ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL TANAMAN KAPULAGA (Amomum cardamomum Willd)
DOI:
https://doi.org/10.35194/agri.v7i2.5881Keywords:
Kelayakan finansial, kapulaga, NPV, Net B/C, IRR, payback periodAbstract
Kapulaga merupakan komoditas rempah bernilai ekonomis tinggi dengan potensi pasar domestik maupun ekspor, serta memiliki kegunaan luas di industri makanan, minuman, farmasi, dan kosmetik. Analisis kelayakan dilakukan untuk menilai potensi keuntungan, mengidentifikasi risiko, dan memberikan dasar perencanaan usaha yang berkelanjutan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial pengembangan tanaman kapulaga (Amomum cardamomum Willd) pada Kelompok Tani Karya Mukti, Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur dengan menggunakan. Penelitian dilaksanakan pada Maret–Juni 2025 dengan metode sensus terhadap 14 petani anggota kelompok tani. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, sedangkan data sekunder berasal dari literatur, instansi terkait, dan dokumen pendukung. Analisis kelayakan finansial menggunakan indikator Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PBP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan tanaman kapulaga di lokasi penelitian layak secara finansial, dengan nilai NPV positif, Net B/C > 1, IRR lebih besar dari tingkat suku bunga acuan, dan waktu pengembalian modal relatif singkat pada luasan lahan penelitian 0,2 sampai 1 hektar. Kesimpulannya, budidaya kapulaga di Kelompok Tani Karya Mukti Desa Cibanteng berpotensi menjadi sumber pendapatan yang stabil bagi petani dan mendukung penguatan ekonomi lokal. Rekomendasi penelitian ini adalah peningkatan produktivitas melalui perbaikan teknik budidaya, penguatan akses pasar, serta pengembangan produk turunan untuk meningkatkan nilai tambah.References
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah. (2011). Pengembangan Tanaman Kapulaga sebagai Komoditas Unggulan. Jawa Tengah: BPTP Jawa Tengah.
Badan Pusat Statistik. (2012). Statistik Indonesia 2012. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Handayani, S., & Prasetyo, T. (2022). Strategi Pengembangan Usahatani Kapulaga Berbasis Keuntungan Jangka Panjang. Jurnal Manajemen Agribisnis, 10(1), 23–31.
Harahap, D., & Lubis, A. (2018). Manajemen Keuangan: Teori dan Aplikasi. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia.
Hardani, Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., & Sukmana, D. J. 2020. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Hartati, S., Rukmana, R., & Nugroho, B. (2021). Potensi Ekspor Komoditas Rempah Indonesia di Pasar Global. Jakarta: PT Gramedia.
Hasibuan, R., & Wibowo, T. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Kapulaga yang Berkelanjutan. Jurnal Manajemen Pertanian, 11(2), 22–30.
Kementerian Pertanian. (2022). Strategi Pengembangan Komoditas Rempah Unggulan Nasional. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kusnadi, H., & Rahman, A. (2018). Siklus Produktivitas Tanaman Perkebunan dan Implikasinya terhadap Pendapatan Petani. Jurnal Agro Ekonomi, 36(1), 55–67.
Purwanto, A., Yulianti, R., & Saputra, I. (2023). Strategi Pembiayaan Usaha Tani Berbasis Tanaman Tahunan. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(2), 112–121.
Rahmawati, D., & Suryaningsih, I. (2020). Potensi kapulaga (Amomum compactum dan Elettaria cardamomum) sebagai tanaman obat dan rempah di Indonesia. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 26(3), 145–154.
Rudianto. (2017). Dasar-Dasar Evaluasi Proyek. Jakarta: Erlangga.
Sari, R. K., Utami, R., & Marlina, S. (2020). Pengaruh Penggunaan ZPT terhadap Peningkatan Hasil Kapulaga. Jurnal Agronomi Tropika, 11(1), 33–40.
Simatupang, P. (2017). Ekonomi Pertanian dan Kelayakan Usaha. Bogor: IPB Press.
Siregar, M., & Fariyanti, A. (2015). Pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah di lahan sempit. Jurnal Agribisnis Indonesia, 3(1), 31–38.
Soekartawi. (2011). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfa Beta.
Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Cetakan ke-22. Bandung: Alfa Beta.
Badan Pusat Statistik. (2012). Statistik Indonesia 2012. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Handayani, S., & Prasetyo, T. (2022). Strategi Pengembangan Usahatani Kapulaga Berbasis Keuntungan Jangka Panjang. Jurnal Manajemen Agribisnis, 10(1), 23–31.
Harahap, D., & Lubis, A. (2018). Manajemen Keuangan: Teori dan Aplikasi. Medan: Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia.
Hardani, Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E. F., & Sukmana, D. J. 2020. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group Yogyakarta.
Hartati, S., Rukmana, R., & Nugroho, B. (2021). Potensi Ekspor Komoditas Rempah Indonesia di Pasar Global. Jakarta: PT Gramedia.
Hasibuan, R., & Wibowo, T. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Kapulaga yang Berkelanjutan. Jurnal Manajemen Pertanian, 11(2), 22–30.
Kementerian Pertanian. (2022). Strategi Pengembangan Komoditas Rempah Unggulan Nasional. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kusnadi, H., & Rahman, A. (2018). Siklus Produktivitas Tanaman Perkebunan dan Implikasinya terhadap Pendapatan Petani. Jurnal Agro Ekonomi, 36(1), 55–67.
Purwanto, A., Yulianti, R., & Saputra, I. (2023). Strategi Pembiayaan Usaha Tani Berbasis Tanaman Tahunan. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(2), 112–121.
Rahmawati, D., & Suryaningsih, I. (2020). Potensi kapulaga (Amomum compactum dan Elettaria cardamomum) sebagai tanaman obat dan rempah di Indonesia. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 26(3), 145–154.
Rudianto. (2017). Dasar-Dasar Evaluasi Proyek. Jakarta: Erlangga.
Sari, R. K., Utami, R., & Marlina, S. (2020). Pengaruh Penggunaan ZPT terhadap Peningkatan Hasil Kapulaga. Jurnal Agronomi Tropika, 11(1), 33–40.
Simatupang, P. (2017). Ekonomi Pertanian dan Kelayakan Usaha. Bogor: IPB Press.
Siregar, M., & Fariyanti, A. (2015). Pendapatan dan efisiensi usahatani padi sawah di lahan sempit. Jurnal Agribisnis Indonesia, 3(1), 31–38.
Soekartawi. (2011). Analisis Usahatani. Jakarta: UI Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfa Beta.
Sugiyono. 2022. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Cetakan ke-22. Bandung: Alfa Beta.
Downloads
Published
2025-12-31
Issue
Section
Articles