PERTANIAN CERDAS SEBAGAI UPAYA INDONESIA MANDIRI PANGAN
DOI:
https://doi.org/10.35194/agri.v2i1.983Keywords:
Pertanian Cerdas, Indonesia Mandiri PanganAbstract
Saat ini teknologi di dunia semakin berkembang begitu cepat, termasuk di Indonesia. Teknologi mulai masuk ke semua sektor, tak terkecuali sektor pertanian. Era Indrusti 4.0 mendorong sumber daya manusia menggunakan teknologi informasi dalam semua kegiatan agar lebih efektif dan efisien. Sumber daya manusia tersebut termasuk para petani Indonesia. Para petani ini harus dibekali wawasan serta pengalaman mengenai teknologi informasi khususnya penggunaan teknologi di sektor pertanian. Dengan hal ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para petani dalam memperbaiki kualitas dan kuantitas pertanian. Adapun salah satu inovasi pertanian adalah pertanian cerdas. Pertanian cerdas merupakan suatu teknologi yang di dalamya mengintegrasikan kebutuhan data para petani seperti informasi cuaca, pemilihan bibit, penanggulangan hama, dan budidaya. Indonesia mandiri pangan adalah Indonesia sebagai negara mampu memenuhi kebutuhan pangan secara nasional, tanpa harus menerima pasokan pangan dari negara lain. Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki seluruh prasyarat untuk mewujudkan kemandirian tersebut. Metode yang digunakan dalam makalah ini adalah hasil kajian pustaka ilmiah.References
McBratney, B. Whelan, T. Ancev, and J. Bouma. Future Directions of Precision Agriculture. 2004. Precis. Agric., Vol. 6. No. Hal, 7–23, 2005.
Budhi Santoso. 2004. Menuju Kemandirian Pangan 2015-2025. Edisi 01 Tahun XX.
M. Ryu, J. Yun, T. Miao, I. Y. Ahn, S. C. Choi, and J. Kim, “Design and implementation of a connected farm for smart farming system,” in SENSORS, 2015 IEEE, 2015, pp. 1–4.
R. van Hooijdonk. 2015. Smart farming: the new agricultural benchmark - Trendwatchter en Futurist Richard van Hooijdonk. [Online]. Available: https://en.richardvanhooijdonk.com/smart-farming-new- benchmark/.
S. Trilles, A. Calia, Ó. Belmonte, J. Torres-Sospedra, R. Montoliu, and J. Huerta. 2017. Deployment of an open sensorized platform in a smart city context. Futur. Gener. Comput. Syst. Vol. 76, Hal. 221–233.
Sukino. 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani: Terobosan Menanggulangi Kemiskinan. Pustaka Baru Press. Jogjakarta.
Taufik Hidayat. 2017. Internet of Things Smart Agriculture on Zigbee: A Systematic Review. IncomTech, Jurnal Telekomunikasi dan Komputer, Vol. 8. No.1.
Undang-Undang No 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Ventje J. L. Engel, Sinung Suakanto, 2016. Model Inferensi Konteks Internet of Things pada Sistem Pertanian Cerdas. Jurnal Telematikan. Vol. 11. No. 2. Intitut Teknologi Harapan Bangsa.
Budhi Santoso. 2004. Menuju Kemandirian Pangan 2015-2025. Edisi 01 Tahun XX.
M. Ryu, J. Yun, T. Miao, I. Y. Ahn, S. C. Choi, and J. Kim, “Design and implementation of a connected farm for smart farming system,” in SENSORS, 2015 IEEE, 2015, pp. 1–4.
R. van Hooijdonk. 2015. Smart farming: the new agricultural benchmark - Trendwatchter en Futurist Richard van Hooijdonk. [Online]. Available: https://en.richardvanhooijdonk.com/smart-farming-new- benchmark/.
S. Trilles, A. Calia, Ó. Belmonte, J. Torres-Sospedra, R. Montoliu, and J. Huerta. 2017. Deployment of an open sensorized platform in a smart city context. Futur. Gener. Comput. Syst. Vol. 76, Hal. 221–233.
Sukino. 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani: Terobosan Menanggulangi Kemiskinan. Pustaka Baru Press. Jogjakarta.
Taufik Hidayat. 2017. Internet of Things Smart Agriculture on Zigbee: A Systematic Review. IncomTech, Jurnal Telekomunikasi dan Komputer, Vol. 8. No.1.
Undang-Undang No 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Ventje J. L. Engel, Sinung Suakanto, 2016. Model Inferensi Konteks Internet of Things pada Sistem Pertanian Cerdas. Jurnal Telematikan. Vol. 11. No. 2. Intitut Teknologi Harapan Bangsa.