UJI FORMULASI MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS BEKATUL PADI PANDANWANGI DENGAN PENAMBAHAN BAWANG DAYAK DAN JAHE MENGGUNAKAN METODE RSM (RESPONSE SURFACE METHOD
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v8i1.355Kata Kunci:
Bekatul Padi Pandanwangi, Bawang Dayak, Minuman Fungsional, Uji Organoleptik, RSM (Response Surface Method).Abstrak
Bekatul merupakan salah satu hasil samping dari proses penggilingan atau penyosohan padi menjadi beras. Kurangnya pengetahuan masyarakat akan kandungan gizi dari bekatul serta manfaatnya bagi kesehatan mengakibatkan bekatul sering dijadikan sebagai bahan pakan ternak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan bekatul sebagai minuman fungsional yang diminati dan mempunyai nilai manfaat bagi kesehatan. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan April hingga bulan Juli tahun 2017 bertempat di laboratorium pangan Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana Cianjur. Penelitian ini menggunakan 5 formulasi penggunaan bekatul padi Pandanwangi, bawang dayak dan jahe. Formula 0 (F0): kontrol = bekatul 100%, formula 1 (F1): Bekatul 70% + Bawang Dayak 30% + Jahe 0%, formula 2(F2): Bekatul 70% + Bawang Dayak 20% + Jahe 10%, formula 3 (F3): Bekatul 70% + Bawang Dayak 10% + Jahe 20%, formula 4 (F4): BK 70% + BD 0% + J 30%. Pengujian organoleptik dilakukan oleh 20 orang panelis biasa dan 1 orang panelis ahli dengan parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian menunjukan bahwa formula minuman fungsional berbahan dasar bekatul padi Pandanwangi dengan penambahan bawang dayak dan jahe yang paling diminati oleh panelis yaitu formula 3 (F3): Bekatul 70% + Bawang Dayak 10% + Jahe 20%, karena mendapat nilai optimasi rata-rata paling tinggi dari segi warna, aroma, tekstur dan rasa.
Referensi
Ardiansyah. 2011. Mengenal Bekatul Lebih Jauh. Rubrik Kesehatan Majalah 1000 Guru Edisi Bulan Oktober Tahun 2011.
Astawan. 2009. Bekatul Gizinya Kaya Betul. Diakses dari http://www.kompas.com pada tanggal 24 Juni 2017.
Auliana, R. 2011. Manfaat Bekatul dan Kandungan Gizinya. Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Perumahan Puri Domas Sempu Wedomartani Ngemplak: Sleman, Yogyakarta. 16 April 2011.
Badan Pusat Statistik. 2013. Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai (Angka Sementara Tahun 2012). Berita Resmi Statistik Badan Pusat Statistik. No. 20/03/ Th. XVI, 1 Maret 2013.
Departemen kesehatan RI. 2000. Parameter standar umum ekstrak tumbuhan obat. Direktorat jendral pengawasan obat dan makanan: jakarta.
Fellows, P. 1990. Dehydration. In Encyclopedia of Food Science and Technology. Volume 1. Jhon Wiley and Sons, Inc.New York
Fellows, P.J. 1992. Food Processing Technology: Principles and Practise. Ellis Horwood Limited. New York.
Mazza. 1998. Functional Foods: Biochemical and Processing Aspects. G. Mazza, ed. Lancaster, PA: Technomic Publishing Co., Inc., 437 pp, 1998.
Mazza, G dan R. Brouillard. 1987. Recent Developments in the Stabilization of Anthocyanins in Food Product. Journal of Food Chemistry. 25:207-222.
Montgomery, D.C. (2009). Design and Analysis of Experiments. Ed ke-7. New York, John Wiley & Sons, inc.
Sunaryo, S. 2008. Optimasi Multi Respon Dengan Pendekatan Fungsi Desirability Untuk Rancangan Gabungan Mixture Design Dan Orthogonal Array Dari Taguchi Pada Proses Pembuatan Lem di PT XYZ. J. Ilmiah Sains Dan Teknologi. Vol. (7). 2: 106 – 113.
Syamsul, E. S. 2015. Formulasi Ekstrak Umbi Bawang Tiwai (Eleutherine americana) Dalam Sediaan Krim Anti Acne. Traditional Medicine Journal. 20(3). September 2015.
Trihaditia, R. 2015. Penentuan Formulasi Optimum Pada Pembuatan Minuman Fungsional Rambut Jagung Dengan Penambahan Madu Dan Jeruk Nipis Menggunakan Metode RSM (Response Surface Method). Tesis. Fakultas Teknologi Pangan UNPAS. Bandung.
Usman. 2015. Buku Persyaratan Permohonan Pendaftaran Indikasi Geografis Beras Pandanwangi. Masyarakat Pelestari Padi Pandanwangi (MP3C): Cianjur
Utomo, D. 2013. Pembuatan serbuk Effervescent Murbei (Morus Alba L.) Dengan Konsentrasi Maltodekstrin dan Suhu Pengering. Jurnal Teknologi Pangan Vol.5 No.1 Juni 2013.
Watts, B.M., Ylimaki, G.L., Jefry, L.E and Elins, L.G. 1993. Dasar-dasar Metode Sensori Untuk Evaluasi Pangan. Diterjemahkan oleh Purwadi. Fakultas Peternakan. Universitas Brawijaya. Malang.
Watts BM, Ylimaki GL, Jeffery LE, dan Elias LG. 1989. Basic Sensory Methods for Food Evaluation. The International Development Research Centre. Ottawa.
Widarta, R. 2014. Stabilitas Aktivitas Antioksidan Ekstak Bekatul Beras Merah Terhadap Oksidator dan Pemanasan Pada Berbagai pH. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. Vol. 25 No. 2 Tahun 2014. Universitas Udayana: Denpasar
Widowati, S. 2001. Pemanfaatan Hasil Samping Penggilingan Padi dalam Menunjang Sistem Agroindustri di Pedesaan. Buletin AgroBio 4(1):33-38. Balai Penelitian Bioteknologi Tanaman Pangan, Bogor.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.