UJI BEDA TINGKAT KEDALAMAN PERAIRAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN JARING INSANG (Gillnet) DI PERAIRAN UMUM WADUK CIRATA NUSA DUA KECAMATAN CIRANJANG KABUPATEN CIANJUR

Authors

  • Selfi Nendris Sulistiawan Fakultas Pertanian, Universitas Suryakancana
  • M. Arife Wahyu Adam Fakultas Pertanian, Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.35194/agsci.v3i2.690

Keywords:

Kedalaman, Jaring Insang, Waduk Cirata

Abstract

     Waduk Cirata berfungsi sebagai pembangkit listrik unit Jawa-Bali namun seiring perjalanannya, selain fungsi utama yang lebih terasa oleh masyarakat Kabupaten Cianjur adalah fungsi tambahannya yaitu sebagai areal budidaya perikanan khususnya budidaya pada Kolam Jaring Apung (KJA) dan wilayah perikanan tangkap perairan umum. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil rata-rata tangkapan pada setiap setting, mengetahui tingkat kedalaman yang efektif untuk memperoleh hasil tangkap dalam jumlah yang banyak dan mengetahui daerah penangkapan ikan (fishing ground) berdasarkan tingkat kedalaman. Hasil rata-rata tangkapan jaring insang (gillnet) untuk setiap kali setting adalah ≥ 3 kg. Uji beda kedalaman terhadap hasil tangkapan jaring insang (gillnet), menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil tangkapan pada kedalaman perairan yang berbeda.

References

BPWC (Badan Pengelola Waduk Cirata). 2012. Kualitas Air Aliran Sungai
Cisokan Triwulan II Tahun 2012.
BPWC (Badan Pengelola Waduk Cirata). 2012. TMA (Titik Muka Air) Waduk Cirata Tahun 2012.
Dinas Perikanan, Peternakan dan Kelautan Kabupaten Cianjur. 2011. Laporan Tahunan Kegiatan Tahun 2011.
Martasuganda, S. 2002. Jaring Insang (Gillnet). Jurusan PSP. Fakultas
Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 68 Hal.
Sadhori, N. 1985. Teknik Penangkapan Ikan. Bandung : PenerbitAngkasa. Halaman 13-23 .
Subani, W. 1972. Alat dan Cara Penangkapan di Indonesia. Jilid I. Jakarta

Published

2019-12-07

Issue

Section

Articles