DAMPAK PEMEKARAN TERHADAP PEMBANGUNAN PERTANIAN KOTA CIMAH
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v2i1.280Abstrak
Semenjak menjadi kota otonom Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Cimahi
mengalami kenaikan. Dari sisi sektoral, laju pertumbuhan tiap sektor masih diatas empat persen
kecuali sektor : pertanian, konstruksi, pengangkutan dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan
mengetahui dampak pemekaran terhadap pembangunan pertanian Kota Cimahi. Metode analisis
yang digunakan yakni statistik deskriptif dan analisis partisipatif. Hasil penelitian menunjukan :
pertumbuhan sektor pertanian mengalami penurunan, kontribusi sektor pertanian dalam PDRB
Kota Cimahi semakin kecil, terjadi alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian serta kesejahteraan
masyarakat desa yang belum berubah.
Referensi
Pemekaran Wilayah terhadap Perekonomian
Wilayah dan Kesejahteraan
Masyarakat (Tesis). Bogor :
Pascasarjana IPB.
Anonymous, Peraturan Pemerintah
Nomor 129 Tahun 2000 tentang
Persyaratan Pembentukan dan Kriteria
Pemekaran, Penghapusan dan Penggabungan
Daerah.
_______. Undang – undang Republik
Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang
Pemerintahan Daerah.
_______. Undang – undang Republik
Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang
Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Arsyad, L. 1999. Pengantar Perencanaan
dan Pembangunan Ekonomi Daerah.
Jogjakarta : PT. BPFE.
BPS. 2006. Profil Pemerintah Kota Cimahi.
_______. 2002. 2006. Kota Cimahi
dalam Angka.
Rustiadi, E, S. Saefulhakim dan D.R.
Panuju. 2004. Diktat
Perencanaan dan Pengembangan
Wilayah. Bogor : Fakultas
Pertanian IPB.
Sumaryanto, Hermanto, E.
Pasandaran. 1995. Dampak
Alih Fungsi Lahan Sawah
terhadap Pelestarian Swasembada
Beras dan Sosial Ekonomi
Pertanian. Makalah Lokakarya
Persaingan dalam
Pemanfaatan Sumberdaya
Lahan dan Air : Dampaknya
Terhadap Keberlanjutan
Swasembada Pangan. Bogor
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.