EVALUASI PENERAPAN SOP PANEN DAN PASCA PANEN PADI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN DI DESA KARANGWANGI KECAMATAN CIRANJANG KABUPATEN CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v2i2.297Abstrak
Masalah utama yang dihadapi dalam penanganan panen dan pasca panen padi adalahtingginya kehilangan hasil (losses) baik secara kuantitatif maupun kualitatif, hal tersebut
berdampak kepada tingkat pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah : (1). Mengetahui
tingkat penerapan penanganan panen dan pasca panen. (2). Mengetahui persentase kehilangan
hasil dalam panen dan pasca panen serta dampaknya terhadap pendapatan petani. Metode yang
digunakan adalah statistik deskriptif serta rumus menghitung kehilangan hasil . Penelitian
dilakukan di Desa Karangwangi Kec. Ciranjang Kab. Cianjur. Hasil penelitian ini adalah :
Persentase petani yang melaksanakan panen sesuai SOP sebesar 46,66 % dan pasca panen sesuai
SOP sebesar 26,66 %. Rata-rata kehilangan hasil sebesar 10,11 %. Dampak penurunan
pendapatan bagi petani berkisar antara Rp. 441.768 – 10.735.982,26.
Referensi
Balai Besar Litbang Pasca Panen
pertanian. 2010. Data Pasca
Panen. Jakarta
Balai Pengembangan Sertifikasi Benih.
2006. Hasil – Hasil Penelitian
BB Pasca Panen Berkenaan
Dengan Kehilangan Hasil Padi
pada Saat Panen dan Pasca Panen.
Workshop Pengukuran Kehilangan
Hasil Padi. Jakarta
BPTP Mekanisasi Pertanian. 2011.
Alat dan Mesin Pertanian.
Bandung
Broto, et al. 2006. Hasil – Hasil
Penelitian BB Pasca Panen
Berkenaan Dengan Kehilangan
Hasil Padi pada Saat Panen dan
Pasca Panen. Workshop
Pengukuran Kehilangan Hasil
Padi, Jakarta.
Damardjati. D.S, H. Suseno dan S.
Wijandi. 1991. Penentuan
Umur Panen Optimum Padi
Sawah (Oryza sativa L).
Penelitian Pertanian . Jakarta.
Departemen Pertanian. 2008. Pedoman
Budidaya Padi Palawija dan
Sayuran, Jakarta.
Kartasaspoetra, 2009. Penelitian
Kehilangan Hasil Panen dan Pasca
Panen Padi Rineka Cipta.
Jakarta.
Kountur, R. 2004. Metode Penelitian,
untuk Penulisan Skripsi dan Tesis.
Penerbit PPM. Jakarta.
Nugraha, S. 2011. Balai Penelitian dan
Pengembangan Pasca Panen.
Jakarta
Nugraha, S. R. Thahir dan Sudaryono.
2007. Keragaan Kehilangan Hasil
Pascapanen Padi pada 3 (tiga)
Agroekosistem. Buletin
Teknologi Pasca panen
Pertanian. Jakarta.
Potensi Desa Karangwangi. 2010
Setijaningsih. 2002. Strategi
Pengembangan Ekonomi Melalui
Pengembangan Petanian. PT. Bina
Rena pariwisata. Jakarta.
Sugyono. 2009. Statistik Untuk
Penelitian. Alpabeta. Jakarta
pertanian. 2010. Data Pasca
Panen. Jakarta
Balai Pengembangan Sertifikasi Benih.
2006. Hasil – Hasil Penelitian
BB Pasca Panen Berkenaan
Dengan Kehilangan Hasil Padi
pada Saat Panen dan Pasca Panen.
Workshop Pengukuran Kehilangan
Hasil Padi. Jakarta
BPTP Mekanisasi Pertanian. 2011.
Alat dan Mesin Pertanian.
Bandung
Broto, et al. 2006. Hasil – Hasil
Penelitian BB Pasca Panen
Berkenaan Dengan Kehilangan
Hasil Padi pada Saat Panen dan
Pasca Panen. Workshop
Pengukuran Kehilangan Hasil
Padi, Jakarta.
Damardjati. D.S, H. Suseno dan S.
Wijandi. 1991. Penentuan
Umur Panen Optimum Padi
Sawah (Oryza sativa L).
Penelitian Pertanian . Jakarta.
Departemen Pertanian. 2008. Pedoman
Budidaya Padi Palawija dan
Sayuran, Jakarta.
Kartasaspoetra, 2009. Penelitian
Kehilangan Hasil Panen dan Pasca
Panen Padi Rineka Cipta.
Jakarta.
Kountur, R. 2004. Metode Penelitian,
untuk Penulisan Skripsi dan Tesis.
Penerbit PPM. Jakarta.
Nugraha, S. 2011. Balai Penelitian dan
Pengembangan Pasca Panen.
Jakarta
Nugraha, S. R. Thahir dan Sudaryono.
2007. Keragaan Kehilangan Hasil
Pascapanen Padi pada 3 (tiga)
Agroekosistem. Buletin
Teknologi Pasca panen
Pertanian. Jakarta.
Potensi Desa Karangwangi. 2010
Setijaningsih. 2002. Strategi
Pengembangan Ekonomi Melalui
Pengembangan Petanian. PT. Bina
Rena pariwisata. Jakarta.
Sugyono. 2009. Statistik Untuk
Penelitian. Alpabeta. Jakarta
Unduhan
Diterbitkan
2018-03-20
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.