KEPUASAN PEMANGKU KEPENTINGAN DARI PERAN LEMBAGA MASYARAKAT PELESTARI PADI PANDANWANGI CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v9i2.776Kata Kunci:
kepentingan, kepuasan, kinerja lembaga pertanianAbstrak
Eksistensi seorang petani di Indonesia akan lebih kuat apabila bergabung dalam suatu kelompok atau organisasi pertanian. Kegiatan kelembagaan pertanian di Indonesia banyak diarahkan kepada pengembangan tanaman pangan khususnya padi, tidak terkecuali di Cianjur Jawa Barat. Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi Cianjur (MP3C) merupakan suatu lembaga pertanian yang berperan aktif mengembangkan dan melestarikan padi Pandanwangi sebagai varietas Indikasi Geografis. Eksistensi MP3C akan dilihat dari kepuasan para pemangku kepentingan terhadap perannya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji : 1). Bagaimana keberadaan dan peran MP3C; 2). Seberapa besar kepuasan pemangku kepentingan terhadap peran dan kinerja MP3C. Terkumpul sejumlah 35 tanggapan dari responden yang terdiri dari petani Pandanwangi, pedagang dan konsumen beras Pandanwangi, pemerintah dan akademisi. Penentuan responden sebagai sampel dilakukan dengan teknik quota sampling. Terdapat 5 dimensi untuk mengukur kepuasan terhadap kinerja dan kepentingan lembaga MP3C. Dimensi tersebut meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. Untuk menjawab tujuan penelitian pertama dilakukan analisis deskriptif kualitatif terhadap informasi dan tanggapan responden. Tujuan penelitian ke dua dijawab dengan metode analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance and Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan : 1) Keberadaan lembaga MP3C sangat penting bagi para pemangku kepentingan. MP3C berperan dalam mengontrol, mengawal, mengawasi dan membina petani padi Pandanwangi yang menjadi anggotanya; 2) Peran MP3C dianggap sangat penting oleh pemangku kepentingan dalam hal pembinaan dan penyuluhan, sedangkan kinerja MP3C dianggap memberikan rasa puas dengan nilai CSI sebesar 69.93%. Keadaan demikian diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk perbaikan berkelanjutan dan keberlangsungan lembaga MP3C dalam upaya mengembangkan dan melestarikan padi Pandanwangi.Referensi
Anantanyu. Sapja, 2011. Kelembagaan Petani: Peran Dan Strategi Pengembangan Kapasitasnya, Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Ardian. Idris, 2015. Analisis Kepuasan Konsumen Pembelianproduk Sepatu Adidas Original Melalui Sistem Online (Studi Kasus Komunitas 3foil.Id), Universitas Gunadarma. Depok.
Bachtiar, 2011. Analisa Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Mahasiswa Dalam Memilih Politeknik Sawunggalih Aji Purwerejo, Dinamika Sosial Ekonomi
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. 2007. Jawa Barat Dalam Angka. Bandung
Diyahya. Irvan, Ketut. Sukiyono dan Badrudin. Redy, 2016. Analisis Tingkat Kepuasan Petani Jagung Terhadap Pelayanan Lembaga Pemasarannya di Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko, Universitas Bengkulu. Bengkulu
Kotler, P., Kevin L. Keller, Swee Hoon Ang, Siew Meng Leong, Chin Tiong Tan. 2012. Marketing Management. An Asian Perspective. Pearson Education South Asia Pte Ltd.
Listiawati. Ika, 2010. Analisis Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Lapangan di BP3K Wilayah Ciawi Kabupaten Bogor, Institut Pertanian Bogor. Bogor
MP3C, 2015. Permohonan Pendaftaran Indikasi Geografis Beras Pandanwangi Cianjur, Buku Persyaratan. Cianjur
Nursodik. Gunarjo dan Kanti Walujo, 2012. Wayang Sebagai Media Komunikasi dan Inspirasi, Pustaka Stsi. Bandung.
Patimah. Siti, Priyono. Basuki Sigit dan Rasyid. Wilman, 2016. Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Usaha Benih Padi Cigeulis Di Balai Induk Padi Dan Palawija di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Universitas Bengkulu. Bengkulu.
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 273/Kpts/OT.160/4/2007 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Petani.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016 Tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.
Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur. 2012. Pelestarian Dan Perlindungan Padi Pandanwangi Cianjur.
Salim. Abbas, 2007. Asuransi dan Manajemen Risiko, Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Stratford on Avon District Council, 2008. Costumer Satisfaction Index. (Online) http://www.statford.gov.uf diakses Desember 2017.
Suardi, DKK. 2016. Potensi dan Peran Kelembagaan Pertanian dalam Perlindungan Lahan Pertanian Pangan di Provinsi Bali, Universitas Udayana. Denpasar.
Sugiyono, 2011. Statistika Untuk Penelitian, Alfabeta. Bandung.
Sugiyono, 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Alfabeta. Bandung.
Tjiptono, 2007. Strategi Pemasaran. Edisi Pertama, AndiOfset.Yogyakarta.
Zoeldhan. 2012. Pengertian Keputusan Pembelian, http://zoeldhaninformatika.blogspot.com/2012/02/pengertian-keputusan-pembelian.html. Diakses Desember 2017
Ardian. Idris, 2015. Analisis Kepuasan Konsumen Pembelianproduk Sepatu Adidas Original Melalui Sistem Online (Studi Kasus Komunitas 3foil.Id), Universitas Gunadarma. Depok.
Bachtiar, 2011. Analisa Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Mahasiswa Dalam Memilih Politeknik Sawunggalih Aji Purwerejo, Dinamika Sosial Ekonomi
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. 2007. Jawa Barat Dalam Angka. Bandung
Diyahya. Irvan, Ketut. Sukiyono dan Badrudin. Redy, 2016. Analisis Tingkat Kepuasan Petani Jagung Terhadap Pelayanan Lembaga Pemasarannya di Kecamatan Lubuk Pinang Kabupaten Mukomuko, Universitas Bengkulu. Bengkulu
Kotler, P., Kevin L. Keller, Swee Hoon Ang, Siew Meng Leong, Chin Tiong Tan. 2012. Marketing Management. An Asian Perspective. Pearson Education South Asia Pte Ltd.
Listiawati. Ika, 2010. Analisis Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Lapangan di BP3K Wilayah Ciawi Kabupaten Bogor, Institut Pertanian Bogor. Bogor
MP3C, 2015. Permohonan Pendaftaran Indikasi Geografis Beras Pandanwangi Cianjur, Buku Persyaratan. Cianjur
Nursodik. Gunarjo dan Kanti Walujo, 2012. Wayang Sebagai Media Komunikasi dan Inspirasi, Pustaka Stsi. Bandung.
Patimah. Siti, Priyono. Basuki Sigit dan Rasyid. Wilman, 2016. Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Usaha Benih Padi Cigeulis Di Balai Induk Padi Dan Palawija di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Universitas Bengkulu. Bengkulu.
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 273/Kpts/OT.160/4/2007 tentang Pedoman Pembinaan Kelembagaan Petani.
Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016 Tentang Pembinaan Kelembagaan Petani.
Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur. 2012. Pelestarian Dan Perlindungan Padi Pandanwangi Cianjur.
Salim. Abbas, 2007. Asuransi dan Manajemen Risiko, Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Stratford on Avon District Council, 2008. Costumer Satisfaction Index. (Online) http://www.statford.gov.uf diakses Desember 2017.
Suardi, DKK. 2016. Potensi dan Peran Kelembagaan Pertanian dalam Perlindungan Lahan Pertanian Pangan di Provinsi Bali, Universitas Udayana. Denpasar.
Sugiyono, 2011. Statistika Untuk Penelitian, Alfabeta. Bandung.
Sugiyono, 2015. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Alfabeta. Bandung.
Tjiptono, 2007. Strategi Pemasaran. Edisi Pertama, AndiOfset.Yogyakarta.
Zoeldhan. 2012. Pengertian Keputusan Pembelian, http://zoeldhaninformatika.blogspot.com/2012/02/pengertian-keputusan-pembelian.html. Diakses Desember 2017
Unduhan
Diterbitkan
2019-12-19
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.