TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN PADI PANDANWANGI ORGANIK (Studi Kasus di Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v7i2.160Abstrak
Padi Pandanwangi organik merupakan padi lokal unggulan khas Kabupaten Cianjur. Di tengah minat masyarakat yang semakin tinggi akan pangan yang bersifat organik, sosialisasi pandanwangi organik sudah dilakukan sejak Tahun 2000 namun baru dilakukan oleh sebagian kecil petani. Sehingga perlu adanya suatu pengkajian mengenai tingkat adopsi, agar dapat memberi masukan bagi pengembangan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani Padi Pandanwangi organik dan mengetahui tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tegallega, pada bulan Maret sampai bulan Juli 2017. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik sosial mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SD, mempunyai luas lahan > 1 Ha, berpendapatan perbulan > Rp. 1.420.624, memiliki harta benda > Rp. 30.000.000 dan tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik tergolong tinggi.Referensi
Andriaty, et all. 2011. Kajian Kebutuhan Informasi Teknologi Pertanian di Beberapa Kabupaten di Jawa. Jurnal Perpustakaan Pertanian. Vol.20, Nomor 2, 2011
Andoko, A. 2008. Budidaya Padi Secara Organik. Penebar Swadaya. Jakarta
Gandhi P. 2008. Analisis Usahatani dan Tataniaga Padi Varietas Unggul; Studi Kasus Padi Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang KabupatenCianjur. [skripsi] .Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
Hasan, I. 2009. Pokok-Pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif). Jakarta : PT.Bumi Aksara.
Hartanto, 1984. Petani Kecil dan Karakteristiknya. CV. Yasaguna. Jakarta
Kartasapoetra, AG. 1991. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Radar Jaya Offset. Jakarta.
Levis, L,R, 1996. Komunikasi Penyuluhan Pedesaan. Citra Aditya Bakti. Bandung
Lungan, R. 2006. Aplikasi Statistika dan Hitung Peluang. Yogyakarta : Penerbit Graha Ilmu.
Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta.
Mubyarto. 1987, Pengantar Ekonomi Pertanian, LP3ES, Jakarta.
Profil Desa Tegalega. 2016
Samadi. 2006. Geografi 2 SMA Kelas XI. Yudistira. Jakarta.
Sutanto, R., 2002. Penerapan Pertanian Organik. Permasyarakatan dan Pengembangannya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung.
Sugiyono. 2007. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung.
_____. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
_____. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukino. 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani. Pustaka Baru, Yogyakarta.
Soekartawi. 1988. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. UI Press. Jakarta.
Somad Abdul. 2002. Kategori Kekayaan Petani. https://www.google.co.id/search?q=37.+Abdul+Somad+(2002)+%3A+kategori+kekayaan+petani&oq=37.+Abdul+Somad+(2002)+%3A+kategori+kekayaan+petani&aqs=chrome.0.57.4015&sugexp=chrome,mod=0&sourceid=chrome&ie=UTF-8. Di unduh tanggal 10-07-2017.
Yamin, Martinis. 2010. Strategi pembelajaran berbasis kompetensi. Jakarta : Gaung Persade Press
Andoko, A. 2008. Budidaya Padi Secara Organik. Penebar Swadaya. Jakarta
Gandhi P. 2008. Analisis Usahatani dan Tataniaga Padi Varietas Unggul; Studi Kasus Padi Pandanwangi di Kecamatan Warungkondang KabupatenCianjur. [skripsi] .Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
Hasan, I. 2009. Pokok-Pokok Materi Statistik 1 (Statistik Deskriptif). Jakarta : PT.Bumi Aksara.
Hartanto, 1984. Petani Kecil dan Karakteristiknya. CV. Yasaguna. Jakarta
Kartasapoetra, AG. 1991. Teknologi Penyuluhan Pertanian. Radar Jaya Offset. Jakarta.
Levis, L,R, 1996. Komunikasi Penyuluhan Pedesaan. Citra Aditya Bakti. Bandung
Lungan, R. 2006. Aplikasi Statistika dan Hitung Peluang. Yogyakarta : Penerbit Graha Ilmu.
Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta.
Mubyarto. 1987, Pengantar Ekonomi Pertanian, LP3ES, Jakarta.
Profil Desa Tegalega. 2016
Samadi. 2006. Geografi 2 SMA Kelas XI. Yudistira. Jakarta.
Sutanto, R., 2002. Penerapan Pertanian Organik. Permasyarakatan dan Pengembangannya. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.
Sudjana. 2005. Metoda Statistika. Tarsito. Bandung.
Sugiyono. 2007. Statistika untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung.
_____. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
_____. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukino. 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani. Pustaka Baru, Yogyakarta.
Soekartawi. 1988. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. UI Press. Jakarta.
Somad Abdul. 2002. Kategori Kekayaan Petani. https://www.google.co.id/search?q=37.+Abdul+Somad+(2002)+%3A+kategori+kekayaan+petani&oq=37.+Abdul+Somad+(2002)+%3A+kategori+kekayaan+petani&aqs=chrome.0.57.4015&sugexp=chrome,mod=0&sourceid=chrome&ie=UTF-8. Di unduh tanggal 10-07-2017.
Yamin, Martinis. 2010. Strategi pembelajaran berbasis kompetensi. Jakarta : Gaung Persade Press
Unduhan
Diterbitkan
2017-12-08
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.