UJI EFEKTIVITAS BEBERAPA BAHAN PERANGKAP ORGANIK TERHADAP POPULASI WALANG SANGIT (Leptocorisa oratorius) PADA TANAMAN PADI
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v11i1.1529Abstrak
Salah satu hama utama pada tanaman padi adalah walang sangit (Leptocorisa oratorius). Walang sangit merusak dengan cara menghisap cairan yang ada pada bulir padi pada saat bulir memasuki fase matang susu sehingga bulir padi akan menjadi hampa. Salah satu cara pengendalian hama walang sangit ialah dengan menggunakan perangkap dengan menggunakan berbagai umpan dari bahan organik dengan aroma menyengat seperti terasi, kulit udang, keong mas, dan bunga refugia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi walang sangit terhadap beberapa bahan perangkap organik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2020 bertempat di areal persawahan tanaman padi di Kecamatan Mande, Cianjur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan tiga kali ulangan, perangkap yang digunakan dalam penelitian terdiri dari perangkap keong mas, limbah udang, terasi dan bunga refugia. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa perangkap terasi sangat disukai oleh walang sangit, hal ini terlihat dari jumlah populasi walang sangit tertinggi berada pada perangkap ini baik pada minggu pertama maupun minggu ke dua.
Referensi
Adawiyah, R. Aphrodyanti, L. Aidawati, N. 2020. "Pengaruh Warna Bunga Refugia Terhadap Keanekaragaman Serangga Pada Pertanaman Tomat (Solanum lycopersicum)." J. Proteksi Tanaman Tropika 3(02).
Amania, M. A. 2011. Pengaruh Pemberian Strain Nostok Cpg8, Cpg24 Dan Cim7 Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Dan Generatif Tanaman Padi (Oriza sativa L.) varietas ciherang. (Skripsi). Universitas Indonesia.
Anggraini F, Agus S, dan Nurul A. 2013. "Sistem Tanam dan Umur Bibit pada Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) Varietas Inpar 13." J. Produksi Tanaman, 1 (2).
Asikin, S., dan Thamrin, M. 2009. Pengendalian Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius F) di Tingkat Petani Lahan Lebak Kalimantan Selatan. https://anzdoc.com/queue/pengendalian-hama-walang-sangitleptocorisa-oratorius-f-di-t.html.pdf.
Azzamy. 2016. “5 Cara Ampuh Mengendalikan Hama Walang Sangit Secara Alami Dan Kimiawi.” Retrieved January 13, 2020 (https://mitalom.com/cara-tepat-mengendalikan-hama-walang-sangit-pada-tanaman-padi/).
Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. 2009. Hama WalangSangit (Leptcorisa oratorius). Diakses darihttp://bbpadi.litbang.deptan.go.id/ pada tanggal 18 September 2016, Medan.
FarahitaY, Julianto N. Kurniawati. 2012. Karakteristik kimia Caviar Nilem dalam perendaman campuran larutan asam asetat dengan larutan garam selama penyimpanan suhu dingin (5-10oC). Jurnal Perikanan dan Kelautan. 3(4): 165-170.
Irianto E. 2013. Produk Fermentasi Ikan. Swadaya : Bandung
Santoso, Rachmat S. 2015. “Asap Cair Sabut Kelapa Sebagai Repelan Bagi Hama Padi Walang Sangit ( Leptocorisa oratorius ).” Jurnal Sainsmat, IV(2):81–86.
Satria B, Erwin M, Jamilah 2017. Peningkatan Produktivitas Padi Sawah (Oryza sativa L.) Melalui Penerapan Bebebrapa Jarak Tanam dan Sistem Tanam. J. Agroteknologi FP USU, 5 (3):629-637.
Septariani, N, D. Herawati, A. Mujiyo. 2019. " Pemanfaatan Berbagai Tanaman Refugia sebagai Pengendali Hama Alami pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.)." Journal of Community Empowering a Services, 3(1).
Solikhin. 2000." Ketertarikan Walang Sangit (Leptocorisa oratorius F.) Terhadap Beberapa Bahan Organik yang Membusuk." J. Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 1(1):16-24.
Yudono, D. A. 2007. Studi Kombinasi Bentuk Perangkap dan Atraktan Terhadap Potensi Perangkap Walangsangit (Leptocorisa acuta Thunberg). (Skripsi) Jurusan Hama danPenyakit Tumbuhan. Universitas Jember. Jember.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.