PEMILIHAN SUMBER PEBIAYAAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN SUKOMORO KABUPATEN NGANJUK
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v13i1.3082Kata Kunci:
pembiayaan formal, pembayaan informal, bawang merahAbstrak
Pemodalan menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi oleh petani bawang merah di Sukomoro, apalagi biaya usahatani yang terus menigkat seiring dengan harga sewa lahan dan input yang terus mengalami kenaikan. Guna memenuhi kebutuhan modal, petani mempunyai dua alternative Lembaga pembiayaan yaitu Lembaga formal dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mepengaruhi keputusan petani dalam memilih lembaga pembiayaan. Data primer dikumpulkan dengan wawancara terstruktu terhadap 48 orang petani di Sukomoro. Data dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemilihan Lembaga pembiayaan adalah Pendidikan, luas lahan, dan jumlah kredit.Referensi
Anwarudin, O., Sumardjo, Satria, A., dan Fatchiya, A. 2020. Peranan Penyuluh Pertanian dalam Mendukung Keberlanjutan Agribisnis Petani Muda di Kabupaten Majalengka. Jurnal Agribisnis Terpadu, 13(1), 17–36.
Ashari. 2009. Optimalisasi Kebijakan Kredit Program Sektor Pertanian. Analisis Kebijakan Pertanian Vol. 7 No.1: 21-42
Basuki, RS. 2014. Indentiffikasi Permasalahan dan Analisis Usahatani Bawang Merah di Dataran Tinggi pada Musim Hujan di Kabupaten Majalengka. J. Hort. Vol. 24 No. 3: 266-275
BPS. 2022a. Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2022. BPS. Surabaya.
BPS. 2022b. Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2022. BPS. Semarang.
BPS. 2022c. Kabupaten Nganjuk Dalam Angka 2022. BPS. Nganjuk.
Fakhrullah, A. 2016. Peranan Sumber Modal NonBank Terhadap Perkembangan Usaha Pedagang Pasar Tradisional di PPS Merjosari. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Vol.3 No.2: 1-8
Farianto, A., Karyani, T., dan Trimo, L. 2021. Komparasi Pendapatan Ushaatani Bawang Merah Berdasarkan Sumber Pembiayaan di Kabupaten Nganjuk. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 9 No.2: 88 - 104
Fauzan, M. 2014. Profitabilitas dan Efisiensi Teknis Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul dan Nganjuk. SEPA Vol. 11 No.1: 35-48
Hardana, A.E., Pratiwi, D.E., dan Ambayoen, M.A. 2019. Analisis Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Hortikultura Dalam Mengakses Pembiayaan Mikro di Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Basah Universita sLambung Mangkurat 19 April Vol. 4 No. 1: 38-44
Hasan, F. 2020. Metode Riset Bisnis. UTM Press. Bangkalan.
Hasan, F., Darwanto, D.H., Masyhuri, dan Adiyoga, W. 2016. Risk Management Strategy on Shallot Farming in Bantul and Nganjuk Regency. Ilmu Pertanian (Agricultural Science) Vol. 1 No.2: 080 – 087
Ibrahim, A. dan Bauer, S. 2013. Access to Micro credit and Its Impact in Farm Profit Among Rural Farmers in Dryland of Sudan. Global Advanced Research Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 3: 88-102.
Ihsannudin. 2012. Cara Simpel Belajar Statistik. UTM Press. Bangkalan
Irawan, B. dan Ariningsih, E. 2014. Agribisnis Sayuran dan Buah: Peluang Pasar, Dinamika Produksi dan Strategi Peningkatan Daya Saing dalam Haryono (Ed). Memperkuat Daya Saing Produk Pertanian. IAARD Press. Jakarta.
Irawan, B. 2016. Pelayanan Kredit Nonformal di Pedesaan Sulawesi Selatan. Jurnal Agro Ekonomi Vo. 8 No.2: 23-45
Pratiwi, D.E., Ambayoen, M.A., dan Hardana. 2019. Studi Pembiayaan Mikro Petani Dalam Pengambilan Keputusan Untuk Kredit Formal dan Kredit Informal. HABITAT Vol. 30, No.1: 35-43
Rahayu, L. 2015. Aksesibilitas Petani Bawang Merah Terhadap Lembaga Keuangan Mikro Sebagai Sumber Pembiayaan. Jurnal AGRARIS Vol. 2 No. 1: 52-
Saediman, H., Indarsyih, Y., dan Abadi, M. 2019. Status Pembiayaan Pertanian pada Sistem Agribisnis Padi Sawah di Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Vol. 21 No. 2: 79-85.
Salangka, R.R., Katiandagho, T.M., Rumagit, G.A.J., dan Pangemanan. 2013. Peran Lembaga Kredit Informal Bagi Petani Padi Sawah di Desa Wolaang Kecamatan Langowan Timur. Cocos Vol. 2 No.2: 1-18
Saqib, S. E., Kuwornu, J.K.M., Panezia, S., dan Ali, U. 2018. Factors Determining Subsistence Farmers' Access to Agricultural Credit In Flood-Prone Areas Of Pakistan. Kasetsart Journal of Social Sciences Vol. 39 No. 2: 262-268
Sucipto. 2014. Kedewasaan Dalam Akad Nikah Dalam Perspektif Interdisipliner. ASAS Vol. 6 No.4: 38 – 53
Wihara,D.S. 2018. Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank dari Sudut Pandang Pedagang Pasar Tradisional. Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Nusantara PGRI. Kediri
Ashari. 2009. Optimalisasi Kebijakan Kredit Program Sektor Pertanian. Analisis Kebijakan Pertanian Vol. 7 No.1: 21-42
Basuki, RS. 2014. Indentiffikasi Permasalahan dan Analisis Usahatani Bawang Merah di Dataran Tinggi pada Musim Hujan di Kabupaten Majalengka. J. Hort. Vol. 24 No. 3: 266-275
BPS. 2022a. Provinsi Jawa Timur Dalam Angka 2022. BPS. Surabaya.
BPS. 2022b. Provinsi Jawa Tengah Dalam Angka 2022. BPS. Semarang.
BPS. 2022c. Kabupaten Nganjuk Dalam Angka 2022. BPS. Nganjuk.
Fakhrullah, A. 2016. Peranan Sumber Modal NonBank Terhadap Perkembangan Usaha Pedagang Pasar Tradisional di PPS Merjosari. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Vol.3 No.2: 1-8
Farianto, A., Karyani, T., dan Trimo, L. 2021. Komparasi Pendapatan Ushaatani Bawang Merah Berdasarkan Sumber Pembiayaan di Kabupaten Nganjuk. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Vol. 9 No.2: 88 - 104
Fauzan, M. 2014. Profitabilitas dan Efisiensi Teknis Usahatani Bawang Merah di Kabupaten Bantul dan Nganjuk. SEPA Vol. 11 No.1: 35-48
Hardana, A.E., Pratiwi, D.E., dan Ambayoen, M.A. 2019. Analisis Faktor –Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Petani Hortikultura Dalam Mengakses Pembiayaan Mikro di Jawa Timur. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Basah Universita sLambung Mangkurat 19 April Vol. 4 No. 1: 38-44
Hasan, F. 2020. Metode Riset Bisnis. UTM Press. Bangkalan.
Hasan, F., Darwanto, D.H., Masyhuri, dan Adiyoga, W. 2016. Risk Management Strategy on Shallot Farming in Bantul and Nganjuk Regency. Ilmu Pertanian (Agricultural Science) Vol. 1 No.2: 080 – 087
Ibrahim, A. dan Bauer, S. 2013. Access to Micro credit and Its Impact in Farm Profit Among Rural Farmers in Dryland of Sudan. Global Advanced Research Journal of Agricultural Science Vol. 2 No. 3: 88-102.
Ihsannudin. 2012. Cara Simpel Belajar Statistik. UTM Press. Bangkalan
Irawan, B. dan Ariningsih, E. 2014. Agribisnis Sayuran dan Buah: Peluang Pasar, Dinamika Produksi dan Strategi Peningkatan Daya Saing dalam Haryono (Ed). Memperkuat Daya Saing Produk Pertanian. IAARD Press. Jakarta.
Irawan, B. 2016. Pelayanan Kredit Nonformal di Pedesaan Sulawesi Selatan. Jurnal Agro Ekonomi Vo. 8 No.2: 23-45
Pratiwi, D.E., Ambayoen, M.A., dan Hardana. 2019. Studi Pembiayaan Mikro Petani Dalam Pengambilan Keputusan Untuk Kredit Formal dan Kredit Informal. HABITAT Vol. 30, No.1: 35-43
Rahayu, L. 2015. Aksesibilitas Petani Bawang Merah Terhadap Lembaga Keuangan Mikro Sebagai Sumber Pembiayaan. Jurnal AGRARIS Vol. 2 No. 1: 52-
Saediman, H., Indarsyih, Y., dan Abadi, M. 2019. Status Pembiayaan Pertanian pada Sistem Agribisnis Padi Sawah di Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo Vol. 21 No. 2: 79-85.
Salangka, R.R., Katiandagho, T.M., Rumagit, G.A.J., dan Pangemanan. 2013. Peran Lembaga Kredit Informal Bagi Petani Padi Sawah di Desa Wolaang Kecamatan Langowan Timur. Cocos Vol. 2 No.2: 1-18
Saqib, S. E., Kuwornu, J.K.M., Panezia, S., dan Ali, U. 2018. Factors Determining Subsistence Farmers' Access to Agricultural Credit In Flood-Prone Areas Of Pakistan. Kasetsart Journal of Social Sciences Vol. 39 No. 2: 262-268
Sucipto. 2014. Kedewasaan Dalam Akad Nikah Dalam Perspektif Interdisipliner. ASAS Vol. 6 No.4: 38 – 53
Wihara,D.S. 2018. Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank dari Sudut Pandang Pedagang Pasar Tradisional. Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Nusantara PGRI. Kediri
Unduhan
Diterbitkan
2023-06-07
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.