PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI BIOBOOST DAN AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) VARIETAS GRAND RAPIDS
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v11i1.1571Kata Kunci:
Pupuk hayati bioboost, Air kelapa, SeladaAbstrak
Percobaan ini dilakukan di Desa Cikondang, Kecamatan Ganeas, Kabubaten Sumedang, dengan ketinggian tempat 500 meter di atas permukaan laut, ordo tanah Podsolik dan PH 4.5 – 6.5. Tujuan percobaan ini untuk mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian konsentrasi pupuk hayati bioboost dan air kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada varietas grand rapids. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dua faktor dan diulang dua kali. Faktor pertama adalah pupuk hayati bioboost (u) yang terdiri dari empat taraf, yaitu : u0 = 0 ml/L larutan, u1 = 25 ml/L larutan, u2 = 50 ml/L larutan, u3 = 75 ml/L larutan. Faktor kedua adalah air kelapa (a) yang terdiri dari empat taraf, yaitu : a0 = 0 ml/L larutan, a1 = 75 ml/L larutan, a2 = 150 ml/L larutan, a3 = 225 ml/L larutan. Hasil percobaan menunjukan bahwa terjadi interaksi terhadap (tinggi tanaman umur 35 HST, volume akar, bobot segar per plot dan nisbah pupus akar ) dan tidak terjadi interaksi (tinggi tanaman umur 14 HST, 21 HST, 28 HST, jumlah daun umur 14 HST, 21 HST, 28 HST, 35 HST, bobot segar per tanaman dan bobot kering )Referensi
Bargumono. (2016). Pertanian Organik Solusi Alternaif Pertanian. Global Pustaka Utama.Yogyakarta.
Badan Pusat Statistik. (2016). Produksi dan Produktivitas Selada 2010-2015. http://www.bps.go.id. Diakses pada tanggal 15 juni 2020.
Bioboostsakti. (2016). Isi dan Kandungan Pupuk Hayati Bioboost. https://bioboostsakti.blogspot.com. Diakses melalui internet pada tanggal 14 mei 2020.
Hartatik, W. D. Setyorini dan S. Widati. (2006). Laporan Penelitian Teknologi Pengelolahan Hara Pada Budidaya Pertanian Organik. Balai Peneliti Tanah. Bogor.
Latarang, B. dan A Syakur. (2006). Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascaloicum L.) pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang. Jurnal Agroland. Vol 13: 265-269.
Rahmawati, S. (2006). Status Perkembangan Perbaikan Sifat Genetik Padi Menggunakan Transformasi argobacterium. Jurnal Agrobiogen. 2 (1): 36 – 44.
Saifuddin Sarief, E. (1989). Kesuburan Tanah dan Pemupukan Tanah. Pustaka Buana, Bandung.
Sarwono Hardjowigeno. (1992). Ilmu Tanah. Akademika Pressindo : Jakarta.
Simanungkalit, R.D.M. and R. R. Saras Wati. (2001). Application of biotechnology on biofertilizer production in Indonesia.
Sri Setyadi Hajadi. (1995). Pengantar Agronomi. Gramedia: Jakarta.
Sunarjono. (2007). Budidaya Tanaman Selada. Penebar Swadaya: Bandung.
UPTD. (2019). Pemetaan Wilayah Program Penyuluh Pertanian 2015-2019. Kec. Ganeas .Kab. Sumedang :UPTD.
USDA. (2014). National Nutrient Database for Standard Reference of raw garlic. Agricultural Research Service. United States: Department of Agriculture. https://ndb.nal.usda.gov/ndb/foods/show/2017. Diakses 16 juni 2020.
Wilujeng, S. & Agustini, V. (2017). Studi Awal Kultur Biji Sowang (Xanthostemon novaguineense Valet.) Secara In-vitro. Jurnal Biodjati. 2(1):64-71.
Badan Pusat Statistik. (2016). Produksi dan Produktivitas Selada 2010-2015. http://www.bps.go.id. Diakses pada tanggal 15 juni 2020.
Bioboostsakti. (2016). Isi dan Kandungan Pupuk Hayati Bioboost. https://bioboostsakti.blogspot.com. Diakses melalui internet pada tanggal 14 mei 2020.
Hartatik, W. D. Setyorini dan S. Widati. (2006). Laporan Penelitian Teknologi Pengelolahan Hara Pada Budidaya Pertanian Organik. Balai Peneliti Tanah. Bogor.
Latarang, B. dan A Syakur. (2006). Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascaloicum L.) pada Berbagai Dosis Pupuk Kandang. Jurnal Agroland. Vol 13: 265-269.
Rahmawati, S. (2006). Status Perkembangan Perbaikan Sifat Genetik Padi Menggunakan Transformasi argobacterium. Jurnal Agrobiogen. 2 (1): 36 – 44.
Saifuddin Sarief, E. (1989). Kesuburan Tanah dan Pemupukan Tanah. Pustaka Buana, Bandung.
Sarwono Hardjowigeno. (1992). Ilmu Tanah. Akademika Pressindo : Jakarta.
Simanungkalit, R.D.M. and R. R. Saras Wati. (2001). Application of biotechnology on biofertilizer production in Indonesia.
Sri Setyadi Hajadi. (1995). Pengantar Agronomi. Gramedia: Jakarta.
Sunarjono. (2007). Budidaya Tanaman Selada. Penebar Swadaya: Bandung.
UPTD. (2019). Pemetaan Wilayah Program Penyuluh Pertanian 2015-2019. Kec. Ganeas .Kab. Sumedang :UPTD.
USDA. (2014). National Nutrient Database for Standard Reference of raw garlic. Agricultural Research Service. United States: Department of Agriculture. https://ndb.nal.usda.gov/ndb/foods/show/2017. Diakses 16 juni 2020.
Wilujeng, S. & Agustini, V. (2017). Studi Awal Kultur Biji Sowang (Xanthostemon novaguineense Valet.) Secara In-vitro. Jurnal Biodjati. 2(1):64-71.
Unduhan
Diterbitkan
2021-07-05
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.