Kajian Tematik dalam Novel "Srimenanti" karya Joko Pinurbo

Authors

Abstract

This article examines the themes in Joko Pinurbo's novel "Srimenanti." A descriptive qualitative method was used. The research used Joko Pinurbo's novel Srimenanti as a data source. The analysis steps included carefully reading the novel, identifying data by highlighting specific sections of the text, identifying elements of character and characterization, plot and events, and thematic unity found in the literary work under study, and selecting relevant data based on the research issues. The analysis revealed six main themes in the novel: trauma and inner wounds, the search for identity and self-worth, art and poetry as a medium of expression, relationships and solidarity, and magical realism and the supernatural.

Keywordsidentity; magic; novel; art; solidarity; thematic; trauma

ABSTRAK

Artikel ini mengkaji tema yang ada dalam novel “Srimenanti” karya Joko Pinurbo. Metode kualitatif deskriptif digunakan penelitian. Penelitian  menggunakan novel Srimenanti karya Joko Pinurbo sebagai sumber data. Langkah-langkah analisis mencakup membaca novel dengan seksama, menetapkan data dengan menandai bagian-bagian tertentu dari teks novel, mengenali elemen-elemen tokoh dan karakterisasi, alur serta peristiwa, serta kesatuan tema yang dapat ditemukan dalam karya sastra yang diteliti, dan menyeleksi data yang relevan berdasarkan isu-isu yang ada dalam penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada enam tema utama yang diangkat dalam novel ini di antaranya, yaitu tema trauma dan luka batin, tema pencarian jati diri dan identitas, tema seni dan puisi sebagai medium ekspresi, tema hubungan dan solidaritas, serta tema realisme magis dan dunia gaib.

Kata kunci: identitas; magis; novel; seni; solidaritas; tematik; trauma

References

Aeni, E. S., dan Lestari, R. D. (2018). “Penerapan Metode Mengikat Makna dalam Pembelajaran Menulis Cerpen pada Mahasiswa IKIP Siliwangi Bandung.” Jurnal Semantik, 7(1), 1–13.

Anastasya, D. P., dan Ahmadi, A. (2026). “Menumbuhkan Diri di Tengah Luka: Narasi Self-Healing dalam Album Dalam Dinamika (2025) Karya Perunggu.” ARSEN: Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(2), 116–124. https://doi.org/10.30822/tfqyex76

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Damono, Sapardi Djoko. (1984). Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendididkan dan kebudayaan.

Fajariyah, W. (2024). “Memori dan Rekonsiliasi Trauma dalam Cerpen Siapa Namamu, Sandra? Karya Norman Erikson Pasaribu.” Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 8(3), 292–303. http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v8i3.15105

Halfina, W. O., Supriatna, A., dan Suryati, N. (2025). “Trauma Tokoh Utama dalam Novel Rahasia Hati Karya Dian Purnomo (Kajian Psikologi Sastra).” Canon: Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra, 3(1), 46–57. https://doi.org/10.33772/hke8e302

Ibrahim, Abd. Syukur. (1987). Kesusastraan Indonesia Sajian Latih-Ajar Mandiri. Surabaya: Usaha Nasional.

Liani, D. R., Sutejo, S., dan Novitasari, L. (2024). “Analisis Realisme Magis dalam Novel Srimenanti karya Joko Pinurbo.” Jurnal Bahasa dan Sastra, 11(2).

Mokoginta, A. G. (2025). “Peran Agama sebagai Sarana Komunikasi dalam Membangun Solidaritas Sosial: Perspektif Emile Durkhem.” Ahsan: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4(2), 68-89.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nensilianti, N., Ridwan, R., dan Syafiqah, N. (2024). “Estetika Postmodernisme dalam Novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Z.” Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 7(2), 61–70. https://doi.org/10.35194/jd.v7i2.4277

Nurgiyantoro, B. (2013). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada Press.

Nurlaela, C., dan Qadriani, N. (2021). “Realisme Magis dalam Novel Natish Persembahan Terakhir karya Khrisna Pabichara.” Cakrawala Listra: Jurnal Kajian Sastra, Bahasa, dan Budaya Indonesia, 4(2), 137-162.

Ognesa, V. dan Saptiana S. (2024). “Analisis Tema dan Simbolisme dalam Novel Hujan karya Tere Liye.” Jurnal Wahana Pedagogika, Vol. 06 No.02 Desember.

Pinurbo, Joko. (2019). Srimenanti. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Prastio, P., Martono, M., dan Seli, S. (2023). “Nilai-nilai Edukasi dalam Novel Srimenanti karya Joko Pinurbo.” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 12(10), 2528-2538.

Putri, S. A. (2026). “Gangguan Kejiwaan Tokoh Utama Perempuan dan Ilusinya Karya Adhyra Pratama: Kajian Psikologi Sigmund Freud.” Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(1), 27–36. https://doi.org/10.35194/jd.v9i1.5903

Ratna, N. K. (2015). Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ridwan, R., dan Mustika, I. (2024). “Representasi Alam dalam Novel Srimenanti karya Joko Pinurbo: Ekokritik Gerd Garrard.” SEBASA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 449-461.

Sa’diyah, Umiatun. (2014). “Kajian Aspek Tematik pada Novel Saman karya Ayu Utami dan Novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu.” Jurnal Gramatika.

Sadiyani, N. W., dan Fazalani, R. (2025). “Narasi Digital dan Identitas Sosial: Peran Sastra Siber dalam Mengungkap Krisis Eksistensi Generasi Milenial.” LESTARI: Jurnal Bahasa dan Sastra, 3(04), 72-82.

Setiaji, D. (2024). Seni Hubungannya dalam Berbagai Sudut Pandang. Edu Publisher.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Press.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tahir, A., Juanda, J., dan Abidin, A. (2025). “Marjinalisasi Cerpen Kematian Paman Gober Karya Seno Gumira Ajidarma.” Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(2), 153–164. https://doi.org/10.35194/jd.v8i2.5446

Tajuddin, D., Abbas, A., dan Thaba, A. (2023). “Analisis Gaya Bahasa Personifikasi dalam Novel Srimenanti Karya Joko Pinurbo.” Vokal: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 72-78.

Ulhaq, S. D. (2023). “Realisme Magis sebagai Representasi Kritik Keadaan dalam Manusia Kelelawar Karya Damhuri Muhammad.” Jurnal Ilmiah SEMANTIKA, 5(1), 49–56. https://doi.org/10.46772/semantika.v5i01.1170

Ulva, A., Juanda, J., dan Saguni, S. S. (2025). “Konstruksi Perempuan dalam Kumpulan Cerpen ‘Parade yang Tak Pernah Usai’: Kajian Feminisme Liberal.” Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(1), 91–106. https://doi.org/10.35194/jd.v8i1.4795

Utami, I. P., dan Anggraini, N. (2026). “Konflik Batin dan Trauma Psikologis Tokoh Utama dalam Novel Ballerina Berdarah karya Alfida Nurhayati Adiana Sebuah Pendekatan Psikologi Sastra.” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 8847-8856.

Wahyuni, S. (2025). “Identitas Diri Tokoh Utama dalam Novel Iyan Bukan Anak Tengah Karya Armaraher.” Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 119–128. https://doi.org/10.26499/bahasa.v7i1.1248

Wellek, R., dan Warren, A. (2014). Teori Kesustraan (Terjemahan Melani Budianta). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Widjaja, O. M., dan Dambudjai, R. J. (2018). “Analisis Tema dan Amanat dalam Novel Jangan Pergi, Lara.” Oleh Mira Widjaja. 1–21.

Widyastutik, I. T. (2023). “Realitas Sosial dalam Tiga Cerpen Indonesia.” Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 6(2), 70–80. https://doi.org/10.35194/jd.v6i2.3322

Wuryani. (2017). “Pesona Karya Sastra dalam Pembelajaran Bahasa dan Budaya Indonesia.” Jurnal Semantik, Vol. 2.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Utami, F., & Juidah, I. (2026). Kajian Tematik dalam Novel "Srimenanti" karya Joko Pinurbo. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 9(2), 307–317. Retrieved from https://jurnal.unsur.ac.id/index.php/dinamika/article/view/6344