PERSEPSI PETANI TENTANG INOVASI BUDIDAYA PADI PANDANWANGI ORGANIK DI GABUNGAN PETANI ORGANIK (GPO) NYI SRI KECAMATAN CIANJUR KABUPATEN CIANJUR

Penulis

  • Rosda Malia Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur
  • Elis Sopia Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

DOI:

https://doi.org/10.35194/agri.v2i1.980

Kata Kunci:

Persepsi, Padi Pandanwangi Organik, Karakteristik.

Abstrak

Dewasa ini, masyarakat mempunyai kesadaran dan lebih selektif dalam memilih sebuah produk terutama produk yang dikonsumsinya. Padi Pandanwangi merupakan beras varietas asli Cianjur. Salah satu yang membudidayakan adalah para petani yang tergabung dalam Gabungan Petani Organik Kecamatan Cianjur.  Petani mempunyai pilihan tentang keputusannya untuk menanam padi dengan teknik dan inovasi yang dapat meningkatkan hasil produksi budidaya. Budidaya Padi Pandanwangi  dengan metode budidaya organik menimbulkan persepsi yang berbeda-beda sehingga tidak semua petani menerapkan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik petani, persepsi dan hubungan persepsi petani dengan karakteristik petani tentang inovasi budidaya Padi Pandanwangi organik di Gabungan Petani Organik (GPO) Nyi Sri Kecamatan Cianjur Kab. Cianjur. Hasil penelitian menunjukan: (1) petani Padi Pandanwangi organik Kecamatan Cianjur sebagian besar berada pada kelompok usia produktif, pendidikan di tingkat sekolah dasar, lahan milik sendiri dengan luas <0,5 ha dan memiliki pengalaman yang cukup dalam budidaya Padi Pandanwangi organik (2) persepsi petani tentang budidaya Padi Pandanwangi termasuk dalam kategori setuju tentang inovasi budidaya Padi Pandanwangi organik dengan skor 3,52. (3) hasil analisis korelasi Rank Spearman hubungan karakteristik petani dengan persepsi petani Padi Pandanwangi organik menunjukkan korelasi yang sangat rendah dengan nilai sebesar 0,052.

Referensi

Alisa, I. 2007. Persepsi Petani Terhadap Inovasi Untuk Menggunakan Pupuk Kompos Kotoran Ternak Produksi P4S Bumi Lestari Sragen. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Anggraini, M.S. 2011. Persepsi Petani Terhadap Pengembangan Komoditas Garut (Maranta Aurindinacea L) di Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Skripsi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Budianta, E. 2004. Organik Terpadu. Yayasan Sosial Tani Membangun. Jakarta.
Cooper, et all. 2003. Business Research Methods. New York : Mc Grow. Hill Higher Education.
Damardjati, DS. 2005. Kebijakan Operasional Pemerintah Dalam Pengembangan Pertanian Organik Di Indonesia. Materi workshop dan Kongres Nasional II MAPORINA, 21 Desember 2005, Jakarta.
Djarwanto, PS. 2009. Statistic Nonparametrik. BPFE. Yogyakarta.
Hasan, M. I. 2001. Statistika 1dan Statistika 2. Edisi kedua. Jakarta : Bumi Aksara.
Hidayat AS, Lesmana T. 2011. The Development Of Organic Rice Farming In Indonesia. RIEBS. 2 (1): 1-14).
Kurniawan, B. 2012. Metodologi Penelitian. Jelajah Nusa. Tangerang.
Mayrowani, H., dkk. 2010. Analisa Usahatani Padi Organik Di Kabupaten Sragen. Laporan Penelitian. JIRCAS.
Nasution, S. 2003. Metode Research : Penelitian Ilmiah. Bumi Aksara. Jakarta.
Rakhmat, J. 2003. Psikologi Komunikasi. PT. Rosdakarya Group. Bandung.
Robbins, S. P. 2003. Perilaku Organisasi. PT Indeks Kelompok Gramedia. Jakarta.
Samadi. 2006. Geografi 2. Yudhistira. Bogor.
Sugiyono. 2011. Statistika Untuk penelitian. Alfabeta. Bandung.
_____. 2013. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta. Bandung.
Soekartawi E. 1988. Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Universitas Indonesia. Jakarta.
Van den Ban, HS. H. 2003. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta : Kanisius.

Diterbitkan

2020-06-22

Terbitan

Bagian

Articles