PEMANFAATAN URINE KELINCI DAN MOL (Mikroorganisme Lokal) DARI KEONG EMAS UNTUK PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME (Glycine max L.)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v6i1.264Abstrak
Edamame (Glycine max (L.) Merr)
merupakan salah satu komoditas penting tanaman pangan di Indonesia yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Tanaman ini juga
memiliki nilai ekonomi yang cukup baik. Maka perlu
dilakukan penelitian yang dapat meningkatkan produksi edamame ini, salah satunya dengan pemberian urine kelinci
dan
MOL (Mikroorganisme Lokal)
dari keong emas. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tediri dari tujuh perlakuan. Setiap perlakuan terdiri dari empat ulangan dengan masing–masing terdapat tiga polybag. Parameter penelitian meliput tinggi tanaman, jumlah
polong dan bobot segar
polong
kacang edamame. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian MOL keong emas sebanyak 300 ml merupakan perlakuan yang terbaik dan dapat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman
, jumlah polong dan
bobot segar polong kacang edamame (Glycine max (L.) Merr)
.
Referensi
Bandung. Universitas Padjadjaran.
Endang. 2007. Pengaruh Takaran Pupuk
Organik dan Pupuk Nitrogen
terhadap Pertumbuhan Vegetatif
Mentimun (Cucumis sativus L).Fakultas
Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Bogor.
Koryati, T. 2004. Pengaruh Penggunaan Mulsa
Dan Pemupukan Urea Terhadap
Pertumbuhan Dan Produksi Cabai
Merah (Capsicum annum L.). Skripsi.
Universitas Sumatera Utara.
Nugraheni, E.D. dan Paiman. 2010. Pengaruh
konsentrasi dan frekuensi pemberian
pupuk urin kelinci terhadap
pertumbuhan dan hasil tomat
(Lycopersicum esculentum Mill).
Skripsi. Universitas PGRI Yogyakarta.
Purwasasmita. M dan Kurnia 2009.
Mikroorganisme Lokal Sebagai
Pemicu Siklus Kehidupan dalam
Bioreaktor Tanaman. Seminar
Nasional Teknik Kimia Indonesia. 19
– 20 Oktober 2009.
Soewanto, Prasongko dan Sumarno. 2007.
Kedelai Teknik Produksi dan
Pengembangannya (agribisnis
edamame untuk ekspor). Badan
Penelitian dan Pengembangan
Pertanian. Pusat Penelitian dan
Pengembangan Tanaman Pangan.
Suhastyo. A. A, 2011. Studi Mikrobiologi dan
Sifat Kimia Mikroorganisme Lokal
(Mol), yang digunakan pada Budidaya
Padi Metode Sri ( System Of Rice
Intensification )
Wiguna, J. 2011. Pengaruh Konsentrasi Pupuk
Organik Cair Urin Kelinci dan Macam
Pengajiran Terhadap Pertumbuhan
dan Hasil Tanaman Mentimun
(Cucumis sativus L.) Varietas Bella
F1.Skripsi. Universitas Winaya Mukti.
Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.