PERANAN WAKAF UANG DALAM KEBIJAKAN FISKAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAPORAN KEUANGAN SYARIAH

Authors

  • Irpan Jamil Universitas Suryakancana

DOI:

https://doi.org/10.35194/ajaki.v4i1.5853

Keywords:

Wakaf Uang, Kebijakan Fiskal, Laporan Keuangan Syariah, Cash Waqf, Fiscal Policy, Sharia Financial Reports

Abstract

Jurnal ini membicarakan tentang posisi wakaf uang dalam kebijakan fiskal dan bagaimana hal itu berdampak pada laporan keuangan syariah. Penelitian ini menyoroti bagaimana wakaf uang dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif untuk proyek publik seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Wakaf uang muncul sebagai instrumen penting dalam pengembangan ekonomi syariah yang berfokus pada aspek ekonomi dan sosial. Selain itu, penelitian ini menemukan manfaat wakaf uang dalam meningkatkan keadilan sosial dan mengurangi disparitas ekonomi melalui pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Hasil penelitian, yang dilakukan dengan metode penelitian kualitatif deskriptif, menunjukkan bahwa kebijakan fiskal yang mendukung dapat mengoptimalkan potensi wakaf uang sebagai alat untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam implementasi wakaf uang, seperti kurangnya pengetahuan masyarakat dan peraturan yang belum sepenuhnya jelas. This journal discusses the position of cash waqf in fiscal policy and how it impacts sharia financial reports. This research highlights how cash waqf can be an alternative source of financing for public projects such as infrastructure, education, and health, thereby contributing to inclusive economic growth. Cash waqf emerged as an important instrument in the development of sharia economics which focuses on economic and social aspects. In addition, this research found the benefits of cash waqf in increasing social justice and reducing economic disparities through transparent and accountable management. The results of the research, which was conducted using descriptive qualitative research methods, show that a supportive fiscal policy can optimize the potential of cash waqf as a tool to achieve the goals of economic development and social welfare, although there are several challenges in implementing cash waqf, such as a lack of public knowledge and incomplete regulations. completely clear

Author Biography

Irpan Jamil, Universitas Suryakancana

Sinta ID: 6000945

References

Arif, R.N. 2012. Lembaga Keuangan Syariah. Bandung : CV Pustaka Setia.
Fathurrahman, Ayief. (2012). Kebijakan Fiskal Indonesia dalam Persepektif Ekonomi Islam: Studi Kasus dalam Mengentaskan Kemiskinan. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan. Vol. 13, No. 1, hal 72 – 82.
Isnaini, Desi. (2017). Peranan Kebijakan Fiskal dalam sebuah Negara. Al – Intaj. Vol. 3, No. 1, hal. 102 – 118.
Maesah, I., Senjiati, I.H., Anshori, A.R. (2023). Analisis Kendala Penyajian Laporan Keuangan sesuai PSAK No. 112 pada Nazhir Wakaf. Jurnal Riset Ekonomi Syariah (JRES). Vol. 3, No. 2, hal 105 – 112.
Markavia, R.N., Febriani, F.N., Latifah, F.N. (2022). Instrumen Kebijakan Fiskal dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Perbankan Syariah (JIHBIZ). Vol 6, No. 2, hal 81 – 91.
Saputri, Banda Oktaviani. (2019). Komparasi Implementasi Pengelolaan Wakaf Uang sebagai Alternatif Instrumen Kebijakan Fiskal Negara. Jurnal Masharif al – Syariah: Jurnal Ekonomi dan Peerbankan Syariah. Vol. 7, No. 1, hal 184 – 211.
Suci, S.F., Waluyo, B., Syafrida, I. (2024). Akuntabilitas dan Transparansi Akuntansi Wakaf: Kajian terhadap Praktik Penyusunan Laporan Keuangan oleh Yayasan Al Ihsan Permata Depok. Simposium Nasional Akuntansi Vokasi (SNAV) XII. hal 233 – 248.

Downloads

Published

2025-10-16

Issue

Section

Articles