EKSPLORASI SERANGGA PADA PERTANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) YANG MENGHASILKAN DAN YANG BELUM MENGHASILKAN DI DESA BELACAN KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v13i1.2927Kata Kunci:
Serangga, Eksplorasi, Kakao, Musuh AlamiAbstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao, yang sangat berpengaruh pada produktivitas tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi serangga pada tanaman kakao yang menghasilkan dan yang belum menghasilkan serta mengetahui berpotensi musuh alami yang terdapat di dua lahan tanaman kakao (Theobroma cacao L.) di Desa Belacan Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya dan Laboratorium Hama Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas AL Muslim, Matang Glumpang dua pada bulan April sampai September 2022. Metode sampling dilakukan menggunakan transek garis di tiga stasiun dan setiap statiun ditarik dua transek. Sampel dikumpulkan menggunakan teknik perangkap jebak dan teknik perangkap jaring serta piring kuning. Data yang dianalisis berupa data kualitatif yaitu jenis serangga dan data kuantitatif yaitu kepadatan populasi. Hasil penelitian menunjukkan serangga yang tertangkap, pada lahan kakao terdiri dari 10 ordo dan 66 famili. Nilai indeks keanekaragaman serangga pada lahan belum menghasilkan adalah 1,88 (sedang), sedangkan nilai indeks keanekaragaman serangga pada lahan menghasilkan sebesar 3,34 (sedang) nilai indeks kemerataan serangga pada lahan belum menghasilkan adalah 0,78 (tinggi), sedangkan pada lahan yang menghasilkan adalah 0,85.
Referensi
Borror DJ., Triplehorn CA., dan Johson NF. (1992). Pengenalan Pelajaran Serangga Edisi Keenam. Diterjemahkan oleh Soetiyono Partosoedjono.. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Desmier de Chenon R, Sipayung, A, Sudharto PS. (1989). The importance of natural enemies on leaf-eating caterpillars in oil palm plantations in Sumatra. Indonesia-uses and possibilities. Di dalam Jalani BS, Zin Zamawi Z, Paranjothy K, Ariffin D, Rajanaidu N, Cheach SC, Basri MW, Henson IE, Tayeb MD, editor PORIM International Palm Oil Development Conference. Bangi Palm Oil Research Institute. 245-262.
Dinas Perkebunan Aceh. (2019). Luas Tanaman dan Produksi Coklat Tanaman Rakyat menurut Kabupaten. Badan Pusat Statistik. Diakses pada tanggal 12 Agustus 2022, dari http://www.sumut.bps.go.id
Firdaus Lubis, Muhammad dan Iskandar Lubis .2018. Analisi Poduksi Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di Kebun Buatan, Kabupaten Pelalawan Riau. Dapartermen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor
Goulet H and Huber JT (1993). Hymnotera of the World: An Identification Guide to Families. Canada Communications Group, Ottawa.
Haneda, N.F., C. Kusuma dan F.D Kusuma. 2013. Keanekaragaman Serangga di Ekosistem Mangrove. J. Silvikultur Tropika, 4 (2): 42-46. Int. Pest Manage 46(4); 257-266.
Kalshoven. 1981. The Pests of Crops in Indonesia. Laan PA van der, penerjemah Jakarta: Ichtiar Baru-Van Hoeven. Terjemahan dari: De Plagen van de Culture Gewassen in Indonesia. P.T Ichtiar Baru. Jakarta
Krebs. 1978. Ecology. The Experimental Analysis of Distribution and Abudance. Third Edition. Harper and Row Publisher, New York.
Mahrub E. 1997. Struktur Komunitas Arthropoda Pada Ekosistem Padi Tanpa Perlakuan Insektisida. Dalam Kumpulan Prosiding Konggres Perhimpunan Entomologi Indonesia V dan Simposium Entomologi. Bandung, 24 – 26 Juni 1997. Bandung.
Michael P. 1995. Metode Ekologi untuk Penyelidikan Tanaman Lapangan dan Laboratorium. Terjemahan Yanti R. Koester. UI Press. Jakarta.
Nahlunnisa H. Ervizal A.M. Z dan Yanto S. 2016. Keanekaragaman Spesies Tumbuhan di Areal Nilai Konservasi Tinggi (NKT) Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Riau. J. Media Konservasi v. 21 (1) 91-98.
Regnault-Roger C. 2005. New Insecticides of Plant Origin for the Third Millenium. In: Regnault_Roger BJR, Philogene C, Vincent. C, editors. Biopesticides of plant Origin: Lavoisier Publishing Inc. p 17-35.
Rauf A., Shepord BM., Johnson MW. 2000. Leafminers in Vegetales, Ornamental Plants and Weeds in Indonesia: Survey of Host Crops, Species Composition and Parasitoid.
Siswanto dan Karmawati E. 2012. Pengendalian Hama Utama Kakao (Conopomorpha cramerella dan Helopeltis spp.) dengan Pestisida Nabati dan Agens Hayati. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan. Bogor.
Sulistyowati E., Wahyudi T., Panggabean TR., dan Pujiyanto. 2009. Panduan Lengkap Budidaya Kakao. Penebar Swadaya. Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.