PERAN SERTA PEREMPUAN DALAM PROGRAM TERPADU P2WKSS POKJA III DI DESA KERTAJAYA KECAMATAN CIRANJANG KABUPATEN CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v3i1.316Abstrak
Program pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan dilakukan sebagai upaya
pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Untuk mengetahui sejauh mana peran serta
perempuan dan manfaat yang dirasakan oleh peserta kegiatan maka dilakukan penelitian mengenai
peran serta perempuan dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III yang dilaksanakan di Desa
Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan adalah
deskriptif dimana data primer maupun sekunder yang telah terkumpul diolah untuk dianalisis dan
dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran serta perempuan dalam Program
Terpadu P2WKSS Pokja III masih rendah atau minim dikarenakan waktu pelaksanaan
penyuluhan atau pembinaan tidak sesuai dan rendahnya tingkat pendidikan serta modal yang
dimiliki. Peran responden hanya sebatas anggota, namun tingkat motivasi dan manfaat yang
dirasakan sudah cukup tinggi. Manfaat yang dirasakan oleh responden dari program ini berupa
peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Untuk meningkatkan peran serta hendaknya lebih
melibatkan responden dalam setiap tahapan pelaksanaan, mulai dari perencanaan sampai dengan
proses evaluasi.
Referensi
Panduan Penguatan Menejemen
Lembaga Swadaya Masyarakat.
Jakarta : Sekretariat Bina Desa
dengan dukungan AusAID
melalui Indonesia HIV/AIDS
and STD Prevention and Care
Project.
Holil Soelaiman. 1980. Partisipasi Sosial
dalam Usaha Kesejahteraan
Sosial. Bandung.
Kementrian Pemberdayaan Perempuan
RI. 2007. Pedoman Umum
Revitalisasi Program Program
Terpadu Peningkatan Peranan
Wanita Menuju Keluarga Sehat
dan Sejahtera. Jakarta
Lucie Setiana. (2005). Teknik Penyuluhan
dan Pemberdayaan Masyarakat.
Bogor : Ghalia Indonesia.
Purbayu Budi Santosa dan Ashari. 2005.
Analisis Statistik dengan
Microsoft Excel dan SPSS.
Yogyakarta : Penerbit Andi.
Riduwan. 2007. Metode dan Teknik
Menyusun Tesis. Bandung : CV.
Alfabeta.
Rukminto Adi, Isbandi. 2007.
Perencanaan Partisipatoris
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.