FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISWA SEKOLAH LANJUTAN ATAS KABUPATEN CIANJUR UNTUK TERTARIK BERKULIAH DI UNIVERSITAS SURYAKANCANA
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v1i2.658Kata Kunci:
Faktor Eksternal, Faktor Individual, Proses Pengambilan KeputusanAbstrak
Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi siswa-siswa SekolahLanjutan Atas (SMU dan SMK) sebagai salah satu stakeholder tertarik dan berminat berkuliah di Universitas Suryakancana (UNSUR), penulis mengkaji faktor-faktor eksternal, faktor individual yang mempengaruhi ketertarikan siswa-siswa SLTA tersebut.Diharapkan dari penelitian ini akan didapatkan: 1). Faktor-faktor yang berpengaruh(eksternal dan individual) bagi siswa-siswa kelas tiga Sekolah Lanjutan Atas (SMU dan SMK) di Kabupaten Cianjur dalam proses ketertarikan untuk berkuliah atau tidak di Universitas Suryakancana; 2). Hubungan antara faktor-faktor yang berpengaruh (eksternal dan individual) dengan proses ketertarikan untuk berkuliah. Dengan menggunakan Model Proses Pengambilan Keputusan Pembelian dari Hawkins et al (2007) dibangun suatu model penelitian. Responden yang dijadikan sampel penelitian adalah siswa-siswa kelas tiga Sekolah Lanjutan Atas (SMU dan SMK) di wilayah Kabupaten Cianjur. Pada penelitian ini jumlah variabel manifest sebanyak 42, maka besar nya sampel yang dapat digunakan datanya (Usable sample) sebanyak 5 kali 42 (Solimun, 2002) sehingga total sampel yang dapat dipakai adalah 220. Data sampel yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 250 dari sepuluh sekolah yang tersebar di kota dan wilayah Kabupaten Cianjur. Dari 250 data, yang terpakai (layak diolah) sebanyak 242 (Usable sample). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diajukan kepada para responden yang terdiri dari 42 pertanyaan dan diukur dengan lima poin skala Likert. Dilakukan satu kali pre-test untuk validitas instrumen (Lisarini, 2009) dan umpan balik. Data diolah dengan metode Structural Equation Model /SEM (Wijanto, 2008).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UNSUR sebagai salah satu perguruan tinggi di Cianjur yang berdiri sejak tahun 2000, baru dikenal rata-rata 2 – 6 tahun oleh para siswa SLTA di Cianjur kota maupun kabupaten. Faktor-faktor Eksternal yang merupakan atribut-atribut UNSUR, yang terdiri dari Umur, Fakultas dan Saranaprasarana merupakan faktor yang mempengaruhi para siswa SLTA calon mahasiswa dalam proses ketertarikan untuk berkuliah di UNSUR. Sementara Faktor Individual yang berpengaruh dalam proses tersebut adalah persepsi mengenai UNSUR dan pengetahuan atau pengalaman berkuliah yang mereka dapat. Tahap-tahap yang dilalui dalam proses pengambilan ketertarikan untuk berkulih di UNSUR adalah pencarian informasi (informasi mengenai UNSUR yang dilakukan melalui brosur, papan iklan dan promosi langsung ke sekolah-sekolah mempengaruhi minat berkuliah di UNSUR) dan evaluasi akan informasi yang mereka dapat (informasi atau promosi mengenai UNSUR akan meyakinkan para siswa untuk berkuliah di UNSUR).
Status UNSUR (sebagai perguruan tinggi swata, terakreditasi dan bukan merupakan BHPT), Kurikulum (waktu tempuh kuliah, jumlah sks, jadwal perkuliahan), Lokasi (mudah dicari, dilalui angkutan umum), Kompetensi Dosen (sesuai dengan bidang keilmuan, lebih dari 50% S2, rata-rata berusia 35 – 45 tahun), dan Biaya Kuliah (biaya kuliah, sistem pembayaran, beasiswa) tidak mempengaruhi mereka dalam proses pengambilan keputusan berkuliah. Para siswa tidak termotivasi (berkuliah memenuhi kebutuhan, menjamin kehidupan di masa datang, menjadi sarjana dapat diwujudkan) dan tidak mempunyai kesadaran akan kebutuhan kuliah dalam proses pengambilan keputusan.Terdapat keterkaitan yang erat antara faktor-faktor eksternal (atribut UNSUR) dengan faktor individual siswa, dimana keterkaitan kedua faktor tersebut bersama-sama secara simultan merupakan faktor yang berpengaruh langsung bagi para siswa SLTA dalam proses ketertarikan untuk berkuliah di UNSUR.
Referensi
Hawkins,D.I, Mothersbaugh, D.L. & Best, R.J. (2007). Consumer Behavior. (BuildingMarketing Strategy). McGraw-Hill.tenth edition. P : 281.
Hendarman. (2007). Akreditasi dan Status Perguruan Tinggi. BAN-PT. Jakarta.
Kotler, P. (2000). Marketing Management. Prentice Hall International. Inc. New Jersey.
Kotler, P. (2003). Principles of Marketing. Prentice Hall International. Inc. New Jersey.
Kountur, R. (2007). Metode Penelitian. Edisi RevisiPPM Manajemen. Jakarta.
Lisarini, E. (2009). Pengujian Instrumen Penelitian. (tidak dipublikasikan). Cianjur.
Octavian, H.S. (2005). Manajemen Pemasaran Sekolah sebagai Salah Satu Kunci Keberhasilan Persaingan Sekolah. Jurnal Pendidikan Penabur. Bogor.
Rejeki, S. (2004). Analisis Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Mahasiswa Memilih Sekolah Tinggi Ilmu ekonomi Medan. Tesis. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Rozi, N. F. (2007). Pelaksanaan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan (Studi Kasus pada Yayasan Pondok Modern Al-Rifai’e Gondanglegi Malang).
Jurnal Skripsi, Jurusan Manajemen Konsentrasi Tata Niaga Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang.
Rusdiansyah, F. (2009). Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Berbelanja. (Suatu Studi Kasus Pada Hypermart Solo Grand Mall). Jurnal Skripsi FE Universitas Muhamadiyah. Solo.
Schiffman, L.G., & L.L. Kanuk. (2002). Consumer Behavior. 7th edition. New Jersey.
Prentice Hall. Schiffman, L.G., & L.L. Kanuk. (2007). Consumer Behavior. USA, New Jersey.
Prentice Hall. Solimun. (2002). Multivariate Analysis. Structural Equation Modelling (SEM) Lisrel dan Amos. Unibraw. Malang
Solomon, M.R. (2009). Consumer Behavior. Buying, Having and Being. 8th edition. Pearson Education International.U.K.
Wijanto, S.H. (2008). Structural Equation Modeling. Lisrel 8.8. Konsep dan Tutorial, Graha Ilmu. Jakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.