KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN BIBIT TANAMAN KRISAN ( Chrysanthemum sp ) PRODUK BALITHI
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v8i2.522Kata Kunci:
Krisan, responden, sikap, kepuasan, atribut, IPA, CSIAbstrak
Di Indonesia, permintaan terhadap bunga krisan meningkat 25% per tahun. Selama ini negara kita masih mengimpor bibit krisan dari luar negeri. Tujuan penelitian mengidentifikasi karakteristik petani dan proses keputusan terhadap pemilihan penggunaan bibit krisan. Menganalisis sikap dan kepuasan petani terhadap pemilihan dan penggunaan bibit krisan menggunakan data primer dan data skunder. Data diolah dan dianalisis secara kualitatif (deskriptif) dan kuantitatif. Analisis kualitatif dilakukan untuk mengetahui karakteristik petani. Analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan alat analisis Important Performance Analysis (IPA) dan Customers Satisfacions Index (CSI) digunakan untuk mengukur kepuasan konsumen. Atribut yang berada pada kuadran I adalah produktivitas, jenis varietas, harga bibit, stok bibit (ketersediaan) dan ketersediaan demplot di lapangan. Kuadran ini harus ditingkatkan menjadi kuadran II. Berdasarkan hasil analisis Customer Satisfaction Index (CSI) atau indeks kepuasan konsumen menunjukkan bahwa indeks kepuasan petani terhadap penggunaan bibit krisan produk Balithi sebesar 72,80%. Nilai tersebut berada pada rentang 60% sampai dengan 80 % yang artinya petani merasa puas terhadap kinerja yang ada pada atribut-atribut bibit krisan produk Balithi.Referensi
Amaliah I, Aan Julia, Westi Riani. 2013. Pengaruh Dari Nilai-Nilai Islam Terhadap Kinerja Kerja . Mimbar, Vol. 29. No. 2. Anoraga, Pandji. 2009. Manajemen Bisnis, Cetakan Keempat. Jakarta: Rineka Cipta. Arief Muhammad Nasution .2017. Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Bunga Krisan (Crysanthemum Sp.) Di Kota Medan. Skripsi .Universitas Sumatera Utara. Bambang Irawan. 2014. Agribisnis Hortikultura: Peluang Dan Tantangan Dalam Era Perdagangan Bebas Pusat Penelitian Dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Bogor. Basu Swastha dan T. Hani Handoko. 2000. Manajemen Pemasaran (Analisa Perilaku Konsumen). Yogyakarta: BPFE UGM. ____________ 2000. Pengantar Bisnis Modern, Pengantar Ekonomi Perusahaan Modern. Jakarta: Liberty. Boeree. 2008. Berbagai Teori Karakteristik Manusia. Jakarta: Pustaka. BPS 2016. Statistik Tanaman Hias (Statistics of Ornamental Plants) Indonesia 2016. Darliah, Kurniasih, D & Handayati, W, 2010. Persilangan Dan Seleksi Untuk Mendapatkan Varietas Unggul Baru Mawar Potong Berwarna Merah. J.Hort. Vol. 20, No. 2.Engel, J.F. et.al. 1994. Consumer Behavior
Jilid 1, Alih Bahasa Budiyanto.
Jakarta:Binarupa Aksara.
http://balithi.litbang.pertanian.go.id/berit
a-251-mengenal-tanaman-hiasdan-
budidayanya.html. Diakses
20 des 2017.
http://balithi.litbang.pertanian.go.id
2016/berita-364-bunga-krisantidak-
hanya-indah.html
http://www.ahlinyakesehatanherbal.com/
kandungan-dan-manfaatchrysantenum-
bunga-krisan-untukkesehatan/
diakses tanggal 23
oktober 2017.
https://id.wikipedia.org/wiki/Preferensi
diakses tanggal 23 oktober 2017.
http://www.ahlinyakesehatanherbal.com/
kandungan-dan-manfaatchrysantenum-
bunga-krisan-untukkesehatan/
diakses tanggal 23
oktober 2017.
Juliandi A, Irfan, Manurung S. 2014.
Metodologi Penelitian Bisnis: Konsep
dan Aplikasi. Medan: UMSU
Press.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller.
2008. Manajemen Pemasaran, Jilid 1.
Jakarta: Erlangga.
Kuntjojo. 2009. Metode Penelitian.
Kediri: Universitas Nusantara
PGRI.Lungan, R. 2006. Aplikasi
Statistika dan Hitung Peluang .
Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.
Nurmalinda. Nur Qomariah Hayati 2014.
Preferensi Konsumen Terhadap
Krisan Bunga Potong dan Pot.
Jurnal Hortikultura. Volume 24 no 4
__________ .2014. Dampak Adopsi Vub
Krisan Terhadap Pengembangan
Krisan Nasional. Jurnal .
Hortikultura. Volume 24 no 8.
Perwataatmadja KA, Tanjung H. 2007.
Bank Syariah (Teori, Praktik, dan
Peranannya). Jakarta.
Putong, Iskandar. 2009. Economics :
Pengantar Mikro dan Makro. Edisi
Ketiga. Jakarta : Mitra Wacana
Media. Rencana Strategis Direktorat
Jenderal Hortikultura 2015 – 2019
Rukmana. R., & A.E. Mulyana. 1997.
Budidaya Krisan.
Yogyakarta:Kanisius..
Schiffman dan Kanuk. 2008. Perilaku
konsumen Edisi 7.Indeks: Jakarta.
Slameto Lubis, N. 2000. Adopsi Teknologi
Dan Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhinya. Medan:USU
Press.
Soedarjo, M 2010, Diseminasi teknologi
produksi stek benih besar krisan
yang sehat (bebas cendawan >
90%), murah (Rp200,00/setek) dan
seragam melalui demplot terkendali
(screen house di Jatim, daerah
istimewa Yogyakarta dan Bali
(60.000 benih),
Km.ristek.go.id/index.
php/klasifikasi/detail/20746.
Statistik Produksi Hortikultura tahun
2014. Direktorat Jenderal
Hortikultura, Kementerian
Pertanian.
Sudibyo 2002 Perilaku Konsumen dan
Kesinambungan Kebutuhan.
Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian
Pendidikan. Bandung: CV Alfabeta.
Sumarwan U. 2003. Perilaku Konsumen
Teori dan Peranannya Dalam
Pemasaran. Jakarta: Ghalia
Indonesia.
Yadi Rusyadi . 2014. Analisis Sikap Dan
Kepuasan Petani Terhadap Atribut
Benih Padi Hibrida Maro Di
Kabupaten Subang Jawa Barat.
Tesis. Institut Pertanian Bogor
Jilid 1, Alih Bahasa Budiyanto.
Jakarta:Binarupa Aksara.
http://balithi.litbang.pertanian.go.id/berit
a-251-mengenal-tanaman-hiasdan-
budidayanya.html. Diakses
20 des 2017.
http://balithi.litbang.pertanian.go.id
2016/berita-364-bunga-krisantidak-
hanya-indah.html
http://www.ahlinyakesehatanherbal.com/
kandungan-dan-manfaatchrysantenum-
bunga-krisan-untukkesehatan/
diakses tanggal 23
oktober 2017.
https://id.wikipedia.org/wiki/Preferensi
diakses tanggal 23 oktober 2017.
http://www.ahlinyakesehatanherbal.com/
kandungan-dan-manfaatchrysantenum-
bunga-krisan-untukkesehatan/
diakses tanggal 23
oktober 2017.
Juliandi A, Irfan, Manurung S. 2014.
Metodologi Penelitian Bisnis: Konsep
dan Aplikasi. Medan: UMSU
Press.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller.
2008. Manajemen Pemasaran, Jilid 1.
Jakarta: Erlangga.
Kuntjojo. 2009. Metode Penelitian.
Kediri: Universitas Nusantara
PGRI.Lungan, R. 2006. Aplikasi
Statistika dan Hitung Peluang .
Yogyakarta: Penerbit Graha Ilmu.
Nurmalinda. Nur Qomariah Hayati 2014.
Preferensi Konsumen Terhadap
Krisan Bunga Potong dan Pot.
Jurnal Hortikultura. Volume 24 no 4
__________ .2014. Dampak Adopsi Vub
Krisan Terhadap Pengembangan
Krisan Nasional. Jurnal .
Hortikultura. Volume 24 no 8.
Perwataatmadja KA, Tanjung H. 2007.
Bank Syariah (Teori, Praktik, dan
Peranannya). Jakarta.
Putong, Iskandar. 2009. Economics :
Pengantar Mikro dan Makro. Edisi
Ketiga. Jakarta : Mitra Wacana
Media. Rencana Strategis Direktorat
Jenderal Hortikultura 2015 – 2019
Rukmana. R., & A.E. Mulyana. 1997.
Budidaya Krisan.
Yogyakarta:Kanisius..
Schiffman dan Kanuk. 2008. Perilaku
konsumen Edisi 7.Indeks: Jakarta.
Slameto Lubis, N. 2000. Adopsi Teknologi
Dan Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhinya. Medan:USU
Press.
Soedarjo, M 2010, Diseminasi teknologi
produksi stek benih besar krisan
yang sehat (bebas cendawan >
90%), murah (Rp200,00/setek) dan
seragam melalui demplot terkendali
(screen house di Jatim, daerah
istimewa Yogyakarta dan Bali
(60.000 benih),
Km.ristek.go.id/index.
php/klasifikasi/detail/20746.
Statistik Produksi Hortikultura tahun
2014. Direktorat Jenderal
Hortikultura, Kementerian
Pertanian.
Sudibyo 2002 Perilaku Konsumen dan
Kesinambungan Kebutuhan.
Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian
Pendidikan. Bandung: CV Alfabeta.
Sumarwan U. 2003. Perilaku Konsumen
Teori dan Peranannya Dalam
Pemasaran. Jakarta: Ghalia
Indonesia.
Yadi Rusyadi . 2014. Analisis Sikap Dan
Kepuasan Petani Terhadap Atribut
Benih Padi Hibrida Maro Di
Kabupaten Subang Jawa Barat.
Tesis. Institut Pertanian Bogor
Unduhan
Diterbitkan
2018-12-17
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.