Peningkatan Kemampuan Gerak Manipulatif Melalui Permainan Bowling Botol

Alawiyah Rahma, luitfi nur, Ervan Kastrena

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan gerak manipulatif anak usia dini, dengan permasalahan yang muncul yaitu kemampuan gerak manipulatif yang belum optimal pada anak kelompok A di RA Al Istiqomah Kota Tasikmalaya. Dalam pembelajaran motorik kasar terutama dalam gerak manipulatif di PAUD, permainan yang digunakan yaitu menangkap dan melempar bola dilakukan berulang-ulang. Hal ini ditunjukan dengan indikator kemampuan gerak manipulatif anak dalam melempar dan menangkap bola yang masih rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti memilih dan menggunakan permainan bowling botol.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif dengan desain penelitian Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A, guru RA Al Istiqomah Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya dan observer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif menggunakan persentase dan data kualitatif menggunakan catatan lapangan. Berdasarkan data yang diperoleh dan hasil analisis, disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam perencanaan pembelajaran dan kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran hasilnya baik, ada perkembangan dari setiap tindakan siklus I sampai siklus III. Kemampuan gerak manpulatif anak melalui permainan bowling botol dari setiap siklus I sampai siklus III hasilnya baik


Keywords


ManipulativeMotion Capability, Bottle Bowling Game.

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Rineka Cipta.

Aryani P, dkk. (2015). Penerapan Metode Pemberian Tugas Berbantuan Media Bowling Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Huruf Pada Anak. Universitas Pendidikan Ganesha. e-Journal PG PAUD, 3 (1), 3.

Asmasubrata, G. (2012). Serba Tahu Dunia Olahraga. Surabaya: Dafa Publishing

Beaty, J.J. (2013). Observasi Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana

Dimyanti, J. (2013). Metodologi Penelitian Pendidikan dan Aplikasinya paa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Kencana.

Djamarah, S.B, dan Zein, A. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta

Hurlock, E.B. (1978). Perkembangan Anak. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Hidayanti, M. (2013). Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Bakiak. Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7 (1), 196.

Hidayat, S. Dan Nurl, L. (2018). Nilai Karakter, Berfikir Kriti Dan Psikomotorik Anak Usia Dini. Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Tasikmalaya. Jurnal ilmiah VISI PGTK PAUD dan DIKMAS, 13 (1), 30. Doi: https://doi.org./10.21009/JIV.1301.4

Iskandar, B. (2005). Pengembangan Motorik Anak Usia Pra Sekolah.

Bandung: Departemen Pendidikan Nasional

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Kastrena, E., Suherman, A., Ma’mun, A., Nugraha, E., &. Nur, L. (2020). Long Jump Ability: A Comparison Between Students with High and Low Physical Fitness. Proceedings of the 4th International Conference on Sport Science, Health, and Physical Education (ICSSHPE 2019). Atlantis Press.

Katmini, dan Tanjung, H.W. (2005). Bermain Melalui Gerak dan Lagu di

Kelas. Jakarta: PT Indeks.

Mirawati, dan Rahmawati, E. (2017). Permainan Modifikasi Untuk Stimulasi

Keterampilan Gerak Dasar Manipulatif Anak Usia 2-4 Tahun. Jurnal Pendidikan: Early Childhood. 2, 7-8.

Musfiroh, T. dan Tatminingsih, S. (2015). Bermain Dan Permainan Anak. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.

Nur, L. (2016). Pendidikan Jasmani Dan Olahraga. Bandung: Rizqi Press

Nur, L. dkk. (2017). Permainan Tradisional Kaulinan Barudak Untuk Mengembangkan Sikap Empati dan Pola Gerak Dasar An ak Usia Dini. Program Studi PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya. Jurnal PGPAUD Agapedia, 1 (2). 172.

Nur, L. dkk. (2017). Permainan Bola Kecil Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia Dini Pada Kelompok B di TK Pertiwi DWP Kota Tasikmalaya. Program Studi PGPAUD UPI Kampus Tasikmalaya. Jurnal PGPAUD Agapedia, 1 (1). 54.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014

Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.

Purwanto, N. (2006). Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahyudi, H. (2012). Teori-Teori Belajar Dan Aplikasi Pembelajaran Motorik

Deskripsi dan Tinjauan Kritis. Bandung: Referens

Hikmah, R.D.N. (2017). Penerapan Bermain Bowling Dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal Nahdatul Ulama Mataram Baru Lampung Timur. Insitut Agama Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Samsudin. (2008). Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan kesehatan (SD/MI). Jakarta

Sari P, dkk. (2016). Penerapan Permainan Bola Gelinding (Bowling) Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bilangan Pada Anak Kelompok A. e-Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 4 (2), hlm,4.

Sujiono, B. (2005). Metode Pengembangan Fisik. Jakarta: Universitas

Terbuka.

Sugiyono. (20 11). Metode Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfa Beta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan.(Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung. Alfa Beta.

Ma’mun, A. dan Yudha, M.S. (2000). Perkembangan Gerak dan Belajar. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sujiono, N.Y. (2013). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta:

PT Indeks.

Sulistyani, B. (2016). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Edisi 9 Tahun ke-5 2016 919. Paud FIP: Universitas Negeri Jakarta.

Sumantri. (2005). Model Pengembangan Keterampilan Motorik Anak Usia

Dini Taman K anak-Kanak. Jakarta: DEPDIKNAS

Sumantri, M.S. dan Endrawati, T. (2010). Kemampuan Sosialisasi Dan Gerak Manipulatif Anak Usia Dini. Jakarta Utara.

Suyanto, S. (2005). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini.

Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakart

Tedjasaputra, S.M. (2001). Bermain, Mainan, dan Permainan. Jakarta: Grasindo.

Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1 pasal 1 butir 14.

Vanagosi, D. (2016). Konsep Gerak Dasar Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi. Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, IKIP PGRI Bali Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, 1 (72-76), 77.

Wardhani, IGK. (2008). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka.

Yasbiati, dan Nur, L. (2017). Strategi Pengembangan Fisik Motorik. Tasikmalaya Universitas Suryakancana, Cianjur.

MS. TAUFIK(2018), Meningkatkan Teknik Dasar Dribbling Sepakbola Melalui Modifikasi Permainan Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi 8 Halaman 2 Penerbit JURNAL MAENPO

Solihin. (Agustus 2010). “menendang dengan kaki bagian dalam”. Artikel, hlm 66.Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia. (2017). Kurikulum pembinaan sepakbola a seluruh Indonesia. Jakarta selatan : PSSI.

Wina Sanjaya, (Jakarta 2011). “perencanaan dan desain system pembelajaran”. Artikel, hlm 21




DOI: https://doi.org/10.35194/jm.v9i2.908

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal MAENPO: Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi INDEXED BY :


 
 
https://jurnal.unsur.ac.id/public/site/images/anitailmaniati/
Copyright (c) Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.