ANALISIS KERUSAKAN PERKERASAN JALAN UNTUK RUAS JALAN NAGRAK – SINAGAR KABUPATEN SUKABUMI

Yudha Prabowo, Hadi Kusumah, Siti Muawanah Robial

Abstract


Jalan di Kabupaten Sukabumi banyak mengalami kerusakan dini sebelum umur rencana jalan tercapai, kasus ini banyak ditemukan saat kegiatan pemeliharaan periodik jalan. Salah satu jalan yang mengalami hal serupa yaitu pada ruas Jalan: Nagrak – Sinagar Kabupaten Sukabumi. Pada tahun 2010, lalu lintas di jalan ini tidak terlalu padat, sehingga digunakan lapis permukaan Latasir dengan tebal 2,00 cm. Berdasarkan tahun 2019 jumlah kendaraan berat yang melintasi ruas jalan ini meningkat, sehingga menimbulkan banyak kerusakan terhadap konstruksi jalan ini. Dilakukanlah analisis kerusakan jalan pada ruas jalan nagrak - sinagar dengan data-data tahun 2019 Karena ruas jalan ini existing jalannya sudah ada, maka hanya akan dilaksanakan overlay (perkuatan jalan lama).

Full Text:

PDF

References


Hendarsin, L. Shirley. (2000). Penuntun Praktis Perencanaan Teknik Jalan Raya, Bandung : Politeknik Negeri Bandung – Jurusan Teknik Sipil.

(1987).Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya dengan Metode Analisa Komponen. SKBI.2.3.26.1987, UDC : 625.73 (02), Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.

Wulansari, Dwi Novi. (2018). Analisis Tebal Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Analisa Komponen dan Metode AASHTO pada Ruas Jalan Nagrak Kabupaten Bogor. Vol.3, 22 – 31.

Sendow, Ricky Theo K. Freddy Jansen. (2016). Analisis Tebal Perkerasan Lentur Jalan Baru Menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan (MDP) 2013.Vol. 4, No. 12, 725 – 735.

Sudarno, dkk. (2018) : Analisis Tebal Perkerasan Jalan Raya Magelang-Purworejo km 8 sampai km 9 Menggunakan Metode Bina Marga 1987, Vol. 02, n.1, p.41 – 46




DOI: https://doi.org/10.35194/momen.v6i02.3647

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL



JURNAL MOMEN TEKNIK SIPIL INDEXED BY :

 

Attribution-NonCommercial-ShareAlike
CC BY-NC-SA

This license lets others remix, tweak, and build upon your work non-commercially, as long as they credit you and license their new creations under the identical terms.