Kutu Kebul (Homoptera : Aleyrodidae) pada Tanaman Cabai, Tomat dan Kedelai di Bogor, Cianjur dan Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v1i1.221Abstrak
Kutu kebul (Hemiptera : Aleyrodidae) dapat menyebabkan kerusakan langsung dan
tidak langsung pada tanaman. Oleh karena itu diadakan penelitian untuk mengidentifikasi
spesies kutu kebul, mengetahui tingkat populasinya dan kejadian penyakit virus yang ditularkan
oleh Bemisia tabaci sehingga diperoleh informasi yang membantu keberhasilan tindakan
pengendalian.
Dari hasil penelitian ini diperoleh empat spesies kutu kebul yang menyerang tanaman
cabai, tomat dan kedelai di Bogor, Cianjur dan Sukabumi, yaitu : Bemisia tabaci, Aleurodicus
dispersus, Trialeurodes vaporariorum dan Dialeurodes sp.
Semakin tinggi tingkat populasi B. tabaci semakin tinggi pula tingkat kejadian
penyakit virus. Semakin tua umur tanaman, populasi B.tabaci menurun namun tingkat kejadian
penyakit virus yang telah ditularkan oleh B. tabaci ini tetap terus meningkat.
Referensi
Academic Press, Inc. San
Diego California. 551p.
Bock, K. R., E.J. Gutric, G.
Meredeth and H. Baker.
1977. RNA and protein
component of maize
streak virus and cassava
leaf virus. Ann. Appl.
Biol. 85 : 305 – 308.
Dhar, A.K. and R.P. Sing. 1996.
Gemini viruses In Sing,
R.P., U.S. Sing and K.
Kahmoto. Pathogenesis
and host specificity in
plant diseases :
Histopathological,
Biochemical, Genetic and
Molecular Bases : Volume
III. Viruses and viroid. Pp
289 – 309.
Kalshoven, L.G.E. 1981. Pest of
crop in Indonesia. Revised
and translated by P.A. van
der Laan. PT. Ikhtiar Baru
Van Hoeve. Jakarta.
Indonesia.
Lanya, Harsono. 1988. Pengaruh
waktu tanam, varietas,
pemupukan dan jarak
tanam kedelai terhadap
pertumbuhan populasi B.
tabaci. Genn. Tesis.
Program Pascasarjana
Institut Pertanian Bogor.
Bogor.
Martin, J.H. 1987. An
identification guide to
common whitefly pest
spesies of the world
(Homoptera : Aleyrodidae).
Tropical Pest Management
33(4) : 298 – 322.
Martin, J.H., D. Mifsud, and C.
Rapisarda. 2000. The
whiteflies (Hemiptera :
Aleyrodidae) of Europe
and the Mediterranean
Basin. Bulletin of
Entomological Reseach.
90, 407 – 448.
Maramis, Redsway T.D. 1991.
Bionomi Aleurodicus disperses
Russell (Homoptera :
Aleyrodidae) pada tanaman
cabai, kacang hijau dan
jambu biji. Tesis. Program
Pascasarjana Institut
Pertanian Bogor. Bogor.
Pollard, D.G. 1955. Feeding
habits of the cotton
whitefly, Bemisia tabaci
Genn. (Hemiptera :
Aleyrodidae). Annal of
Applied Biology. 4 -3 (4) :
664 – 671.
Rauf, Aunu. 2000. Penyusunan
Program penarikan contoh.
Makalah kuliah Pengendalian
Hama Terpadu. Institut
Pertanian Bogor. Bogor.
Saranga, A.P. 1985. Pengaruh
Varietas dan Umur Kedelai
Terhadap Pola Perilaku dan
Petumbuhan Populasi Bemisia
tabaci Genn. (Homoptera :
Aleyrodidae).
Sudiono. 2001. Deteksi dan
Identifikasi Virus Gemini pada
Tanaman Tomat. Tesis.
Program Pasca Sarjana Institut
Pertanian Bogor. Bogor.
Untung, K. 1993. Pengantar
Pengelolaan Hama Terpadu.
Gajah Mada University Press.
Yogyakarta.
Watson, G.W. 1997. The Role of
Taxonomy in Biological
Control, with Special Reference
to Insects. Makalah Kongres V
dan Simposium Perhimpunan
Entomologi Indonesia di
Universitas Padjadjaran 24-26
Juni 1997. Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.