PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP PERTUMBUHAN AKAR STEK BATANG BAWAH MAWAR (Rosa Sp.) The Influence of difference onion extract (Allium cepa L.) to the root growth of rose rootsctock cuttings (Rosa Sp.)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v6i2.103Abstrak
Bibit tanaman mawar yang berkualitas baik dapat diperoleh melalui perbanyakan secara vegetatif dengan menggunakan stek batang bawah, tetapi metode ini memiliki kekurangan karena bibit yang berasal dari stek batang bawah tidak selamanya dapat menghasilkan persentase perakaran yang tinggi. Salah satu zat pengatur tumbuh alami yang dapat digunakan dalam pembibitan dengan menggunakan stek batang adalah perasan bawang merah, karena bawang merah mengandung zat pengatur tumbuh yang mempunyai peranan mirip Asam Indol Asetat (IAA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi ekstrak bawang merah terhadap pertumbuhan akar stek batang bawah mawar dan mengetahui konsentrasi ekstrak bawang merah yang dapat menghasilkan pertumbuhan akar stek batang bawah mawar paling baik. Parameter yang diamati adalah panjang akar, jumlah akar, berat basah akar, dan berat kering akar. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 kelompok. Setiap unit percobaan menggunakan 3 buah stek batang. Perlakuan tersebut adalah ekstrak bawang merah konsentrasi 0%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100%. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis varians pada taraf kepercayaan 95% kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak bawang merah pada konsentrasi yang berbeda berpengaruh terhadap parameter panjang akar, jumlah akar, berat basah akar, dan berat kering akar. Ekstrak bawang merah dengan konsentrasi 70% menunjukan hasil yang optimal.Referensi
Abidin, Z. 1985. Dasar-Dasar Pengetahuan Tentang Zat Pengatur Tumbuh.Bandung: Angkasa.
Alamanda, 2010. Bunga mawar (online). http://www.citraindahrumahku.com/bunga-mawar/, di akses tanggal (10 april 2011)
Curtis, O. F. And D. G. Clark. 1950. An Introduction to Plant Physiology. Mcgraw-Hill Book compani. New York.
Hanum, Chairani. 2008. Teknik Budidaya Tanaman. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta.
Husein, E., Saraswati, R. 2010, Rhizobakteri pemacu tumbuh tanaman. Pupuk organik dan pupuk hayati, 191-209.
Istyantini, M.T.E. 1996. Pengaruh konsentrasi dan macam zat pengatur tumbuh alami terhadap stek pucuk berbagai varietas krisan (Chrysanthenum sp).Skripsi. Jurusan Agronomi. Fakultas Pertanian. Universitas Jember.
Kasijadi, F, Purbiati, T, Mahfudi, MC, Sudaryono, T & Soemarsono, SR 1999,
Teknologi pembibitan salak secara cangkok.J. Hort.,vol.9,no.1,hlm,1-7
Moore, T, C.1989. Biochemistry and
Physiology of Plants Hormones Second Edition. Springer- Verlag, Inc. New York
Purwitasari, Wiwit (2004) Pengaruh Perasan Bawang Merah (Alliumascalonicum L.) Terhadap Pertumbuhan Akar Stek Pucuk Krisan (Chrysanthemumsp). Undergraduate Thesis, FMIPA Undip.
Raven, P. H, R. F. Evert, and S. E. Eichhom. 1986. Biology of Plants Fourth Edition. Worth Publisher, Inc. New York.
Setyowati, T. 2004. Pengaruh Ekstrak Bawang Merah (Alium cepa L.) dan Ekstrak Bawang Putih (Alium sativum L.) Terhadap Pertumbuhan Stek Bunga Mawar (Rosa sinensis L).Diakses pada tanggal 06 mei 2013.
Sosebee, R, E. R. W. Brown, and B. E. Dahl. 1977. Range Science Series Number 4 : Rangeland Plant Physiology. Society for Range Management. USA.
Sudaryono, T & Soleh, M 1994, Induksi Akar pada Perbanyakan Salak Secara Vegetatif. Jurnal penelitian holtikultura, vol. 6, no. 2, hlm. 1-12.
Surtianingsih, Farida dan Nurhayati, 2009. Perasan Bawang Merah. Surabaya: Departemen Biologi, Fakultas sains Universitas Airlangga.
Wisudiastuti, 1999. Penganakan Bunga Mawar. Nusa Indah: Yogyakarta.
Alamanda, 2010. Bunga mawar (online). http://www.citraindahrumahku.com/bunga-mawar/, di akses tanggal (10 april 2011)
Curtis, O. F. And D. G. Clark. 1950. An Introduction to Plant Physiology. Mcgraw-Hill Book compani. New York.
Hanum, Chairani. 2008. Teknik Budidaya Tanaman. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta.
Husein, E., Saraswati, R. 2010, Rhizobakteri pemacu tumbuh tanaman. Pupuk organik dan pupuk hayati, 191-209.
Istyantini, M.T.E. 1996. Pengaruh konsentrasi dan macam zat pengatur tumbuh alami terhadap stek pucuk berbagai varietas krisan (Chrysanthenum sp).Skripsi. Jurusan Agronomi. Fakultas Pertanian. Universitas Jember.
Kasijadi, F, Purbiati, T, Mahfudi, MC, Sudaryono, T & Soemarsono, SR 1999,
Teknologi pembibitan salak secara cangkok.J. Hort.,vol.9,no.1,hlm,1-7
Moore, T, C.1989. Biochemistry and
Physiology of Plants Hormones Second Edition. Springer- Verlag, Inc. New York
Purwitasari, Wiwit (2004) Pengaruh Perasan Bawang Merah (Alliumascalonicum L.) Terhadap Pertumbuhan Akar Stek Pucuk Krisan (Chrysanthemumsp). Undergraduate Thesis, FMIPA Undip.
Raven, P. H, R. F. Evert, and S. E. Eichhom. 1986. Biology of Plants Fourth Edition. Worth Publisher, Inc. New York.
Setyowati, T. 2004. Pengaruh Ekstrak Bawang Merah (Alium cepa L.) dan Ekstrak Bawang Putih (Alium sativum L.) Terhadap Pertumbuhan Stek Bunga Mawar (Rosa sinensis L).Diakses pada tanggal 06 mei 2013.
Sosebee, R, E. R. W. Brown, and B. E. Dahl. 1977. Range Science Series Number 4 : Rangeland Plant Physiology. Society for Range Management. USA.
Sudaryono, T & Soleh, M 1994, Induksi Akar pada Perbanyakan Salak Secara Vegetatif. Jurnal penelitian holtikultura, vol. 6, no. 2, hlm. 1-12.
Surtianingsih, Farida dan Nurhayati, 2009. Perasan Bawang Merah. Surabaya: Departemen Biologi, Fakultas sains Universitas Airlangga.
Wisudiastuti, 1999. Penganakan Bunga Mawar. Nusa Indah: Yogyakarta.
Unduhan
Diterbitkan
2017-11-28
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.