Pengaruh Metode Latihan Interval Dan Kemampuan Agility Terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Permainan Sepak Bola

Mochamad Zakky Mubarok

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalahUntuk mengetahui pengaruh  antara metode latihan interval intensif dan metode interval ekstensif terhadap peningkatan keterampilan dasar dribbling sepak bola; (Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Populasi 46 orang dan sampel 24 orang di Propelat Soccer School. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode interval intensif lebih baik dibandingkan dengan metode interval ekstensif yang dijelaskan pada hipotesis I (F = 5,554. P-value = 0,029 < 0,050), Tidak terdapat interaksi pada metode latihan interval dengan kemampuan agility terhadap peningkatan keterampilan dirbbling sepak bola untuk hipotesis II (F = 0,906. P-value = 0,353 > 0,050). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah: (1) Metode latihan interval intensif memiliki pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan metode interval ekstensif terhadap peningkatan keterampilan dasar dribbling sepak bola; (2) Tidak terdapat interaksi pada metode latihan interval dengan kemampuan agility terhadap peningkatan keterampilan dirbbling sepak bola; (3) Pengaruh metode latihan interval intensif lebih baik dibandingkan dengan metode interval ekstensif pada kelompok kemampuan agility tinggi terhadap peningkatan keterampilan dasar dribbling sepak bola; (4) Pengaruh metode latihan interval ekstensif lebih baik dibandingkan dengan metode interval intensif pada kemampuan agility rendah terhadap peningkatan keterampilan dasar dribbling sepak bola.

 


Full Text:

PDF

References


Adhegora. (2011). Metode Drill Menurut Para Ahli. [Online]. Tersedia: http://adhegora.blogspot.com/2012/04/metode-drill-menurut-paraahli.html. [Diakses 14 Februari 2014]

Bloomflied, Jonathan. et al. (2007). Effective Speed and Agility Coditioning Methodology for Random Intermitent Dynamic Type Sports. Journal of Strenght and Conditioning Reasearch, 2007, 21 (4), hlm. 1093-1100 [Online].Tersedia:http://www.researchgate.net/publication/5772787_Effetive_speed_and_agility_conditioning_methodology_for_random_intermittent_dynamic_type_sports/file/d912f50f6a5898c873.pdf. [Diakses 23 Februari 2014]

Dupont, Gregory. et al. (2004). The Effect Of In-Season, High-Intensity Interval Training In Soccer Players. Dalam Journal of Strenght and Conditioning Reasearch, 18 (3), 584-589 [Online]. Tersedia: http:// anneclairepannier.free.fr/files/foot/Dupont%202004%20-%20-Interval Training%20Soccer.pdf [Diakses 23 Februari 2014]

Fraenkel, Jack. R. et al. (1993). How To Design and Evalute Research In Education. New York: McGraw Hill-Inc.

Gibala, et al. (2005). “Six Sessions Of Sprint Interval Trainning Increases Muscle Oxidative Potential and Cycle Endurance capacity in Humans”. Journal Of Applied Physiology.98, (1), 1985-1989.

Giriwijoyo, Santosa dan Zafar, Dikdik. 2012. Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi Olahraga). Bandung: Rosda

Harsono. (1988). Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis Dalam Coaching. Jakarta : CV. Tambak Kusuma.

Jovanovic, M (2011). “Effects of speed, agility, quickness training method on power performance in elite soccer players”. Journal of strenght and conditioning reseacrh. Tersedia : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/2152207. (diakses 18 Agustus 2014)

Mackenzie, Brian. (2005). 101 Evaluation Test. London: Electric Word plc.

Milanovic. Z (2013), “Effects of a 12 Week SAQ Training Programme on Agility with and without the Ball among Young Soccer Players.” Journal Medicine and Science in Sport and Exercise. Tersedia : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24149731 (diakses 17 Agustus 2014)

Mor and Christian (1979). General Soccer Ability Skill Test Battery.

Nurhasan. (1999). Tes dan Pengukuran: Jurusan Pendidikan Kepeatihan Olahraga – FPOK UPI Bandung.

Pesurnay, P. Levius & Sidik, Zafar. (2006). Materi Penataran Pelatihan Fisik Tingkat Propinsi Se-Indonesia. Jakarta: Komisi PUSDIKTAR KONI Pusat

Sucipto, dkk. (2000).Sepak Bola. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Tabata, et al. (1996). “Effect of Moderate-Intensity Endurance and High-Intensity Intermitten Trainning on Anaerobic Capacity and VO2max”. Journal Medicine and Science in Sport and Exercise.28, (10), 1327-1330.

Taga, Ken dan Asai, Takeshi. (2011). The Influence of Short-term Intensive Dribbling Training on Ball Skill ―Intend for Footballers of an Eighth Grader. Journal. Football Science, (9), hlm. 35-49 [Online]. Tersedia di: www.shobix.co.jp/jssf/tempfiles/journal/2012/ 038.pdf‎. [Diakses 7 Maret 2014]

Verducci, Frank. M. (1980). Measurement Concepts In Physical Educstion. San Fransisco: State University

Zafar, Dikdik. (2006). Latihan Kondisi Fisik, Klinik Kepelatihan Pelatih Fisik Sepak Bola Tingkat Nasional. Bandung

Zafar, Dikdik. (2011). Manfaat Pelatihan Harness Dalam Meningkatkan Kemampuan Aerobik dan Anaerobik. [omlina]. Tersedia:http//dizas424starperformance.blogspot.com/). [Diakses 7 Maret 2014




DOI: https://doi.org/10.35194/jm.v8i2.924

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal MAENPO: Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi INDEXED BY :


 
 
https://jurnal.unsur.ac.id/public/site/images/anitailmaniati/
Copyright © Journal MAENPO by UNIVERSITAS SURYAKANCANA  Based on a work at https://jurnal.unsur.ac.id jurnal maeanpo by https://jurnal.unsur.ac.id/maenpo licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.