PERLAKUAN MEDIA TANAM DENGAN PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v6i1.269Abstrak
Tomat (Solanum lycopersicum) adalah tumbuhan dari keluarga solanaccae yang dapat tumbuh
dengan siklus hidup singkat dan tidak mengenal musim. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam
peningkatan dan hasil produksi tanaman tomat diantaranya yaitu menggunakan media tanam alami,
seperti pupuk kompos, kascing dan pupuk kandang untuk meminimalisir penggunaan pupuk kimia
sintetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa media tanam terhadap tinggi
tanaman, jumlah buah, bobot buah, banyak daun tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan
April sampai Juli 2015 di Green House Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan (P4TK) Pertanian, Cianjur, Jawa Barat. Penelitian menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 6 ulangan, yaitu: tanah (kontrol), (tanah
+ kascing), (tanah +
pupuk kandang sapi), (tanah + pupuk kandang ayam), (tanah + pupuk kandang kambing). Pengujian
hipotesis dilakukan dengan menggunakan ANOVA dengan taraf 95%, lalu dilanjutkan dengan uji
Tukey untuk melihat pengaruh interaksi antar perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa
perlakuan (tanah + kascing), dengan perbandingan media tanam (1:1) berpengaruh nyata terhadap
pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah buah, bobot buah, banyak daun tanaman tomat.
Referensi
Indonesia
Atiyeh, R.M., J. Dominguez, S. Subler,
and C.A. Edwars. 2000.
Changes in biochemical
properties of cow manure
during processing by
wearthworm (Eisenia andrei) and
the effects on seedling growth.
Pedobiologia 44:709-7724
Eti Farda Husin. 1994. Mikoriza Fakultas
Pertanian Universitas Andalas
Padang, 151 hal.
Balitra,2015. Mengenal Pupuk Fosfat dan
Fungsinya bagi Tanaman.
http://balittra.litbang.pertanian.g
o.id/index.php?option=com_con
tent&view=article&id=1573&Ite
mid=5
Goldsworthy, P. R. Dan Fisher, N. M.
1992. Fisiologi Tanaman Budidaya
Tropika. Gadjah Mada University
Press. Yogyakarta.
Hardjowigeno. S. 2010. Ilmu Tanah.
Akademik Pressindo, Jakarta.
Cetakan ketujuh
Harjadi, S. S., 1979, Pengantar
Agronomi , PT. Gramedia,
Jakarta.
Lakitan. 1995. Kontribusi
pemanfaatan.doc
Mashtur. 2001. Vermikompos Pupuk
Organik Berkualitas dan Ramah
Lingkungan.http://202.158.78.180
/agritech/ntbr0102.pdf
Nahampun. (2009). Pengaruh Pemberian
Pupuk Kascing dan Pupuk Organik
Cair Terhadap Pertumbuhan
Tanaman Kakao (Theobroma
cacao.L). University Press:
Sumatera Utara
Palungkun. 1999. Sukses Beternak Cacing
Tanah Lumbricus rabellus. Penebar
Swadaya
Prajnanta. F. 2009. Agribisnis Cabai
Hibrida. Penebar Swadaya.
Jakarta.
Sarief, E.S. 1986. Kesuburan dan Pemupukan
Tanah Pertanian. Pustaka Buana.
Bandung.
Sutarya, R., G. Grubben & H. Sutarno.
1995. Pedoman Bertanam Sayuran
Dataran.
Sutejo. M. M. 2005. Pupuk Dan Cara
Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.
Cetakan Kedelapan
Wijayani, A., Widodo, W., 2005, Usaha
Meningkatkan Kualitas Beberapa
Varietas Tomat Dengan Sistem
Budidaya Hidroponik, Ilmu
Pertanian.
Zulfitri, 2005, Analisis Varietas dan
Polybag Terhadap Pertumbuhan
serta Hasil Cabai (Capsicum annum
L.) Sistem Hidroponik,
BULETIN Penelitian (08),
Universitas Mercu Buana, Jakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.