Model "Experimential Learning" Berbasis Berpikir Kreatif pada Pembelajaran Menulis Teks Fantasi

Popy Rakhmawati

Abstract


Kemampuan  menulis teks fantasi peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Cikembar  masih  rendah, oleh sebab itu, untuk mengatasinya  digunakan  model Experiential Learning berbasis berpikir kreatif. Model ini merupakan salah satu model pembelajaran  yang mengaktifkan peserta didik untuk membangun  pengetahuannya  dengan  melibatkan  pengalaman  yang dialami  untuk mengembangkan  potensi dan kreativitas yang  ada pada diri peserta didik. Tahap model Experiential Learning berbasis berpikir kreatif terdiri dari pengalaman kongkret, refleksi observasi, penyusunan konsep abstrak, dan aplikasi. Artikel ini akan membahas keefektifan model Experiential Learning berbasis berpikir kreatif pada pembelajaran menulis teks fantasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk desain pretest dan posttest control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Cikembar Kabupaten Sukabumi. Setelah dilakukan penelitian dan analisis data, diketahui  terjadi perbedaan kemampuan yang signifikan peserta didik yang berada di kelas eksperimen dengan peserta didik yang berada di kelas kontrol, dengan kata lain model Experiential Learning berbasis berpikir kreatif efektif meningkatkan kemampuan menulis teks fantasi peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Cikembar Kabupaten Sukabumi.

Kata kunci: experiential learning , kreatif, menulis, teks fantasi

The ability to write fantasy text for grade VII students of SMP Negeri 1 Cikembar is still low, therefore, to overcome it the Experiential Learning model based on creative thinking is used. This model is one of the learning models that activates students to build their knowledge by involving experiences experienced to develop the potential and creativity that exists in students. The stages of the Experiential Learning model based on creative thinking consist of concrete experiences, reflection on observations, preparation of abstract concepts, and applications. This article will discuss the effectiveness of Experiential Learning models based on creative thinking in learning to write fantasy text. The research method used was an experimental study in the form of pretest and posttest control group design. The population in this study were all grade VII students of SMP Negeri 1 Cikembar, Sukabumi Regency. After conducting research and data analysis, it is known that there are significant differences in the ability of students in the experimental class with students in the control class, in other words the Experiential Learning model based on creative thinking effectively increases the ability to write fantasy texts of VII grade students of SMP Negeri 1 Cikembar, Sukabumi Regency.

Keywords: experiential learning, creative, writing, fantasy text

 


Keywords


Experiential Learning; Berpikir Kreatif; Menulis Teks Fantasi

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. 2005. Dasar – Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi

Aksara.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta : Rineka Cipta.

Fraenkel, J. R & Wallen, N. E. 2007. How To Design and Evaluate Research in

Education. New York : McGraw - Hill Inc.

Harsiati, Titik, Agus Trianto, dan E, Kosasih. 2016. Bahasa Indonesia. Jakarta:

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Mahsun. 2014. Teks Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia : kurikulum 2013.

Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Nurgiyantoro, Burhan. (2012).Penilaian dalam Pembelajaran Bahasa dan

Sastra. Yogyakarta: BPFE UGM.




DOI: https://doi.org/10.35194/jd.v2i2.679

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya indexed by: