisi 9. Semarang.
Lisarini, Endah. 2017. Kulaitas Produk, Komunikasi Pemasaran dan Luaran Saluran Distribusi Pemasaran Beras Pandanwangi untuk Menciptakan Kepercayaan Konsumen serta Implikasinya pada Loyalitas Konsumen di Wilayah Pemasaran Jawa Barat dan Jakarta. Disertasi. Bandung: Universitas Pasundan.
MP3C. 2015. Buku Persyaratan Indikasi Geografis Beras Mandanwangi Cianjur. Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur
Permatasari, M.K. 2014. Efektivitas Merek dan Desain Kemasan dalam Membentuk Citra Produk di Seambi Botani, Botani Suare, Bogor. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Permenhumham, 2016. Pendaftaran Merek dagang. Peraturan Kementerian Hukum dan Hak Asazi Manusia Republik Indonesia No. 67, Tahun 2016. Jakarta.
Permentan, 2017. Kelas Mutu Beras. Peraturan Kementerian Pertanian Republik Indonesia No. 31 Tahun 2017. Jakarta.
Perpres. 2007. Indikasi Geografis. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2007 tentang Indikasi Geografis.. Jakarta.
Perpres. 2012. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. http://luk.staff.ugm.ac.id/atur/UU18-2012Pangan.pdf. Indonesia.
Robbins, Stephen P. 2003. Perilaku Organisasi. PT Indeks Kelompok Gramedia. Jakarta.
Sobur, A. 2009. Psikologi Umum.CV. Pustaka Setia. Bandung.
Solimun. 2002. Structural Equation Modeling (SEM), Lisrel dan Amos. Malang: Universitas Negeri Malang.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif; Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif; Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.