EVALUASI TUJUAN KEMITRAAN PETANI KAKAO DENGAN PT. INTER GREEN ESTATE PERKEBUNAN LAYUNGSARI DI DESA CIKIDANG BAYABANG KECAMATAN MANDE KABUPATEN CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v1i2.659Kata Kunci:
Kemitraan, CacaoAbstrak
Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa negara. Salah satu upaya memberdayakan petani agar mampu menjadi pelaku agribisnis yang mandiri, handal dan tangguh dalam penerapan teknologi, menghasilkan produk yang bermutu sesuai dengan permintaan pasar diperlukan sistem dan pola kemitraan yang sinergi dalam suatu usahatani. Masing-masing petani kakao akan memiliki pola kemitraan sendiri sesuai dengan kharakteristik kegiatannya (Romdhon, 2003). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tujuan kemitraan yang dilakukan petani kakao serta pencapaiannya dan mengetahui tujuan kemitraan yang diinginkan petani kakao. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini : (1) tujuan kemitraan antara perusahaan PT. Inter Green Estate Perkebunan Layungsari dan petani kakao meliputi aspek ekonomi, sosial budaya, teknologi dan manajemen ternyata belum berjalan dengan optimal sesuai dengan konsep atau teori tujuan kemitraan, (2) aspek teknologi dan ekonomi tujuan kemitraan yang diinginkan oleh petani kakao Desa Cikidang Bayabang Kec. Mande Kab. Cianjur.
Referensi
Anonim. 1995. Undang-undang Nomor 9Tahun 1995 tentang Usaha Kecil Menengah. Kementrian KUKM. Jakarta.
Askindo, 2002. Report of Cocoa Bean Export Via Makassar Port. Desember 2002.
Aziz. 2004. Sistem Kelembagaan Usahatani Kakao Dan Pola Kemitraan di Indonesia. PSE. Bogor.
Badan Pusat Statistik. 2007. Pedoman Survey Penduduk. BPS Pusat. Jakarta.
Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Cianjur. 2008. Potensi Perkebunan di Kabupaten Cianjur dalam Angka. Disbun. Cianjur.
Efendi S. 1997. Metode Penelitian Studi Kasus. Penerbit LP3ES. Jakarta.
Hafsah, J,M. 1999. Kemitraan Usaha Konsepsi dan Strategi Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.
Martono, S. 1995. Pengembangan Sumberdaya Manusia danProduktivitas. Duta Rimba.
Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1997 tentang Kemitraan, Kementrian KUKM, Jakarta.
Romdhon, M. 2003. Sistem Pengelolaan Agribisnis Perkebunan; Studi Kasus di Jawa Barat. Jurnal Agrisep. Vol. 2. No. 1 September 2003. Bandung.
Yitnosumarto S. 1990. Dasar-dasar Statistika, dengan Penekanan Terapan dalam Bidang Agrokompleks, Teknologi dan Sosial. PT. RajaGrafindo Persada. Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.