ANALISIS KEMANFAATAN PENERAPANSYSTEM OF RICE INTENSIFICATION (SRI) BAGI PETANI DESA SINDANGKERTA KECAMATAN PAGELARAN
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v5i1.611Kata Kunci:
System of Rice Intensification, manfaat dan produktivitasAbstrak
Salah satu usaha intensifikasi pertanian guna meningkatkan produktivitas di satu sisi dan mempertahankan kualitas sumberdaya alam terutama tanah, adalah budidaya padi sawah System of Rice Intensification (SRI).Akan tetapi masih sangat sedikit petani (kelompoktani) yang mau menerapkan sistem ini. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian guna mengkaji : 1) manfaat penerapan budidaya padi SRI; 2) perbedaan tingkat produktivitas antara budidaya SRI dengan budidaya Non-SRI. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif analitis guna mengkaji kemanfaatan SRI, dan uji t untuk menganalisis perbedaaan tingkat produktivitas antara SRI dengan Non-SRI. Hasil analisis menjelaskan bahwa : 1) manfaat penerapan SRI bagi petani adalah dapat menghemat biaya produksi antara lain dalam penggunaan benih lebih sedikit, hemat dalam penggunaan air, penggunaan pupuk dan penggunaan pestisida. 2) Terdapat perbedaan tingkat produksi padi antara budidaya SRI dengan budidaya Non-SRI, karena dengan metode SRI produktivitas tanah semakin baik serta populasi tanaman menjadi semakin meningkat yang dampaknya dapat meningkatkan produktivitas padi.
Referensi
Desa Sindangkerta. 2012. Monografi Desa Tahun 2012. Desa Sindangkerta Kecamatan Pagelaran Kabupaten Cianjur.
Mediana S. 2012. Dampak Penerapan Metode SRI(System Rice of Intensification). Jurnal Urip Santoso. http://uripsantoso.wordpress.com/.
Mutakin, J. 2007. Budidaya dan Keunggulan Padi Organik Metode SRI (System of RiceIntensification), Garut.
Supranto, J. 2008. Statistik Teori dan Aplikasi.Jilid1 dan Jilid 2. Penerbit Erlangga, Jakarta.
Utomo, P., Utami, D.U., dan Wicaksono, I.A. 2012. Persepsi Petani terhadap Budidaya Padi System of Rice Intensification (SRI) di Desa Ringgit Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo. Program Studi Agribisnis
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purworejo. SURYA AGRITAMA Volume I Nomor 2 September 2012.
Wardana, P, I. Juliardi, Sumedi, Iwan Setiajie. 2005. Kajian Perkembangan System OfRice Intensification (SRI) di Indonesia. Kerjasama Yayasan PadiIndonesia dengan Badan Litbang Pertanian. Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.