MANAJEMEN RISIKO USAHATANI JAGUNG (Zea mays L.) SEBAGAI SALAH SATU UPAYA MEWUJUDKAN KETAHANAN PANGAN RUMAHTANGGA PETANI
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v6i2.80Abstrak
Kemampuan petani untuk manajemen resiko merupakan upaya yang ditempuh oleh petani untuk mewujudkan ketahanan pangan rumahtangga. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dan menganalisis karakteristik petani dan resiko usahatani jagung, (2) mendeskripsikan persepsi petani jagung terhadap resiko dan (3) mendeskripsikan strategi resiko yang dilakukan oleh petani jagung. Sebanyak 30 orang petani diambil sebagai sampel dengan menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiko produktifitas, biaya dan pendapatan usahatani jagung yang diukur dengan menggunakan Koefisien Varians (KV) masing-masing sebesar 0.57, 0.62 dan 0.57. Hal ini menjadi indikator bahwa usahatani jagung memiliki resiko sedang. Menurut persepsi sebagian besar petani jagung, resiko merupakan suatu hal yang dapat membahayakan usahatani jagung, tetapi dapat dicegah atau dikurangi dampaknya jika diwaspadai sejak awal. Faktor utama yang menjadi penyebab resiko usahatni jagung adalah gangguan dari OPT (organisme pengganggu tanaman), harga jual jagung yang seringkali mengalami penurunan, dan tingginya harga sarana produksi. Strategi pengelolaan resiko ex-ante dilakukan oleh petani dengan menggunakan varietas jagung unggul seperti jagung hibrida 816 atau hibrida Bisi-2 dan membeli benih yang tersertifikasi. Strategi interactivenya dilakukan dengan menggunakan jarak tanam sesuai anjuran, menggabungkan penggunaan pupuk tunggal, majemuk dan organik, pembasmian OPTdengan cara kimiawi dan PHT (Pengendalian Hama Terpadu), menggunakan tenaga kerja dari luar desa, mengatasi kekurangan modal dengan meminjam dari kerabat dan Gapoktan. Strategi ex-post dilakukan jika terjadi kegagalan usahatani jagung, dengan cara memenuhi kebutuhan keluarga dari pendapatan yang berasal dari pekerjaan sampingan, tetap berusahatani dengan mempelajari penyebab terjadinya kegagalan, dan mendapatkan modal dengan cara mengambil tabungan, dan meminjam dari Gapoktan.Referensi
Adiyoga, W. dan T.A. Soetarso.1999. Strategi Petani dalam Pengelolaan Risiko pada Usahatani Cabai. Jurnal Hortikultura, 8(4): 1299-1311. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. Jakarta.
Ameriana, M. 2008. Perilaku Petani Sayuran Dalam Menggunakan Pestisida Kimia. Jurnal Hortikultura, Volume 18 No.1, 2008. Hal : 95-106. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.Badan Penelitian dan Pengambangan Pertanian. Jakarta.
Bond, G and B. Wonder. 1980. Risk Attitudes among Australian Farmers. Australian J. Agric.Econ. 24 (1) : 16-34.
Debertin, David L. 1986. Agricultural Production Economic. Macmillan Publishing Company. United State Of America.
Ellis, F. 1988. Peasant Economics : Farm Households and Agricultural Development. Cambridge University Press. Cambridge.
Fariyanti, A, Kuntjoro, Sri Hartoyo dan A.Daryanto.2007. Perilaku Ekonomi Rumahtangga Petani Sayuran Pada Kondisi Risiko Produksi dan Harga di Kecamatan Pengalengan. Kabupaten Bandung.
Fauziyah, E. 2011. Pola Strategi Manajemen Risiko Pada Usahatani Organik .Proseeding Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang.
Henderson, J.M. and R.E. Quandt. 1980. Microeconomics Theory .A Matematic Approach Third Edition. McGraw Hill International Book Company, Tokyo.
Heyer, J.1974. An Analysis of Peasant Farm Production Under Condition of Uncertainty. J. Agri Econ. 23 (2) 135-145.
Joly, R.W. 1983. Risk Manajement in a Agricultural Production. American J. Agric.Econ (76) 1107-1113.
Kennedy, J.O.S. and E.M. Fransisco. 1974. On The Formulation of Risk Constraint For Linier Programming. J.Agric. Econ. 25 (2) : 129-145.
Ameriana, M. 2008. Perilaku Petani Sayuran Dalam Menggunakan Pestisida Kimia. Jurnal Hortikultura, Volume 18 No.1, 2008. Hal : 95-106. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.Badan Penelitian dan Pengambangan Pertanian. Jakarta.
Bond, G and B. Wonder. 1980. Risk Attitudes among Australian Farmers. Australian J. Agric.Econ. 24 (1) : 16-34.
Debertin, David L. 1986. Agricultural Production Economic. Macmillan Publishing Company. United State Of America.
Ellis, F. 1988. Peasant Economics : Farm Households and Agricultural Development. Cambridge University Press. Cambridge.
Fariyanti, A, Kuntjoro, Sri Hartoyo dan A.Daryanto.2007. Perilaku Ekonomi Rumahtangga Petani Sayuran Pada Kondisi Risiko Produksi dan Harga di Kecamatan Pengalengan. Kabupaten Bandung.
Fauziyah, E. 2011. Pola Strategi Manajemen Risiko Pada Usahatani Organik .Proseeding Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang.
Henderson, J.M. and R.E. Quandt. 1980. Microeconomics Theory .A Matematic Approach Third Edition. McGraw Hill International Book Company, Tokyo.
Heyer, J.1974. An Analysis of Peasant Farm Production Under Condition of Uncertainty. J. Agri Econ. 23 (2) 135-145.
Joly, R.W. 1983. Risk Manajement in a Agricultural Production. American J. Agric.Econ (76) 1107-1113.
Kennedy, J.O.S. and E.M. Fransisco. 1974. On The Formulation of Risk Constraint For Linier Programming. J.Agric. Econ. 25 (2) : 129-145.
Unduhan
Diterbitkan
2017-11-28
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.