PENDUGAAN UMUR SIMPAN BENIH PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS IR 64 DENGAN BERBAGAI JENIS KEMASAN
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v12i2.2528Kata Kunci:
Benih padi, umur simpan, mutu benih, daya berkecambah, kemasanAbstrak
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi penurunan mutu dan pendugaan umur simpan benih padi varietas IR 64 dengan menggunakan model Accelerated ShelfLife Testing (ASLT) dengan menggunakan tiga perlakuan suhu dan kemasan yang berbeda. Suhu penyimpanan benih padi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 30°C, 40°C, dan 50°C menggunakan dua jenis kemasan yaitu aluminium foil dan plastik Polypropylene (PP) selama lima minggu penyimpanan. Parameter penurunan mutu benih adalah perubahan kadar air dan daya kecambah. Daya berkecambah juga digunakan sebagai parameter untuk memprediksi umur simpan benih padi. Hasil penelitian menunjukan penurunan mutu benih padi varietas IR 64 selama penyimpanan menggunakan kemasan aluminium foil terjadi pada suhu 50°C yaitu pada minggu kedua sampai dengan minggu kelima dengan daya berkecambah mencapai dibawah 80%. Pada penyimpanan menggunakan kemasan plastik PP daya berkecambah dapat dipertahankan masih di atas 80% selama lima minggu penyimpanan. Hasil pendugaan umur simpan benih yang disimpan pada kemasan plastik PP adalah 384 hari (13 bulan) penyimpanan dan pada kemasan aluminium foil lebih singkat yaitu sekitar 116 hari (4 bulan) penyimpanan.
Referensi
Arif, S., Wijana, S., & Mulyadi, A. F. (2015). Pendugaan umur simpan minuman sari buah sirsak (Annona muricata L.) berdasarkan parameter kerusakan fisik dan kimia dengan metode Accelerated Shelf Life Testing (ASLT). Jurnal Industria, 4(2), 89–96.
Dinarto, W. (2010). Pengaruh Kadar Air dan Wadah Simpan terhadap Viabilitas Benih Kacang Hijau dan Populasi Hama Kumbang Bubuk Kacang Hijau Callosobruchus Chinensis L. Jurnal AgriSains, 1(1), 68–78.
Ferial. (2013). Pengaruh Lingkungan Penyimpanan Terhadap Masa Simpan Benih. Jurnal Ilmu Tanaman, 2, 134–156.
Gumelar, A. I. (2018). Pengaruh Kombinasi Kadar Air Dan Lama Penyimpanan Terhadap Viabilitas Benih Padi Sawah ( Oryza Sativa L .) Kultivar Inpari 10. Jurnal Agrorektan, 1(1), 78–86.
ISTA (Internasional Seed Testing Association). 2018. International Ruler for Seed Testing 2018. The International Seed Testing Association. Switzerland (CH): ISTA.
Kapoor, N., A. Arya, A. Siddiqui, H. Kumar, A. Amir. 2011. Physiological and biochemical changes during seed deterioration in aged seeds of rice (Oryza sativa L.). Am. J. Plant. Physiol. 6 (1): 28-35.
Kurniawan, D. (2005). Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Padi Unggul Menggunakan Metode AHP. 09.
Nasional, B. S. (2015). Benih padi inbrida.
Nugraheni, M. (2018). Kemasan Pangan. In Plantaxia.
Rachman, T. (2018). Pendugaan Umur Simpan Benih Kedelai Menggunakan Metode Accelerated Shelf-life Testing (ASLT). Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 10–27.
Rahayu, E., & Widajati, E. (2007). Pengaruh Kemasan, Kondisi Ruang Simpan dan Periode Simpan terhadap Viabilitas Benih CaisinBrassica chinensis L.). Bul. Agron., 35(3), 191–196.
Rusmin, D. (2004). Peningkatkan Viabilitas Benih Jambu Mete ( Anacardium occidentale L .) Melalui Invigorasi. Januari, 56–63.
Suparto, H., Adrianoor, R., & Novitriani, S. (2021). Terhadap Mutu Benih Padi Effect of The Type Impermeable Storage Container on The Quality of Rice Seeds Program Studi Agroekoteknologi , Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. 0(2), 109–135.
Tilebeni, G.H., Golpayegani. 2011. Effect of seed ageing on physiological and biochemical changes in rice seed (Oryza sativa L.). Int. J. Agric. Sci. 1: 138-143.
Warsiki, E., & Putri, C. (2012). Pembuatan label/film indikator warna dengan pewarna alami dan sintetis. E-Jurnal Agro Ind, 1(2), 82–88. http://jesl.journal.ipb.ac.id/index.php/e-jaii/article/view/6744
Yusa, N. M. (2014). Karakteristik IsotermIs Sorpsi Air Dan umur simpan Ledok Instan Moisture Sorption Isotherm Characteristics and Shelf Life of Ledok Instant. 34(1), 29–35.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.