PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v2i1.286Abstrak
Proses pembibitan albasia sering terbentur berbagai masalah, yang salah satunya adalah
daya perkecambahan benih albasia yang relatif rendah, karena kulit biji albasia memiliki tekstur
yang liat, padat dan kuat sehingga menyulitkan proses imbibisi untuk pemecahan masa dormansi
benih yang berkaitan erat dengan proses inisiasi perkecambahan. Hal ini menyebabkan daya
kecambah benih Albasia kurang dari 50%. Implikasi masalah ini adalah benih tersebut mati dan
harus diganti dengan menyemai benih baru sehingga mengakibatkan pemborosan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi perendaman Gibberelin terhadap aksellerasi
perkecambahan dan pemecahan dormansi albasia dengan menggunakan rancangan percobaan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Konsentrasi
Gibberelin yang diberikan pada pembibitan adalah sebagai berikut: A = 0 ppm B = 200 ppm C
= 250 ppm D = 300 ppm E = 350 ppm F = 400 ppm. Hasil menunjukan bahwa pengaruh
perendaman ZPT Giberelin berpengaruh nyata dalam memecahkan masa dormansi, mempercepat
perkecambahan, inisiasi kemunculan daun dan tinggi bibit. Konsentrasi 300 ppm larutan giberelin
memberikan hasil optimal dalam mematahkan masa dormansi, mempercepat inisiasi kemunculan
organ-organ penting dan pertumbuhan vegetatif.
Referensi
http.//www.lablink.or.id. accesed 7
Juli 2008.
Bioma, 2008. peran Zat Pengatur
Tumbuh (ZPT) dalam
Pertambahan dan Perkembangan
Tumbuhan. UNDIP
Manurung, S.O. 1985. Penggunaan
Hormon dan Zat Pengatur
Tumbuh pada Kedelai. Hal
231-242. dalam S.
Somaatmadja, M.
Ismainudji, Sumarmo et al.
Kedelai. Badan Penelitian
dan Pengembangan
Pertanian. Bogor
Santosa, Sujarwati. 2003. Perkecambahan
Pada Palem Jepang Akibat
Perendaman. Universitas Gajah
Mada.
Sutopo.a A. 1985. Katalog Dormansi. PT.
Gramedia. Jakarta
Sutopo,b Lita. 2002 Teknologi Benih. PT.
Raja Grafindo Jakarta Persada,
Jakarta. Jakarta. P.1-52
Wuriyani,a. 2008. Pengaruh batang
utama dan Giberelin terhadap
per tumbuhan dan hasil Mawar
Cherrly Brandy. Wuryan’s
weblog. Html.
Wuriyani,b. 2008. Peran Giberelin,
pupuk, dan Paklobutrazol pada
pembesaran subang Gladiol Asal
biji. Wuryan’S weblog.htm
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.