OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT ENGGUNAKAN TEKNIK VERTIKULTUR MIKROHIDROPONIK DENGAN MEDIA TANAM DAN PUPUK AB MIX PADA TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v11i2.1771Kata Kunci:
Selada, Mikrohidroponik, Vertikultur, Lahan Sempit..Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik budidaya vertikultur Mikrohidroponik dengan menggunakan media tanam dan pemakaian pupuk AB Mix pada tanaman Selada serta untuk mengetahui peranan teknik budidaya vertikultur mikrohidroponik sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan lahan sempit khususnya di daerah perkotaan. Adapun parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai) dan berat tanaman saat panen (g). Penelitian ini merupakan percobaan lapangan yang dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2021. Pada penelitian ini menggunakan teknik mikrohidroponik dengan sistem pertanaman secara vertikultur dengan menggunakan benih selada New grand rapids. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan Faktor I : Larutan AB Mix yang terdiri dari dua taraf yaitu AB0 : 500 ppm; AB1 : 750 ppm; dan Faktor II : Media tanam yang terdiri dari dua taraf yaitu M0 : Arang sekam ; M1 :Cocopeat. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan. Dari hasil penelitian setelah dianalisis secara statistik, pengaruh interaksi pengaplikasian Larutan AB Mix dan Media tanam berpengaruh tidak nyata dengan F hitung ˂ F tabel terhadap tinggi tanaman (cm) pada umur 1 mst, 2 mst, 3 mst, 4 mst, 5 mst serta jumlah daun (helai) pada umur 1 mst; dan berpengaruh nyata dengan F hitung ˃ F tabel terhadap jumlah daun (helai) pada umur 2 mst, 3 mst, 4 mst, 5 mst, serta berat tanaman saat panen (g). Dari hasil penelitian secara deskriptif, teknik pertanaman secara vertikultur mampu mengatasi permasalahan lahan sempit yaitu dengan volume area pertanaman yaitu 300cm x 50cm x 120cm mampu dibudidayakan tanaman selada secara hidroponik dengan sistem DFT (Deep Flow Tehnique) sebanyak 96 tanaman dengan jarak antar tanaman 15cm dan jarak antar pipa dalam instalasi 30 cm dengan 2 instalasi.
Referensi
Ainina, A.N. & N. Aini. 2018. “Konsentrasi Nutrisi AB Mix dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca sativa L. var. Crispa) Dengan Sistem Hidroponik Substrat” dalam Jurnal Produksi Tanaman, Vol. 6 No. 8, Agustus 2018. ISSN : 2527-8452.
Darsono. 2019. Budidaya Selada Sistem Hidroponik, 23 Maret 2021; 11:48. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/73282/Budidaya-Selada-Sistem-Hidroponik/
Fitriansah, Tiwi, dkk. 2019. Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca SativaL) pada Dosis dan Interval Penambahan AB Mix dengan Sistem Hidroponik dalam Jurnal Produksi Tanaman Vol. 7 No. 3, Maret 2019: 538–544ISSN: 2527-8452.
Hadi, Muhammad Anwar, dkk. 2021. “Pemanfaatan Limbah Botol Plastik dalam Teknik Budidaya Hidroponik dan Vertikultur Untuk Pengembangan Rumah Pangan Lestari di Desa Montong Betok Kabupaten Lombok Timur” dalam Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA. 4 (2): 10-14.
Kesmayanti, Novisrayani. “Penyuluhan Bertani Di Lahan Sempit Perkotaan Dengan Pertanaman Sistem Vertikultur”. Hal 1-9.
Kurniawat, Dwi Mertin, Titiek Islam. 2020. “Pengaruh Jarak Tanam dan Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Selada Krop (Lactuca sativa L.)” dalam Jurnal Produksi Tanaman, Vol. 8 No. 4, April 2020: 411-420 ISSN: 2527-8452. Malang : Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya.
Lestari, P.M. dan N. Aini. 2018. “Komposisi Nutrisi dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Romaine (Lactuca sativa var. Romana L.) Sistem Hidroponik Substrat” dalam Jurnal Produksi Tanaman Vol.6 No.3, Maret 2018 : 455-462. ISSN : 2527-8452.
Makaruku, M.H. (2015). Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Selada (Lactuca Sativa L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik. Jurnal Agroforesti . 10(13) :241-246.
M. Alawiyah. 2020. http://ereport.ipb.ac.id/id/eprint/4171/4/J3J117197-04-Mita-Pendahuluan.pdf.
Novianti, Nila, dkk. 2019. “Pengendalian Kualitas Produk Selada Romaine Pada Sistem Tanam hidroponik (Studi Kasus Di UMKM Kebun Sayur, Kota Surabaya, Jawa Timur)” dalam Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. ISSN 2580-0566. 3(2): 131-149, November 2019.
Ramadhany, Anne Rizky, Sulistyo dewi Nur Wiyono, Kuswarini Kusno & Lucyana Trimo. 2020. “Analisis Kelayakan Usaha Budidaya Selada Krop Di CV. Cantigi Desa Cikandang Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut” dalam Forum Agribisnis (Agribusiness Forum), Vol. 10 No. 1, Maret 2020; halaman 27-35. Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.