PRIORITAS STRATEGI PENGEMBANGAN KOPERASI UNIT DESA (KUD) SARI MEKAR DESA CIBARENGKOK KECAMATAN BOJONGPICUNG KABUPATEN CIANJUR
DOI:
https://doi.org/10.35194/agsci.v3i2.686Kata Kunci:
KUD, Prioritas Strategi PengembanganAbstrak
Koperasi unit desa (KUD) adalah salah satu lembaga ekonomi yang ada di pedesaan yang berasaskan kekeluargaan. Organisasi KUD saat ini, mulai menunjukan ketidakberdayaannya untuk menopang perekonomian pedesaan. Sebagai upaya menegakan kembali peran lembaga KUD, perlu dilakukan penelitian tentang strategi pengembangan KUD, untuk menegakan kembali peran KUD di kawasan pedesaan.Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan KUD Sari Mekar Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur. (2) Mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan KUD Sari Mekar Desa Cibarengkok Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur. Hasil penelitian, tahap input (input stage), pada matriks IFE yang menjadi kekuatan KUD Sari Mekar terdiri dari delapan kekuatan, sedangkan yang menjadi kelemahan, terdiri dari sembilan kelemahan. Matriks EFE yang menjadi peluang KUD Sari Mekar terdiri dari delapan peluang. Sedangkan yang menjadi ancaman terdiri dari tujuh ancaman. Tahap pencocokan (matching stage), dari matriks IE KUD Sari Mekar berada pada sel II (Growth and Build). Strategi yang dapat di terapkan adalah strategi intensif dan strategi integratif. Pada matriks SWOT, diperoleh sembilan strategi yang kemudian di prioritaskan dengan menggunakan matrik QSP. Tahap keputusan (decision stage) prioritas strategi makriks QSP yang dapat di terapkan adalah Menyusun administrasi KUD yang belum merata dalam hal organisasi dan merumuskan visi misi yang jelas.
Referensi
Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian. 2008. Departemen Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Jakarta.
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian. 2012. Departemen Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Usulan Pembuatan Informasi Hak Cipta
1. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).
2. Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka yang tertunda
Penulis yang menerbitkan dengan jurnal ini setuju pada persyaratan berikut ini:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan pekerjaan [TENTUKAN PERIODE WAKTU] setelah penerbitan secara simultan dengan lisensi di bawah: Creative Commons Attribution License yang memudahkan yang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non-ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.