PEMANFAATAN URINE KELINCI DAN PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteri ) DARI AKAR TANAMAN TAUGE UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v5i1.610Kata Kunci:
Tanaman cabai merah(Capsicum annum L.), urine kelinci, PGPR dari akar tanaman tauge.Abstrak
Kebutuhan cabai merah (Capsicum annum L.) terus meningkat setiap tahun sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan berkembangnya industri yang membutuhkan bahan baku cabai. Dengan permintaan cabai merah yang semakin meningkat, maka perlu dilakukan peningkatan produksi. Salah satu upaya dapat dilakukan melalui penambahan bahan alami yang dapat mempercepat proses penyuburan tanah, diantaranya adalah urine kelinci dan PGPR atau Plant Growth Promothing Rhizobakteri (Bakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman) dari akar tanaman tauge. Maka perlu dilakukan penelitian tentang respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) terhadap pemberian urine kelinci dan PGPR dari akar tanaman tauge. Varietas yang digunakan adalah varietas Ciko. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari sepuluh perlakuan. terdiri dari empat ulangan dengan masing–masing terdapat tiga polybag. Parameter penelitian meliput tinggi tanaman, jumlah buah dan bobot segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urine kelinci dan PGPR dari akar tanaman tauge 7.5 ml/liter air merupakan perlakuan yang terbaik dan dapat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman cabai merah (Capsicum annum L.). Kemudian perlakuan pemberian urine kelinci dan PGPR dari akar tauge 10 ml/liter air memberikan pengaruh yang nyata terhadap jumlah buah dan bobot segar tanaman cabai merah (Capsicum annum L.).Referensi
Ambarwati. 2007. Studi Actinomycetes yang Berpotensi Menghasilkan Antibiotik Dari Rhizosfer Tumbuhan Putri Malu (Mimosa pudica L.) dan Kucing-Kucingan (Acalypha indica L.). Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Dewi, A.I.R. 2007. Bakteri Pelarut Fosfat (BPF). Bandung. Universitas Padjadjaran..
Harahap, I.P. 2008. Studi Pendahuluan Isolasi Bakteri Rhizobium Dari Bintil Akar Tanaman Putri Malu (Mimosa pudica L.) Serta Pemanfaatannya Sebagai Pupuk Hayati (Biofertilizer) Dengan Menggunakan Bentonit Sebagai Medium Pembawa. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Kartika , B.A. 2011. Teknik Eksplorasi dan Pengembangan Bakteri Pseudomonas flourescens. Laboratorium PHP Banyumas.
Koryati, T. 2004. Pengaruh Penggunaan Mulsa Dan Pemupukan Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L.). Skripsi. Universitas Sumatera Utara.
Lestari, M.A. 2008. Pengaruh Pemupukan Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Beberapa Sayuran Indigenous. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Nasari, C. 2010. Peran Mikroba Dalam Pertanian Organik. Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Bandung.
Nugraheni, E.D. dan Paiman. 2010. Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk urin kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Skripsi. Universitas PGRI Yogyakarta.
PUSDATIN. 2013. Buletin Konsumsi Pangan. Jakarta. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.
Rahni, N.M. 2012. Efek Fitohormon PGPR Terhadap Pertumbuhan Tanaman jagung (Zea mays). Artikel Dosen Agroteknologi Universitas Haluoleo.
Satria, R.S. 2013. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Caisim (Brassica chinensis L.) Terhadap Waktu Aplikasi MOL (Mikroorganisme Lokal) Dari Rebung Bambu (Bambusa sp). Skripsi. Universitas Suryakancana Cianjur.
Satipo, Andri. 2010. Pengaruh Pupuk Anorganik Pada Tanah Gambut Terhadap Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L.). Skripsi. Universitas Riau.
Wardanah T. 2007. Pemanfaatan bakteri perakaran pemacu pertumbuhan tanaman (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) untuk mengendalikan penyakit mosaik tembakau (Tobacco Mosaic Virus) pada tanaman cabai. Skripsi Institut Pertanian Bogor.
Wiguna, J. 2011. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urin Kelinci dan Macam Pengajiran Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (cucumis sativus L.) Varietas Bella F1.Skripsi. Pemanfaatan urine kelinci dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteri) dari akar tanaman cabai (Capsicum annum L.) 45 45
Dewi, A.I.R. 2007. Bakteri Pelarut Fosfat (BPF). Bandung. Universitas Padjadjaran..
Harahap, I.P. 2008. Studi Pendahuluan Isolasi Bakteri Rhizobium Dari Bintil Akar Tanaman Putri Malu (Mimosa pudica L.) Serta Pemanfaatannya Sebagai Pupuk Hayati (Biofertilizer) Dengan Menggunakan Bentonit Sebagai Medium Pembawa. Skripsi. Universitas Sumatera Utara, Medan.
Kartika , B.A. 2011. Teknik Eksplorasi dan Pengembangan Bakteri Pseudomonas flourescens. Laboratorium PHP Banyumas.
Koryati, T. 2004. Pengaruh Penggunaan Mulsa Dan Pemupukan Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L.). Skripsi. Universitas Sumatera Utara.
Lestari, M.A. 2008. Pengaruh Pemupukan Terhadap Pertumbuhan Dan Produktivitas Beberapa Sayuran Indigenous. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Nasari, C. 2010. Peran Mikroba Dalam Pertanian Organik. Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Bandung.
Nugraheni, E.D. dan Paiman. 2010. Pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian pupuk urin kelinci terhadap pertumbuhan dan hasil tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Skripsi. Universitas PGRI Yogyakarta.
PUSDATIN. 2013. Buletin Konsumsi Pangan. Jakarta. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian.
Rahni, N.M. 2012. Efek Fitohormon PGPR Terhadap Pertumbuhan Tanaman jagung (Zea mays). Artikel Dosen Agroteknologi Universitas Haluoleo.
Satria, R.S. 2013. Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Caisim (Brassica chinensis L.) Terhadap Waktu Aplikasi MOL (Mikroorganisme Lokal) Dari Rebung Bambu (Bambusa sp). Skripsi. Universitas Suryakancana Cianjur.
Satipo, Andri. 2010. Pengaruh Pupuk Anorganik Pada Tanah Gambut Terhadap Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L.). Skripsi. Universitas Riau.
Wardanah T. 2007. Pemanfaatan bakteri perakaran pemacu pertumbuhan tanaman (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) untuk mengendalikan penyakit mosaik tembakau (Tobacco Mosaic Virus) pada tanaman cabai. Skripsi Institut Pertanian Bogor.
Wiguna, J. 2011. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Urin Kelinci dan Macam Pengajiran Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (cucumis sativus L.) Varietas Bella F1.Skripsi. Pemanfaatan urine kelinci dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteri) dari akar tanaman cabai (Capsicum annum L.) 45 45
Unduhan
Diterbitkan
2019-06-19
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.