Mobile Game RPG “Wished Forest Padjadjaran”
DOI:
https://doi.org/10.35194/mji.v16i1.4141Keywords:
Gim, RPG (Role-Playing Game), GDLC (Game Development Life Cycle), Godot EngineAbstract
Bahasa dan budaya salah satu nilai kebanggaan dari prestasi masa lalu Kerajaan Pakuan Padjadjaran yang sangat berharga. Sejarah dapat menyatukan dan meningkatkan penilaian, kepedulian dan kewaspadaan akan bernegara. Informasi Sejarah, Bahasa, dan budaya Kerajaan Pakuan Padjadjaran perlu dituangkan kedalam berbagai media, baik media publikasi, buku, film, atau produk hiburan seperti gim. Gim banyak digemari orang-orang, terutama pengguna smartphone, adapun kategori gim popular yaitu Action, Advanture, Arcade, Board, Card, Casino, Casual, Educational, Music, Puzzle, Racing, Role-Playing Game, Simulation, Sports, Strategy, Trivia, Word. RPG (Role-Playing Game) yang banyak diminati karena elemen ceritanya yang sangat kental dan dilengkapi dengan keunikan sifat dari masing-masing karakter. Menurut survey dari APJIL, di Indonesia sebanyak 50.08% populasi memiliki smartphone untuk keperluan sehari-hari dan sebanyak 75.50 % didominasi oleh anak-anak berusia 12 tahun keatas. Game Development Life Cycle (GDLC) dipergunakan untuk penelitian bertujuan membuat perancangan dengan bertahapan, teknik-teknik dan alat-alat tertentu didalamnya perancangan untuk membangun gim. Hasil akhir berupa suatu aplikasi gim yang dapat dijalankan pada platform smartphone dengan tujuan membudayakan Sejarah Kerajaan Pakuan Padjdjaran. Judul penelitian adalah Mobile Game RPG “Wished Forest Padjadjaran” dibangun dengan Godot Engine sibagai salah satu Game Engine yang mempunyai tool pengembangan pada pembuatan gim.
References
[2] D. A. Satria, E. Utami, and E. T. Luthfi, “Analisis Perbedaan Genre Game Pada Google Playstore Menggunakan Parameter Tracy Fullerton,” Angkasa J. Ilm. Bid. Teknol., vol. 10, no. 1, p. 97, 2018
[3] R. Kaban, F. Syahputra, and Fajrillah, “Perancangan Game RPG ( Role Playing Game ) ‘ Nusantara Darkness Rises ,’” vol. 2, no. 4, pp. 235–246, 2021.
[4] G. Engine, “Godot Engine - Freen and Open Source 2D and 3D Game Engine,” 2022. https://godotengine.org/ (accessed Mar. 02, 2022).
[5] M. Muhsin, “Kujang, pajajaran, dan prabu siliwangi,” 2012.
[6] Y. Mualo, M.M, and M. Masduqi, Teropong Waktu (Jejak Kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam) di Nusantara. 2018.
[7] Ricky and M. Silalahi, “RANCANG BANGUN GAME PLATFORMER BINTANG KECIL MENGGUNAKAN GODOT ENGINE,” Comasie, vol. 3, no. 3, pp. 21–30, 2020.
[8] Krisdiawan, Rio Andriyat, Darsanto, “PENERAPAN MODEL PENGEMBANGAN GAME GDLC (GAME DEVELOPMENT LIFE CYCLE ) DALAM MEMBANGUN GAME PLATFORM BERBASIS MOBILE”, TEKNOKOM Vol. 2, No. 1, pp. 31-39, Maret 2019.
[9] Rio Andriyat Krisdiawan, Heru Budianto, fitra imaniar, “Implementasi Algoritma Jump Point Search Pada Game Prince Of Walangsungsang”, Media Jurnal Informatika, Vol 15, No 1, Pp.7-20, 2023
[10] Syifaa Puspita Rahayu, Dipa Subandi, Opik Qorahman, Muhammad Rifki, Aji Zaenal Muttaqin, “Pembuatan Game Edukasi Pengenalan Kue Tradisional Berbasis Android” , Media Jurnal Informatika, Vol 15, No 2, pp 92-100, 2023
[11] Evan Torner, “RPG Theorizing by Designers and Players”, Routledge, New York, 24 April 2018
[12] A Suheri, Muh. Khobir, Sri Widaningsih, “Perancangan Aplikasi Peranti Bergerak Diagnosa Penyakit Sistem Ekskresi”, Journal of Practical Computer Science, Vol. 1, No. 2,Pp 25-37, 2021
[13] Christian Pradana Rampalodji, T. Arie Setiawan Prasida, “Perancangan Boardgame Tentang Kerajaan Indonesia Untuk Anak Sekolah Dasar Kelas 5 Dengan Mekanisme Set Collection”, Universitas KristenSatya Wacana, Salatiga, 2019
[14] Roberto Kaban, Fandy Syahputra, Fajrillah,” Perancangan Game RPG (Role Playing Game) “Nusantara Darkness Rises” “, Journal of Information System Research (JOSH), Vol 2, No. 4, pp 235-246, Juli 2022
[15] Dhule, M. (2022). Getting Started with Godot. In: Beginning Game Development with Godot. Apress, Berkeley, CA. https://doi.org/10.1007/978-1-4842-7455-2_2”, 01 January 2022