Penggunaan Konjungsi Subordinatif dalam Kumpulan Cerita Rakyat Belitung

Betta Resgita

Abstract


 

Artikel ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan hubungan makna konjungsi subordinatif  dalam  kumpulan cerita rakyat Belitung berjudul ”Cerite Kampoeng dari Kampoeng Halaman” oleh Bule Sahib. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu kumpulan cerita rakyat dengan objek konjungsi subordinatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap serta teknik lanjutan simak bebas libat cakap dan catat. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 14 hubungan makna konjungsi subordinatif. Hubungan makna waktu 265 data, makna syarat 24 data, makna pengandaian enam data, makna tujuan 174 data, makna konsesif 21 data, makna pemiripan 11 data, makna penyebaban 70 data, makna akibat sembilan data, makna cara sembilan data, makna alat enam data, makna komplementasi atau penjelas 15 data, makna atributif atau pelengkap 38 data, makna perbandingan lima data, dan makna optatif atau harapan dua data..

Katakuncicerita rakyat; hubungan;  konjungsi; makna; subordinatif  

Abstract:

This article aims to describe the relationship between the meaning of subordinating conjunctions in a collection of Belitung folk tales entitled” Cerite Kampoeng dari Kampoeng Halaman” by Bule Sahib. This research is qualitative descriptive research. The research subject is a collection of folk tales with subordinate conjunctions as objects. Data collection was carried out using the listening and recording method, followed by non-participant conversation and note-taking. The results show that there were 14 meaning relationships of subordinating conjunctions. Meaning of time 265 data, the meaning of condition 24 data, the meaning of presupposition 6 data, meaning of purpose 174 data, meaning of concessional 21 data, the meaning of resemblance to 11 data, the meaning of cause 70 data, the meaning of effect 9 data, the meaning of manner 9 data, the meaning of means 6 data, the meaning of complementation or explanation 15 data, the meaning of attributive or complementary 38 data, meaning of comparison 5 data, and  meaning of optative or hope 2 data.

Keywordsfolklore; connection; conjunction; mean; subordinate 


Full Text:

PDF

References


Alwi, H. ; dkk. (2010). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Balai Pustaka.

Ardiyanti, Devi., Setyirini, Ririn. (2019). Kohesi Gramatikal dan Kohesi Leksikal dalam Cerita Anak Berjudul “Buku Mini Dea” Karya Watiek Idea dan Yuli Rahmawati. SeBaSa, 2 (1), 7–13.

Chaer, A. (2015). Sintaksis Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Rineka Cipta.

Hajar, S. (2019). Kohesi Gramatikal Cerpen Panggung Sysipus Karya Ependi (Kajian Wacana). Jurnal Lingko: Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1 (1), 45–54.

Hidayanti, S. (2019). Analisis Penggunaan Konjungsi Subordinatif Karangan Hasil Observasi Siswa Kelas X SMK Negeri 9 Surakarta. In Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Intan, I. N. (2018). Jenis dan Hubungan Makna Konjungsi Subordinatif Pada Kumpulan Dongeng Si Kancil. Universitas Ahmad Dahlan.

Louis, J. R. (2013). Analisis Penggunaan Konjungsi Pada Karangan Narasi Pengalaman Pribadi Siswa Kelas X SMA Gama Yogyakarta Tahun Ajaran 2016/2017. In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Issue 9). Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Lubis, N., Purba, C. A., Sinaga, E., Nurmawita., Lubis. (2021). Analisis Gramatikal pada Novel Ayah Karya Andrea Hirata dan Impilkasinya dalam Pembelajaran di Kelas VII SMP Swasta Dharma Pancasila Medan Tahun Ajaran 2020/2021. Jurnal Basataka (JBT), 4 (1), 13–21.

Ningsih, A. R. (2018). "Penggunaan Konjungsi dalam Novel Dalam Mihrab Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia". Skripsi: Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sasatra Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Purwiati, I. A. M. (2015). Konjungsi Subordinatif dalam Teks Buku Pelajaran SLTA: Analisis Bentuk, Distribusi, dan Makna. Aksara, 27(2), 133–150.

Putrayasa, I. B. (2008). Analisis Kalimat (Fungsi, Kategori, dan Peran) (Cetakan Ke).

Bandung: PT Refika Aditama.

Putri, A. N. (2019). Penggunaan Konjungsi Subordinatif Kausal dan Temporal dalam Teks Berita. BASINDO, 3 (2), 136–148.

Ramlan, M. (2005). Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis (Cetakan Ke). Yogyakarta: CV. Karyono Offset Yogyakarta.

Resfanda, E. (2018). Konjungsi Subordinatif pada Tajuk Rencana dalam Surat Kabar Kedaulatan Rakyat Edisi Februari-Maret 2018 dan Kaitannya dengan Pembelajaran Teks Editorial di SMA. Universitas Ahmad Dahlan.

Sahib, H. (2005). Cerite Kampong dari Kampoeng Halaman: Persembahan PT Timah untuk Kelestarian Budaya Belitung. PT Timah.

Septianingtias, V. (2015). Pola Kalimat pada Kumpulan Dongeng Gadis Korek Api Karya HC Andersen (Suatu Kajian Sintaksis). Jurnal Pesona, 1 (1).

Sinaga, M., Mustafa Nur, M., Mutaslimah, A., Hapadean, I. (2015). Ketepatan Penggunaan Konjungsi Subordinatif dalam Media Cetak. Jurnal Bahas, 10 (2), 176–184.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa (Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis). Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R&D dan Penelitian Pendidikan) (Edisi Keti). Bandung: Alfabeta.

Wahyuni, U., & Nurshella Amhar Rasidah. (2019). Konjungsi Temporal Dalam Kumpulan Cerita Rakyat Melayu Jambi Tulisan Iskandar Zakaria (Analisis Wacana). Aksara: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 303–316.




DOI: https://doi.org/10.35194/alinea.v11i1.1633

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran indexed and suported by:

width=

Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.